Home / Romansa / Sentuhan Lembut Om Duda / CHAPTER 173: Pria Aneh

Share

CHAPTER 173: Pria Aneh

Author: Heiho
last update publish date: 2026-03-30 21:00:38
“Kak Sandra beneran tidak pulang hari ini?” tanya Rara sambil menatap khawatir Sandra yang sedang makan malam di meja resepsionis.

“Kakak kan kemarin sudah shift kerja seharian,”

Sandra menggeleng. Ia melahap makanannya dengan santai lalu berkata, “Mulai minggu ini kamar motel kan terisi penuh semua. Aku tidak bisa membiarkanmu bekerja sendiri,”

“Selain itu,” Sandra melirik Jefri yang menyantap makanannya dengan santai.

Ia tidak memerhatikan tatapan Sandra padanya atau mungkin dia sada
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 181: Tamu Aneh

    “Kamu sedang menunggu tuan Jefri?”Rara yang sedang berdiri bersandar di bingkai pintu, menoleh ke belakang. Alisnya seketika mengerut melihat Sandra berpakaian rapih. “Mau keluar?” tanya Rara. Sandra mengangguk. “Aku ingin mengambil barang dari temanku sebentar,” jawabnya, “Jadi, apa tebakanku benar? Kamu sedang menunggu tuan Jefri?”Rara memerhatikan tatapan menyelidik Sandra. Ia kembali menoleh keluar dan menggelengkan kepala. “Aku hanya memerhatikan para tamu yang pergi tadi,” ucap Rara pelan, “Mereka tidak terlihat sangat senang ingin merayakan tahun baru,”Sandra menelan ludah. Ia merasa iba mendengar jawaban Rara. Sandra tahu kalau ia keterlaluan karena tidak membolehkan Rara merayakan tahun baru bersama Jefri padahal mereka keluarga. Tapi, ia juga tidak bisa melepas kekhawatiran Jefri akan melakukan sesuatu padanya. Ini semua demi Rara. “Aku tidak akan pergi lama,” ucap Sandra. Ia lalu mel

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 180: Harapan Hani

    Rara termangu mendengar ucapan Sandra. Tidak menyangka wanita yang dia anggap kakak akan berkata seperti itu.Bukankah ini sudah terlalu parah?Rara menggigit bibirnya. Ia membalas sengit tatapan Sandra. “Bukankah kakak terlalu berpikiran buruk ke om Jefri?” tanya Rara, “Dia selama ini sudah menolong kakak. Tapi, kakak malah membalasnya seperti ini?”Rara menaikkan nada suaranya, “Lagipula om Jefri juga tidak mungkin akan melakukan sesuatu padaku selama ada kakak!”“Ra, kamu terlalu dicuci otak olehnya!” seru Sandra, “Semua orang juga berpikiran sama denganku kalau melihat perilakunya padamu!”“Dan kamu tadi bilang kalau dia tidak akan melakukan apa pun selama ada aku?”Sandra mengerutkan wajahnya masam.“Kamu tidak ingat dia sangat bersikeras untuk pergi bersamamu ke acara kembang api sampai ingin memberikan pekerja padaku?! Dia terobsesi padamu, Ra!”Rara menghela napas. Ia menggeleng-gelengkan kepal

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 179: Protektif

    “Kenapa?” tanya Jefri dengan nada agak datar, “Rara sudah lama tidak libur. Jadi, harusnya dia diperbolehkan untuk mendapatkannya, kan?”Sandra menyipitkan matanya. Ia mengangkat dagunya, menantang Jefri yang menatapnya dingin. “Kami kekurangan pekerja. Bukankah anda sendiri tahu itu?” desis Sandra. “Hmm,” Jefri terlihat berpikir sejenak. Ia bergumam pelan, “Kekurangan pekerja, ya?”Pria itu lalu tersenyum lebar, “Saya bisa memberikan pekerja untuk menggantikan Rara,”“Apa?” Sandra terbelalak. Ia menatap Jefri tidak percaya. Pria itu sangat bersikeras!“Pekerja saya ada banyak. Saya bisa mentransfer beberapa kesini. Anda bebas mau berapa,” Jefri mengangkat bahunya santai. Sandra ternganga. Pria itu gila! Ia benar-benar melakukan apa pun agar bisa pergi bersama Rara!“Om, sudahlah,” Rara mendesah, “Aku ini karyawan kak Sandra. Kalau kak Sandra bilang tidak boleh, aku akan menurutinya,”“Tapi, kamu ter

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 178: Larangan Sandra

    [Tapi, om tidak mungkin melakukan itu, kan?] Jefri menyeringai membaca pesan di ponselnya tersebut. Matanya berkilat-kilat. Ini kesempatan yang bagus. [Apa menurutmu om bisa melakukan hal seperti itu?] Jefri lanjut mengetik pesan lainnya dengan cepat. [Kamu sudah mengenal om sejak lama. Apalagi, kita pernah berhubungan lebih dekat dulu. Tidak mungkin kamu percaya dengan kata-kata orang asing yang tidak mengenal om dengan baik, kan?] Jefri memandang pesan yang dikirimnya sejenak. Ia menyeringai lebih lebar saat melihat Rara sudah membacanya. Pria itu lanjut mengetik. [Om percaya kamu tidak akan terjatuh semudah itu] Mata Jefri berkilat puas melihat Rara sudah membaca pesan keduanya itu. Ia mematikan ponsel lalu menyandarkan kepala ke sandaran kursi. Pria itu tertawa pelan dengan nada rendah. Akhirnya waktu pembalasan sudah tiba. Selama ini, Jefri tahu Sandra sengaja mengirim Rara keluar agar tidak bertemu dengannya. Dan sialnya, hal itu bertepatan dengan Jefri juga sibuk meng

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 177: Tidak Mungkin, Kan?

    “Kenapa kakak tiba-tiba di sini? Bukannya tadi tidur?” tanya Rara kebingungan. Raut wajah Sandra bertambah masam membuat Rara terhenyak. Baru kali ini ia melihat Sandra seperti itu! Apa yang terjadi padanya? “Apa yang mau kamu lakukan?” tanya Sandra dingin, “Kenapa kamu masuk ke dalam kamarnya?” “Itu–” “Selamat malam, nona Sandra,” Sandra mendelik cepat ke Jefri yang tersenyum ringan. Wajahnya terlihat santai meski sorot wajah Sandra kini menggelap saat melihatnya. “Rara tadi ingin mengambil piring bekas makan saya tadi. Jadi, saya membiarkannya masuk ke dalam,” balas Jefri. “Apa?” Sandra kembali menatap tajam Rara, “Benarkah itu?” Rara mengangguk-angguk cepat. Ia menelan ludah saat ekspresi Sandra belum berubah. “Om Jefri tidak bohong, kak. Aku memang sedang mengumpulkan piring-piring kotor,” jelas Rara, “Kakak bisa lihat di troli, kan? Aku melakukannya karena tadi kakak belum mengambilnya,” Sandra melihat ke arah troli. Memang benar di sana ada tumpukan piring-piring koto

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 176: Tatapan Sandra

    “Biar aku yang mengantar makan siangnya. Kamu pergi belanja saja,” celetuk Sandra ketika Rara bersiap mendorong troli makan. Rara menoleh ke Sandra. Ia menggeleng, “Aku lagi yang keluar?” “Iya, apa ada masalah?” Rara menggeleng, “Tidak, sih. Baiklah kalau begitu aku akan pergi setelah mengantarkan makan,” “Sudah aku bilang aku saja. Kamu pergi belanja sekarang saja, nanti keburu makin panas,” Rara menghela napas. Ia akhirnya melepaskan troli tersebut yang segera direbut Sandra. Wanita itu segera membawanya keluar di bawah tatapan Rara. Sudah beberapa hari ini Sandra terus menyuruhnya untuk melakukan keperluan di luar. Entah berbelanja, mengambil barang, atau berbagai hal lainnya. Rara sebenarnya sama sekali tidak merasa keberatan. Tapi, ia merasa jadi kurang membantu Sandra di motel. Padahal, mereka sudah sangat sibuk karena kamar motel penuh semua. Hal ini karena seminggu lagi adalah tahun baru. ‘Mungkin aku harus meminta kak Sandra untuk tidak membuatku keluar terus,’ ba

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 125: Sekretaris Jefri?!

    “Apa?” Jantung Rara berdegup semakin kencang, “Apa maksud anda?” Leo mengamati lekat wajah di hadapannya. Matanya memicing. Ia sebenarnya tidak terlalu yakin dengan tebakannya itu. Meski sudah sering melihat foto Rara yang diberikan Jefri, tapi ia belum pe

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 130: Pelanggan Datang

    “Hari ini om Jefri pergi lagi untuk mencari Rara?” tanya Septa. Ia melirik Hani yang tengah merebahkan dirinya di sofa.“Iya. Dari kemarin juga kerjaannya begitu, sih,” balas

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 129: Mempromosikan Motel

    [Ayah sudah mulai pindah tempat. Dia pergi ke kota Timur, sih, tapi tetap berhati-hati, ya!]Rara menghela napas membaca pesan Hani. Sudah dua bulan berlalu sejak pertemuan tak sengajanya dengan Leo. akhirnya Jefri mulai bergerak ke daerah lain. ‘Berarti satu daerah totalnya tiga bulan, ya’ batin

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 118: Jefri Mencari Rara

    “Kalian bilang belum bisa menemukannya?”Leo menelan ludah ketika mendengar nada dingin Jefri. Ia melirik para staf lain di ruangan itu yang ikut menegang sambil menatap Jefri yang berdiri di depan jendela, membelakangi mereka semua. “Be-benar, pak,” ucap salah satu staf gugup,

    last updateLast Updated : 2026-03-31
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status