Share

LARANGAN

“Doakan aku, Mbak.” Tanto yang baru saja datang langsung duduk di samping kakak pertamanya yang sedang fokus bermain ponsel.

“Kamu kesambet?” tanya Eka tanpa menoleh.

“Beneran, Mbak. Aku mau ketemu seseorang.”

“Cewek apa cowok?”

“Cewek, Mbak!”

Sedetik kemudian Eka langsung menoleh memandang wajah adiknya yang jarang memiliki ekspresi seraya melemparkan ponselnya yang masih menyala ke atas meja.

“Beneran?” Eka mengguncangkan bahu Tanto.

“I-iya, Mbak.”

“Ya ampun, akhirnya... Terima kasih ya Alloh,” ucap Eka sembari menengadahkan tangan.

Jangan tanya bagaimana perasaannya, yang jelas luar biasa. Adik yang selalu ia khawatirkan masalah jodohnya akhirnya menemukan tambatan hati.

“Wi, Dwi...!” panggil Eka pada adik perempuannya.

“Apa, Mbak? Jangan keras-keras! Anakku mau tidur,” bisik Dwi yang sedang menggendong anak balitanya.

“Sini-sini, ada kabar gembira.” Eka melambaikan tangan, mengisyaratkan Dwi untuk menunduk.

“Tadi Tanto minta doa, katanya dia mau ketemu cewek. Masya Alloh, mimpi
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (1)
goodnovel comment avatar
carsun18106
sabar aja, tanto pun harus pelan2 pdkt ke anak2
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status