Share

Bab 10

last update Petsa ng paglalathala: 2023-06-13 09:40:32
Andrew baru saja turun dari pesawatnya. Saat kabar mengenai Celline dan Allicia didengarnya.

Di malam yang mulai mengelam.

“Mommy, Adrian sejak tadi tidak menyentuh makan malamnya,” ucap Abella kepada Celline.

Celline yang tengah duduk lesu di pinggir ranjang kemudian melangkah menghampiri sang
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 157

    Allicia, dengan semangatnya yang berani dan tekad untuk mengikuti impian, menjadi seorang wirausaha sukses. Dia mendirikan perusahaan teknologi yang inovatif dan berkontribusi pada kemajuan teknologi di dunia. Keberaniannya dalam menghadapi tantangan dan ketidakpastian membuatnya menjadi panutan bag

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 156

    Pada suatu pagi yang cerah di Negara Muloz, Adrian, Abella, Audrey, dan Allicia, yang dikenal sebagai quadruplet yang sangat istimewa, berkumpul di ruang keluarga. Mereka duduk bersama di sekitar meja makan yang besar, dengan senyum bahagia di wajah mereka. Hari itu adalah hari yang sangat spesial,

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 155

    Andrew dan Odez juga membangun hubungan diplomatik yang kuat antara kedua negara, dengan harapan dapat menghindari konflik dan bekerja sama dalam menjawab tantangan global. Mereka mengundang pemimpin-pemimpin negara lain untuk berpartisipasi dalam dialog dan inisiatif bersama yang bertujuan untuk pe

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 154

    Setelah bertahun-tahun konflik yang sengit dan berdarah, Andrew dan Odez, dua pemimpin negara yang pernah berseteru, akhirnya duduk bersama untuk mencari jalan keluar dari situasi tersebut. Mereka telah melihat terlalu banyak penderitaan, terlalu banyak nyawa yang hilang, dan terlalu banyak puing-pu

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 153

    Andrew memulai percakapan dengan hati-hati, "Odez, saya tahu kita punya perbedaan yang dalam, tapi saat ini kita harus bersatu. Wabah ini mengancam kedua negara kita, dan kita harus mengambil alih kendali untuk mengatasi masalah ini."Odez mengangguk setuju, ekspresinya serius. "Saya juga merasa beg

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 152

    Matahari terbenam dengan gemilang, menyisakan langit senja yang memancarkan warna oranye dan ungu di balik pepohonan yang menghiasi kota Muloz. Andrew duduk di bangku taman yang sepi, merenung dalam-dalam. Hatinya berdebar-debar karena kejutan tak terduga yang baru saja terjadi. Dia, yang selama ini

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 106

    Dylan merasa perlu menjelaskan lebih lanjut, "Aku merasa harus memberitahumu, Celline. Aku tahu bahwa Andrew adalah suamimu. Dan dia masih ada di sini, dia tidak meninggalkan pulau. Aku merasa ini adalah tindakan yang tidak benar."Celline menggigit bibirnya, berusaha menahan emosinya. "Aku tidak t

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 103

    Hari itu, sinar matahari menyinari halaman rumah yang indah tempat tinggal Andrew. Udara segar pagi itu terasa begitu menyegarkan, membangkitkan semangatnya untuk memulai hari yang penuh peristiwa. Andrew, seorang pria muda dengan wajah tampan dan mata yang penuh semangat, melangkah keluar dari pint

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 101

    Malam itu, angin berhembus pelan di sekitar kota yang dipenuhi cahaya gemerlap. Sang Dewa Perang, yang akrab disapa Andrew, merasa hatinya berdebar-debar saat dia memasuki pintu masuk besar kasino. Cahaya neon yang menyilaukan memantulkan kilauan di matanya yang tajam. Dia tahu malam ini adalah mala

  • Sang Dewa Perang, Ayah Tampan Quadruplets   Bab 100

    "Kenapa kamu tidak pernah memberitahuku tentang ini? Apa kamu berpikir aku tidak akan tahu?"Andrew menghela nafas dengan sangat berat. "Aku tidak tahu bagaimana mengatakannya, Celline. Aku tahu aku membuat kesalahan besar dengan tidak berbicara padamu. Tapi ... ""Celline, Saya mohon maaf atas sega

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status