Home / Romansa / Sentuhan Lembut Om Duda / CHAPTER 43: Pasangan Jefri

Share

CHAPTER 43: Pasangan Jefri

Author: Heiho
last update publish date: 2025-12-17 11:53:06

“Hahh?” alis Rara mengerut semakin dalam, “Jangan ngomong aneh-aneh!” dengusnya.

Septa tertawa, “Harusnya di momen kayak gini kamu langsung salah tingkah, Ra!”

Rara menggeleng-geleng. Bagaimana bisa ia salah tingkah ketika ia tahu Septa adalah orang yang suka bercanda?

Apalagi, ajakannya tadi sangat santai, seperti mengajak bermain seperti biasanya. Mana mungkin ia bisa menganggapnya serius!

“Tapi aku serius, Ra! Ayo jadi pasangan aku!” lanjut Septa, “Tiap kali ada acara keluarga, pasti bakal
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 295: Ketidaktahuan

    “Apa yang Anda lakukan di sini?”Rara tersentak kaget. Ia mendongak dan kembali terkejut ketika melihat Merphilus di hadapannya.Pria itu sudah siap dalam balutan jas putihnya. Serasi dengan gaun pengantin yang dipakai Hani.Sama seperti Hani, Merphilus juga tidak kalah menawan. Rara yakin pria itu juga akan menjadi sorotan begitu acara berlangsung.Pikiran Rara mendadak buyar ketika melihat pria itu menaikkan satu alisnya. Menunggu jawaban Rara. Wanita itu seketika gelagapan.“Ah, itu …” Apa yang harus dia katakan? Haruskah dia jujur?Tapi, apa Merphilus

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 294: Terima Kasih

    “Apa? Apa yang Nona katakan tadi?”Hani menatap sejenak Leo yang merengutkan wajahnya. Ia menatap sang perempuan dengan bingung dan aneh, seolah Hani baru saja mengatakan hal yang tidak masuk akal.Hani mendengus pelan. Sudut bibirnya tertarik semakin lebar. Tentu saja Leo akan menunjukkan reaksi tersebut. Ini adalah hal yang sudah ia duga.Sejujurnya, Hani tidak ada rencana untuk mengungkapkan hal tersebut. Tapi, setelah mengenang hal-hal barusan, ia jadi teringat belum memberikan ending untuk perasaannya ke Leo.Karena itu, dia ingin menyelesaikannya sekarang.“Om pasti sudah mendengar cerita awal mula aku dan Tuan Merphilus dari a

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 293: Pengungkapan

    Satu bulan kemudian.Hani menatap pantulan dirinya di depan cermin. Tatapan matanya terlihat sedikit tidak percaya melihat penampilannya sekarang.Ia terlihat …. Sangat berbeda.Bukan dalam artian buruk. Justru karena saking bagusnya, Hani tidak memercayai wajah cantik di cermin itu adalah dirinya sendiri. Penata rias benar-benar melakukan pekerjaan yang bagus!“Apa gaunnya terasa nyaman, Nona Hani?”Hani menoleh ke belakang. Menatap para penata busana yang tadi membantunya untuk memakaikan gaun pernikahan. Ia mengulas senyum lalu mengangguk pelan.“Sudah sangat nyaman. Terima kasih banyak,” ucapnya.Para penata busana itu seketika tersenyum cerah. Wajah mereka terlihat sumringah. Salah satu staf kemudian berceletuk,“Anda terlihat sangat cantik hari ini, Nona! Kalian berdua pasti akan terlihat sangat indah di altar nanti.”Staf yang lain mengangguk-angguk, menyetujui ucapan rekan mereka. Sementara Hani tersenyum kaku. Tidak tahu harus menjawab apa selain ‘terima kasih’ yang terdengar

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 292: Sebulan Lagi

    Hani tersentak. Wajahnya memerah padam. Ternyata Merphilus masih mengingat janjinya itu!Hani tentu saja tidak melupakan hal itu. Bahkan, sejak mereka bertemu tadi, benaknya sudah terbayang-bayang dengan janji tersebut.Tapi, ia tidak ingin mengungkitnya lantaran malu. Hani sendiri juga masih belum siap untuk melakukannya meski sudah sering berlatih. Karena itu, dia berharap Merphilus tidak akan mengingatnya.Tapi, sepertinya memang mustahil untuk menghindar dari Merphilus …. Pria itu selalu mengingat segala hal bahkan dulu saja begitu.Terkutuklah Merphilus dan ingatan jangka panjangnya!“Kenapa kamu diam sekarang, hm?”

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 291: Menagih Bayaran

    “Jadi, bagaimana?”Jefri menegakkan badannya. Menyedekapkan tangannya. Ia sedikit memiringkan kepalanya, menatap dua insan di hadapannya dengan wajah datar.“Apa kita lanjut membahas pernikahannya sekarang?” ucap Jefri melanjutkan. Hani menelan ludah. Melirik Merphilus yang duduk di sebelahnya. Setelah lamaran yang menghebohkan itu, Jefri segera membawa mereka ke kamar VIP yang jauh dari aula. Acara sudah terlanjur chaos karena perbuatan Merphilus, jadi rasanya tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Karena itu, ia menugaskan Leo untuk mengurus sisa jalannya acara.Situasi sekarang sangat mirip dengan sebelumnya. Saat Jefri memberikan syarat kepada mereka. Bedanya, sekarang ada Rara di sisi Jefri. Hal itu membuat suasana tidak se-mencekam sebelumnya. Bahkan, melihat Rara tersenyum-senyum berkebalikan dari Jefri, membuat Hani merasa lebih tenang.“Kalau begitu, apa saya sudah lulus dari syarat Anda?” tanya Merphilus balik. Membalas tatapan datar Jefri. Ia terlihat lebih berani dan per

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 290: Lamaran

    “Dengan ini, saya serahkan jabatan Direktur Nickelson Suite kepada putri saya, Hani Nickelson. Semoga perusahaan ini tetap berjaya di bawah pimpinannya.”Suara tepuk tangan bergema kencang di aula hotel. Wajah-wajah sumringah dan senang terpancar dari para tamu. Mata mereka menatap antusias Hani yang naik ke atas panggung.Hani menyisir pandangannya ke seluruh aula. Ada banyak sekali tamu yang hadir, sepertinya jumlahnya lebih dari ratusan. Hal itu membuat Hani sedikit gugup. Apalagi kalau mengingat dia lah yang sekarang harus menjaga kerja sama dengan orang-orang tersebut!Hani berdiri berhadapan dengan Jefri. Ayahnya itu tersenyum, menatap Hani dengan pancaran kasih sayang dan keteduhan.Sa

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 149: Jadi Pasanganku

    “Apakah om mau menjadi pasanganku di acara dansa nanti?”“Apa?”Perasaan Hani berubah resah ketika melihat Leo terkejut. Apa pria itu akan menolaknya? Atau ucapannya kurang jelas?Ragu-ragu, Hani kembali berkata, “Aku pingin om jadi pasangan dansaku di acara nanti,”Kali ini, Leo harusnya mendengar

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 150: Kesempatan Kedua

    Sandra mengerutkan alis bingung, “Tunggu, Ra. Biar aku cek dulu–”“Tidak usah! Sebaiknya tetap beli untuk jaga-jaga, kan?” potong Rara lagi, “Mencegah itu lebih baik, kan?”Rara lalu menoleh ke Jefri. “Om, tolong bantu kak Sandra benerin atap, ya!”“Apa?” tany

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 128: Hotel Jefri?

    [Aku sudah menemukan informasi kalau om Leo tidak memberitahukan pertemuan kalian ke ayah. Jadi, tidak usah khawatir!]Rara menghela napas lega usai membaca pesan Hani. Tapi, di sisi lain, ia juga merasa penasaran dengan cara Hani mencari tahunya. Sahabatnya itu tidak bertanya langsung, kan?Rara

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 113: Hukuman Rachel

    “Sebenarnya apa yang kau lakukan?!” bentak Marco penuh amarah, “Kau sudah gila, ya?!”Rachel menghembuskan napas kasar. Ia memijat-mijat kepalanya yang berdenyut pusing.Mereka bertiga sekarang sedang di ruang tunggu kecil untuk menunggu istirahat sidang berakhir. Satu petu

    last updateLast Updated : 2026-03-30
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status