Share

Bab. 53

"Ya ampun, kamu mau apalagi, Mir? Apa kamu belum puas?"

Amir tak menjawab pertanyaanku, tapi lagi-lagi dia mengulang ritual tadi, tapi kali ini di kamar mandi.

Setelah ia kehabisan tenaga, aku pun segera membersihkan diri, kutinggalkan saja dia di kamar mandi, kalau tidak, kapan akan selesai.

Saat aku hendak memakai baju, tiba-tiba ponsel Amir terus saja berdering, kulihat sebuah nama di layar ponselnya.

'Si Bawel'

Siapa yang dia tulis Si Bawel, penasaran kuangkat dan kujawab saja.

Belum juga aku berucap, dari sebrang terdengar suara perempuan.

"Halloo, Mir. gimana jadi ngga? Jangan bilang batal cuma gara-gara istri kamu, ya. Kamu pernah bilang kamu bakal selalu utamain aku. Awas kalau kamu ingkar janji, hallo, halooo, Mir, kok kamu diam saja!"

"Ma-af, Amirnya sedang mandi."

"Isshhh!" Seketika perempuan tadi mematikan ponselnya seperti marah.

Kusimpan kembali ponsel Amir dan tak mau terlalu memikirkannya.

Setelah Amir selesai mandi.

"Sayang tadi ada yang telpon kamu, aku bilang
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status