Share

Sifat Asli

"Vi, maaf ya, buat kami tidak nyaman." ujar Mamah.

"Tidak apa-apa, Mah."

"Sebentar ya, Vi. Mamah mau nemuin yang punya hajat dulu, setelahnya kita pulang, eh ngga pulang juga, sich. Ya kita belanja dulu lah, ke Mall, atau perawatan dulu gitu ke salon."

"Yasudah, Evita tunggu di sini, ya. Mah."

Mamah pun berlalu pergi, Lagi-lagi aku terjebak di sekumpulan ibu-ibu.

"Siapa itu? Cantik ya?" ujar seorang ibu yang menggunakan kebaya marun.

"Itu, menantunya Bu Camat." Jawab ibu-ibu yang berada di sampingnya.

"Oh, yang katanya janda itu?"

"Husss, jangan kenceng-kenceng nanti orangnya denger."

Tak tahan aku pun menegur mereka, kali ini aku tidak boleh diam seenak hati mereka membicarakanku.

"Kenapa, Bu? Ibu mekbucarakan saya? Iya saya memang menantunya Bu Camat dan saya memang janda, memangnya ada masalah apa ya?"

"Maaf, Neng … maaf, jangan diambil hati."

"Saya tidak mengambil hati, saya cuma bertanya pada ibu-ibu semua, emang ada masalah apa dengan status saya? Toh pasangan saya saja me
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status