공유

Bab 334

작가: Mita Yoo
last update 게시일: 2026-03-16 20:00:23

Sore itu Samuel memutuskan untuk mendatangi rumah mertuanya bersama Putri. Rumah di kawasan Pondok Indah itu tampak tenang dari luar. Namun begitu Samuel mengetuk pintu, ketegangan langsung terasa.

Samuel menekan bel. Pintu dibuka oleh Jasmine. Wajahnya langsung berubah begitu melihat Samuel, dan terutama, Putri yang berada di belakangnya.

“Samuel? Kamu bawa dia ke sini?” Suara Jasmine meninggi, matanya membara dengan amarah. “Kamu tega bawa selingkuhan kamu ke rum
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 357

    Rendra tersenyum tipis. “Anda tidak gila, Pak Bima. Tapi Anda butuh bantuan untuk memahami diri sendiri. Dan yang lebih penting, apakah istri Anda tahu? Apakah dia nyaman dengan ini?”Bima menunduk lagi. “Dia ... dia nggak tahu. Saya selalu menutupi. Tapi belakangan, dia mulai curiga. Dia lihat saya ... reaksi saya setiap kali kami menonton film bersama, atau saat ada teman saya yang datang …”“Dan Anda memutuskan datang ke sini karena?”“Karena saya takut kehilangan dia.” Bima menggenggam tangannya sendiri. “Saya takut suatu saat dia tahu, lalu dia benci saya. Saya takut dia pergi. Saya ... saya nggak bisa kehilangan dia, Dok.”Rendra menghela napas. Ia menatap pria di hadapannya, bukan sebagai kasus, tapi sebagai manusia yang sedang berjuang untuk berdamai.“Pak Bima, perjalanan Anda tidak akan mudah. Tapi dengan Anda datang ke sini, Anda sudah mengambil langkah pertama yang paling sulit. Sekarang, kita perlu me

  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 356

    Tak lama berselang, Rendra pulang dengan bungkusan kue bolu kesukaan Biru. Ia meletakkannya di meja, lalu duduk di samping Dara. “Kiara sudah pulang?” Dara mengangguk. “Iya. Lilia pamit. Biru sampai sedih.” Rendra menatap Biru yang sedang menggambar di meja. “Dia suka banget sama Lilia.” “Iya.” Dara menyesap tehnya. “Kiara juga udah berubah, Bi.” Rendra mengamati istrinya. “Kamu baik-baik saja?” Dara menatapnya, lalu tersenyum. “Aku baik-baik saja. Malah ngerasa ... lega.” “Lega?” “Iya. Selama ini aku pikir, kalau aku bertemu Kiara lagi, aku akan marah. Atau sedih. Tapi ternyata …” dia menunduk, memainkan ujung cangkir. “Ternyata aku cuma lihat dia sebagai ibu Lilia. Teman main Biru. Dan itu cukup.” Rendra meraih tangannya. “Kamu hebat, Sayang. Tidak semua orang bisa seperti kamu.” Dara

  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 355

    Sampai di apartemen mereka, Rendra menceritakan pertemuannya dengan Kiara. Dara mendengarkan sambil menyuapi Biru makan malam.“Jadi dia bakal menetap di sini, Bi?” tanya Dara.“Untuk sementara iya, Sayang. Katanya setelah Lilia besar, mungkin balik ke Singapura.”Dara mengangguk. “Lilia anaknya lucu. Mirip dia.”Rendra memperhatikan Dara. “Kamu nggak apa-apa?”Dara menatapnya, lalu tersenyum. “Nggak kok. Aku nggak cemburu.”“Aku nggak bilang cemburu. Aku tanya kamu nggak apa-apa?”Dara menghela napas. “Dulu, mungkin aku akan marah, Bi. Tapi sekarang? Kita sudah lewati terlalu banyak hal untuk masih menyimpan amarah. Lagian,” ia menatap Biru yang sibuk dengan makanannya, “Biru punya teman baru. Itu lebih penting.”Rendra meraih tangannya. “Makasih ya, Sayang. Kamu hebat.”Dara membalas genggaman itu. “Kita berdua hebat karena bisa berdamai dengan masa lalu.”

  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 354

    Sore harinya, di perjalanan pulang mereka. Biru duduk di kursi belakang, masih bersemangat. “Ibu, Lilia lucu! Dia suka dinosaurus juga, tapi dia suka yang T-rex! Biru suka yang brontosaurus!”Dara tersenyum di balik kemudi. “Bagus, Nak. Kamu punya teman baru.”“Besok Biru main lagi sama Lilia, ya?”Dara mengangguk. “Boleh, Sayang.”Biru bernyanyi kecil, senang.Dara menatap jalanan, pikirannya melayang. Riani masih hidup. Dengan nama baru, anak baru, kehidupan baru. Dan ia harus memberi tahu Rendra.Tapi untuk saat ini, ia memilih menikmati kebahagiaan kecil di depan matanya. Biru punya teman baru, dan ia, mungkin, bisa memaafkan masa lalu.Malam itu, Rendra pulang dengan wajah lelah. Namun, dia langsung tersenyum begitu melihat Biru berlari ke arahnya.“Ayah! Ayah! Biru punya teman baru! Namanya Lilia!”Rendra menggendongnya. “Wah, cerita dong sama Ayah!”

  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 353

    Tiga Tahun Kemudian, Taman Kota … Biru berlari-lari kecil di taman, mengejar kupu-kupu. Rendra dan Dara duduk di bangku taman, mengawasinya dengan senyum. “Pelan-pelan, Nak!” teriak Dara. Biru berbalik, melambai, lalu kembali mengejar kupu-kupu. Samuel, Jasmine, Irvan, Nina, Fanny, dan Tari datang membawa makanan dan minuman. Mereka berkumpul di taman, sekadar bertemu untuk merayakan kebersamaan. “Kak, Biru makin pinter ya,” kata Nina. Dara tersenyum. “Iya. Suka nanya ini itu. Kadang bikin aku kewalahan.” Rendra menambahkan, “Kemarin dia nanya, kenapa langit biru. Aku jawab, karena warna kesukaan dia.” Semua tertawa. Biru berlari kembali, memeluk kaki Dara. “Ibu, aku lihat kupu-kupu! Warnanya kuning! Bagua banget!” “Bagus, Nak. Nanti kita gambar kupu-kupunya, ya.” B

  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 352

    Ruang kamar yang hanya diterangi cahaya remang dari lampu tidur menciptakan suasana yang hangat dan intim. Setelah Biru tertidur pulas di kamarnya, Rendra menarik Dara perlahan ke dalam kamar mereka. Tanpa banyak kata, ia membimbing istrinya ke tepi ranjang, lalu merebahkannya dengan lembut di atas seprai yang dingin.Rendra membayangi Dara, kedua tangannya menahan tangan istrinya di sisi bantal. Jari-jarinya menyelip di sela-sela jemari Dara, menggenggam erat namun tetap lembut. Dara menatapnya dengan mata yang berbinar, menunggu.Rendra menunduk. Bibirnya mulai mengecup kening Dara dengan gerakan lambat, penuh penghormatan. Lalu turun ke pangkal hidung yang mungil, ke pipi yang mulai memerah, hingga akhirnya menemukan bibir Dara. Ciuman pertama itu lembut, hanya persinggungan ringan yang membuat Dara menghela napas.Tapi Rendra belum selesai. Bibirnya bergerak turun, menyusuri dagu, lalu ke leher—tempat yang paling sensitif milik Dara. Ia

  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 110

    Kalimat terakhir yang diucapkan Dara terdengar seperti cambuk. Arkha tersentak, seolah baru tersadar bahwa selama ini ia hanya menjadi hakim dan penuntut, tanpa pernah mengerti posisi Dara yang selalu disalahkan dalam rumah tangganya sendiri.Arkha menarik napas pelan. Akhirnya, dia

    last update최신 업데이트 : 2026-03-23
  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 122

    Rendra terbangun ke kesadaran saat ini dengan kepala berdenyut-denyut dan tubuh yang masih membekas hangatnya mimpi yang luar biasa nyata itu. Setiap detail sentuhan, ciuman, kehangatan kulit Dara, kepasrahan di matanya terasa begitu nyata. Dan untuk beberapa detik ia benar-benar percaya bahwa Da

    last update최신 업데이트 : 2026-03-23
  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 113

    Suara di luar ruangan itu semakin keras dan terburu-buru sehingga Rendra langsung tersadar dari lamunannya. Dengan gerakan cepat, dia melepaskan Dara dan merapikan pakaiannya sendiri, sementara Dara dengan wajah memerah berusaha menenangkan diri. Rendra membuka kunci pintu, me

    last update최신 업데이트 : 2026-03-23
  • Sentuh Aku Lagi, Sayang!   Bab 116

    Dinginnya air yang mengucur dari keran menyiram wajah Rendra, tetapi tidak bisa mendinginkan kegelisahan yang mendidih di dalam dadanya. Pikirannya berputar-putar di antara strategi hukum, narasi media, dan satu kekhawatiran yang paling membuatnya tak tenang.Dara.Pon

    last update최신 업데이트 : 2026-03-23
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status