Share

Bab 106

Auteur: Jimmy Nugroho
Namun tepat pada saat itu, orang yang berusaha melarikan diri itu tiba-tiba merasakan bayangan di depan matanya berkelebat. Saat berikutnya, sesosok tubuh sudah muncul di hadapannya. Dengan satu gerakan cepat, pintu ruang VIP ditekan dan ditutup rapat.

Tatapan Kelvin tertuju tajam pada orang yang hendak kabur itu. Dengan nada tenang, dia bertanya, "Kamu mau ke mana?"

Pada saat yang sama, Edric sedang memegang ponsel sambil berkata ke layar, "Panggil beberapa orang ke sini. Di tempat makan lantai
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 488

    Ivan Lukito adalah salah satu dari lima anak nakal top di Kota Yanir.Kelompok ini memang terkenal buruk. Kalau Andriyan dulu terkenal karena menindas anak-anak orang kaya, Ivan benar-benar seorang preman.Ivan sering muncul di berbagai bar. Ayahnya juga terkenal sebagai tokoh dunia mafia di Kota Yanir. Ditambah lagi hubungannya dekat dengan Arvin, bahkan para anak orang kaya kelas atas pun enggan berurusan dengannya.Itu sebabnya di dunia bar, namanya sangat terkenal. Tidak ada yang berani mencari masalah dengan Ivan.Jadi ketika Ivan datang dengan belasan orang dan berjalan penuh tekanan ke arah Kelvin, wajah dua wanita yang tadi menempel pada Kelvin langsung pucat.Mereka bahkan tidak sempat pergi. Ivan berjalan dengan penuh amarah ke depan Kelvin. Belasan orang langsung mengepung sofa VIP Kelvin begitu saja."Kamu suaminya Niveria? Si orang kampungan itu?" tanya Ivan dengan nada santai sambil menatap Kelvin.Kelvin tersenyum tipis, lalu menatapnya dengan tenang sembari bertanya, "A

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 487

    Saat Kelvin sedang agak kebingungan menghadapi situasi itu, tiba-tiba dia melihat di pintu masuk, Valdi bersama seorang pemuda berjalan masuk sambil merangkul bahu satu sama lain. Keduanya tidak melihat Kelvin. Mereka langsung melewati area depan dan masuk ke sebuah ruang VIP.Kelvin sedikit mengernyit. Dia tidak menyangka akan bertemu Valdi di tempat seperti ini.Sekarang, Agus tidak ada di sini. Dia tidak tahu apakah Valdi akan mencoba membalas dendam padanya."Ayo, minum." Wanita di sebelah kanan Kelvin hampir menempel sepenuhnya ke tubuhnya.Kelvin merasa pusing. Dia berdiri dan pindah sedikit ke samping, lalu memperingatkan, "Begini, kalau kalian tetap mau di sini nggak apa-apa. Tapi nanti kalau ada masalah, jangan salahkan aku ya.""Eh!" Melihat sikap Kelvin, kedua wanita itu saling tersenyum. Mereka pun kembali berjalan ke arah Kelvin, lalu duduk di kiri dan kanannya. Salah satu dari mereka berkata sambil tersenyum, "Kak, kamu jarang ke bar ya?"Sebagai orang yang sudah berpenga

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 486

    Kelvin sebenarnya tidak terlalu suka suasana bar karena terlalu berisik.Hanya saja, karena Darson harus mengurus tempat ini di malam hari, mereka hanya bisa bertemu di sini.Begitu masuk, seorang pelayan segera menghampiri Kelvin dan bertanya, "Pak, berapa orang? Mau pesan meja?"Kelvin melihatnya, lalu membalas sambil tersenyum, "Aku datang untuk mencari Darson.""Hmm?" Pelayan itu sedikit mengernyit, lalu mengambil protofon dan berkata, "Bos, ada orang bilang mau cari Kak Darson.""Apakah namanya Kelvin?" Pada saat ini, terdengar suara dari protofon.Kelvin mengangguk."Ya!" jawab pelayan itu ke protofon."Antarkan dia ke sofa VIP. Siapkan minuman yang bagus. Suruh dia tunggu sebentar, Kak Darson lagi ada urusan." Terdengar instruksi dari dalam protofon.Pelayan itu menurunkan protofon, lalu berkata dengan sopan kepada Kelvin, "Pak Kelvin, silakan ikut denganku. Kak Darson sudah menyiapkan tempat untukmu, tapi sekarang dia masih sibuk."Kelvin mengangguk dan mengikuti pelayan masuk

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 485

    Di dalam hutan, sesekali burung-burung beterbangan.Waktu berlalu tanpa terasa. Tanpa disadari, saat ini sudah mendekati pukul 5 sore.Di sebuah tempat yang tenang di dalam hutan.Kekuatan api halilintar di tangan kanan Kelvin perlahan mereda dan tungku pil pun jatuh ke tanah. Tak lama kemudian, dari dalam tungku terlihat empat pil merah yang memancarkan aroma harum."Bagus!" Kelvin sangat senang dalam hati.Jurus Panjang Umur memang sangat luar biasa. Hasil racikan Kelvin meningkat dari sebelumnya tiga pil per tungku, sekarang bisa mencapai tiga sampai empat pil.Dari tiga kali pembuatan Pil Pemeliharaan Spiritual, Kelvin mendapatkan total sepuluh pil. Dua kali mendapatkan tiga pil dan satu kali mendapatkan empat pil.Sementara itu untuk Pil Api Surya, tiga kali pembuatannya menghasilkan sebelas pil.Enam kali membuat pil, tidak ada satu pun yang gagal.Ini memang ada kaitannya dengan keistimewaan Jurus Panjang Umur, tetapi juga membuktikan bahwa sekarang Kelvin benar-benar sudah menj

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 484

    Setelah menutup telepon, Kelvin bangun dari ranjang.Kelvin membersihkan diri sebentar, lalu keluar dan memberi tahu Andriyan bahwa dia akan pergi sebentar untuk membuat Pil Api Surya.Andriyan lalu mengeluarkan tiga set bahan Pil Pemeliharaan Spiritual lagi dan berkata, "Sekalian saja, tolong buatkan tiga Pil Pemeliharaan Spiritual juga."Kelvin sungguh kehabisan kata-kata. Dia menatap ke arah Andriyan, lalu bertanya, "Sebenarnya kamu punya berapa banyak bahan Pil Pemeliharaan Spiritual?""Ini yang terakhir. Total tiga set," jawab Andriyan. "Tapi, tempat yang pernah kutemukan itu masih punya banyak. Nanti kalau kita sudah menjatuhkan Keluarga Jahan di Kota Yanir, aku akan bawa kamu ke sana. Di sana, ada kebun tanaman obat yang luas."Kelvin menerima bahan obat tersebut. Pada saat ini, Andriyan berucap, "Nanti hasilnya kita bagi dua ya.""Nggak masalah," jawab Kelvin."Aku nggak ikut denganmu. Hari ini, aku masih ada urusan," kata Andriyan.Kelvin mengangguk. Mereka lalu mencari tempat

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 483

    Kelvin terdiam sejenak, lalu memberi tahu, "Monang itu ingin menjadikanku muridnya."Andriyan tertegun. Setelah ragu-ragu sejenak, dia berkata, "Menurutku ... sebaiknya kamu jaga jarak dari mereka. Anderson itu pembawa sial. Kalau sampai ...."Memikirkan itu, Kelvin langsung merasa pusing. Dia melambaikan tangan sambil berujar, "Sudahlah, kita pulang dulu saja."Mereka berdua mengambil jalan memutar, lalu kembali ke rumah Andriyan.Vila di Kompleks Zenada masih dalam proses perbaikan dan baru selesai besok, jadi Kelvin menginap semalam di rumah Andriyan.....Sementara Kelvin sedang tidur, di tempat lain, tepatnya di Restoran Di dalam Gang.Di sebuah ruang VIP, Brenda si bos yang sangat cantik masih mengenakan kebaya yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Rambutnya ditata dengan gaya klasik.Saat itu, Brenda sedang duduk, sementara di depannya ada seorang pria paruh baya.Pria paruh baya itu mengenakan kaos sederhana, kulitnya agak gelap, dan tubuhnya masih berdebu.Orang ini adalah Jerom

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 64

    Sampai di sini, pria berewok melihat bahwa Kelvin yang berjalan mendekat tiba-tiba mendongak dan melirik ke arahnya.Pria berewok tanpa sadar menutup mulut. Dia merasa perkataannya seperti didengar oleh Kelvin."Sudahlah, jangan dibahas dulu. Ayo siap-siap dan ajak Niveria. Ada acara dari Direktur B

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 55

    Saat ini, di ruang kantor di atas gedung perkantoran, perban di wajah Karlo sudah dibuka.Karlo duduk di kursinya sambil terus memutar pulpen. Senyuman tersungging di bibirnya.Suasana hatinya sangat riang.Karlo sangat marah karena dipukul habis-habisan oleh anak buah Niveria. Niveria jelas bukan o

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 57

    Wajah pria paruh baya itu dipenuhi amarah. Tangan kanannya sudah terkepal.Yugo sangat ingin lari, tetapi dia tampak sangat takut pada ayahnya. Yugo pun berdiri gemetaran di tempat, tidak berani pergi."Ayah, aku ... aku gegar otak ringan, belum sembuh!" Yugo berkata memelas, "Jangan ...."Plak!Tep

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 29

    Di tangga juga berdiri banyak orang.Orang di samping Kelvin berbisik, "Keluarga Lorenz memang sombong. Biksu pengemis itu tadi naik mau minta dua gelas teh, dan nggak sengaja tabrak cewek itu. Nggak pakai pikir lama, cewek itu langsung tampar dia!""Biksu kecil itu kurus kerempeng, pasti kurang giz

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status