Share

Bab 22

Penulis: Jimmy Nugroho
"Pergi!" bentak Charles. "Kalau Tia mati, itu karena kamu si ayahnya dan kamu si adiknya sendiri yang mencelakakannya!"

....

Di luar rumah sakit, Kelvin dan Niveria berdiri berdampingan menunggu taksi.

Niveria masih menggandeng lengan Kelvin. Tubuhnya memancarkan aroma harum tipis, yang terus masuk ke hidung Kelvin. Kelvin menenangkan diri, berusaha terlihat kalem.

Kombinasi wanita cantik dan pria kampungan seperti itu menarik banyak perhatian.

Saat menunggu taksi, Kelvin mendengar setidaknya se
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 532

    Keesokan paginya saat bangun, Kelvin mendapati Niveria dan Usnandi sudah keluar rumah. Kemungkinan besar mereka pergi membicarakan urusan bisnis lagi.Kelvin memutuskan pergi ke Desa Limanta. Sejak kliniknya dibuka, sudah dua hari dia tidak datang. Dia juga tidak tahu Andriyan sedang sibuk apa beberapa hari ini. Pagi ini, dia berencana pergi melihat apakah bisa mengobati beberapa pasien, lalu sore nanti mencoba pergi bersama Andriyan ke rumah Keluarga Barus.Kalau memungkinkan, Kelvin juga ingin melihat apakah bisa menemukan jejak Seribu Bayangan di sana.Kelvin memesan taksi online, lalu pergi ke Desa Limanta. Begitu memasuki tempat itu, suasananya masih sama seperti biasanya. Orang-orang yang lalu-lalang terlihat terburu-buru dan sebagian besar wajah mereka tidak memiliki senyum.Mayoritas orang di sini hidup dengan sangat berat.Kelvin sempat pergi ke rumah Andriyan, tetapi ternyata Andriyan sudah keluar pagi-pagi sekali dan entah pergi ke mana.Itu sebabnya, Kelvin hanya bisa kemba

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 531

    Terbongkarnya identitas Kelvin memang hanya masalah waktu.Kelvin sebenarnya selalu merasa bingung mengenai kerja sama antara organisasi Nomor 0 dan Keluarga Jahan. Dia tidak mengerti apa sebenarnya tujuan mereka.Keluarga Jahan sudah sangat besar dan berpengaruh. Mereka bahkan bisa disebut sebagai keluarga kaya paling kuat di negara ini. Dengan status setinggi itu, sebenarnya mereka tidak perlu mengambil risiko dimusnahkan oleh Pengawas Malam hanya demi bekerja sama dengan organisasi Nomor 0.Berhubung mereka tetap memilih bekerja sama, Kelvin merasa pasti ada kepentingan besar di antara mereka.Selain itu, kemungkinan besar itu bukan sekadar urusan uang biasa.Sementara itu, organisasi Nomor 0 sendiri sudah lama mengincar dirinya.Kalau hanya Kelvin sendirian, dia sebenarnya tidak terlalu peduli. Namun, sekarang Niveria berada di sisinya. Jika sesuatu terjadi pada Niveria, Kelvin tidak akan pernah bisa memaafkan dirinya sendiri.Jadi, Kelvin hendak mengumpulkan bukti hubungan Keluarg

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 530

    "Ada urusan apa?" tanya Kelvin sambil menatapnya dengan nada datar."Aku sudah sampai di depan rumahmu. Masa kamu nggak mau mengundangku masuk untuk duduk sebentar?" tanya Bagas sambil tersenyum."Maaf, aku orangnya cukup menjaga kebersihan," balas Kelvin sambil menyeringai.Wajah Bagas langsung berubah muram. Maksud perkataan Kelvin jelas sekali, yaitu mengatakan bahwa Bagas adalah orang yang kotor. Membiarkannya masuk ke rumah ini hanya akan mengotori tempat tersebut.Padahal siapa dirinya? Bagas adalah Kepala Keluarga Jahan. Di Kota Yanir, siapa yang berani berbicara kepadanya seperti itu?Bagas memasang raut wajah dingin, lalu menatap tajam Kelvin sambil berkata, "Memang pantas punya reputasi jadi dokter hebat. Karena kamu sudah bicara begini, aku juga akan langsung ke pokok masalah. Kamu melukai kedua kaki anakku hingga lumpuh total. Untuk masalah ini, kamu harus memberiku penjelasan."Kelvin hanya terdiam.Berhubung Keluarga Jahan bekerja sama dengan organisasi Nomor 0, cepat ata

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 529

    Walaupun Kelvin merasa bakatnya dalam Jalan Pedang tidak sebaik bakat alkimianya, tetapi ... selama bisa masuk ke tahap awal, itu sudah cukup baginya.Tadi Kelvin bahkan belum menggunakan kekuatan benih spiritualnya. Kalau kekuatan itu ikut digunakan, daya serangnya pasti akan jauh lebih kuat lagi.Mulai saat ini, Kelvin tahu bahwa kemampuan bertarung jarak dekatnya sudah tidak lagi lemah.Kelvin memiliki Jurus Panjang Umur sebagai dasar kekuatan, sekarang juga sudah menguasai tiga jurus pedang, ditambah formasi pil dan Teknik Akupunktur Penghancur Tulang.Semua itu sudah lebih dari cukup untuk membuatnya mampu bertarung secara langsung."Kamu ... sudah memahami Niat Pedang?" tanya Regina.Kelvin membalas sambil mengangguk, "Ya, kebetulan saja mendapat pencerahan.""Aura yang keluar darimu terlalu tajam," komentar Usnandi sambil mengernyit. "Ke mana pun kamu pergi, pasti gampang menarik perhatian.""Aku punya satu metode." Regina berbicara pada saat itu, "Coba gunakan cara ini. Seharus

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 528

    "Aku ... tetap akan mengembara ke berbagai tempat," balas biksu berpakaian sederhana itu sambil tersenyum tipis, lalu menurunkan sebuah bidak catur.Biksu berwajah garang itu melihat papan catur sejenak. Setelah beberapa saat, dia sadar dirinya sudah tidak punya peluang menang lagi. Dia pura-pura menguap, lalu tiba-tiba membalik papan catur itu.Setelah itu, biksu berwajah garang itu berpura-pura terkejut sebelum berucap, "Aduh, nggak sengaja tersenggol. Nggak dihitung deh. Ayo, kita mulai lagi!"Biksu berpakaian sederhana tertawa, lalu berkata, "Aku sudah nggak punya waktu untuk terus bermain catur denganmu. Kali ini aku cuma kebetulan lewat dan datang bermain satu ronde. Sekarang, waktunya juga hampir tiba."Biksu berwajah garang itu membalas, "Menurutku, kamu nggak usah terus keliling ke mana-mana. Kalau memang ingin melakukan sesuatu, lebih baik jadi Pengawas Malam saja seperti Felix. Harta Empat Penjuru itu cuma benda legenda, bahkan belum tentu benar-benar ada."Biksu berpakaian

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 527

    Di sisi kiri Kuil Mahata, saat ini muncul pemandangan yang sangat aneh.Seorang pemuda berdiri di pinggir jalan. Tangan kanannya memegang sebuah kotak, sementara tangan kirinya memegang secarik kertas. Darah mengalir keluar dari wajahnya. Pemandangan itu terlihat sangat menyeramkan.Yang paling aneh adalah di mata pemuda itu justru terlihat semangat dan kegembiraan.Kelvin berdiri di sana seperti sebilah pedang yang terhunus, serta memancarkan ketajaman dan aura membunuh.Sudah sejak lama Kelvin ingin menjadi seorang kultivator pedang sejati. Namun, dia selalu terhalang pada tahap memahami Niat Pedang.Kelvin sudah berkali-kali memikirkannya dengan keras, bahkan hampir setiap hari tidur sambil memeluk pedang. Namun entah bagaimana caranya, dia tetap tidak mampu memahami Niat Pedang.Menurut Felix, menjadi kultivator pedang juga membutuhkan bakat.Bakat Kelvin dalam alkimia memang luar biasa. Di usia muda, dia sudah menjadi ahli alkimia level tiga. Namun dalam hal Niat Pedang, dia selal

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 57

    Wajah pria paruh baya itu dipenuhi amarah. Tangan kanannya sudah terkepal.Yugo sangat ingin lari, tetapi dia tampak sangat takut pada ayahnya. Yugo pun berdiri gemetaran di tempat, tidak berani pergi."Ayah, aku ... aku gegar otak ringan, belum sembuh!" Yugo berkata memelas, "Jangan ...."Plak!Tep

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 29

    Di tangga juga berdiri banyak orang.Orang di samping Kelvin berbisik, "Keluarga Lorenz memang sombong. Biksu pengemis itu tadi naik mau minta dua gelas teh, dan nggak sengaja tabrak cewek itu. Nggak pakai pikir lama, cewek itu langsung tampar dia!""Biksu kecil itu kurus kerempeng, pasti kurang giz

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 25

    Niveria menarik Kelvin berlari kecil meninggalkan tempat pendaratan kereta gantung menuju toilet yang jauh.Sambil berlari, Niveria bertanya, "Kamu marah karena tadi aku bilang kamu temanku, ya?""Ehm ... nggak," jawab Kelvin seraya berdeham.Niveria seolah-olah tidak mendengarnya. Dia melanjutkan,

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 55

    Saat ini, di ruang kantor di atas gedung perkantoran, perban di wajah Karlo sudah dibuka.Karlo duduk di kursinya sambil terus memutar pulpen. Senyuman tersungging di bibirnya.Suasana hatinya sangat riang.Karlo sangat marah karena dipukul habis-habisan oleh anak buah Niveria. Niveria jelas bukan o

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status