เข้าสู่ระบบSaat vila itu terbakar, sebenarnya Darvin hanya perlu membuka pintu untuk menyelamatkanku keluar. Namun, dia tetap memilih mengabaikanku yang terkurung di ruang bawah tanah dan bergegas menuju lantai dua. "Shareen penakut, aku harus selamatkan dia dulu!" Ini sudah ketiga kalinya dia meninggalkanku. Pertama, saat pernikahan kami. Satu panggilan telepon dari Shareen sudah cukup membuatnya meninggalkanku dan pergi. Kedua, saat aku mengalami kecelakaan mobil hingga keguguran. Dia menghilang seharian penuh untuk menemani Shareen yang sedang patah hati. Saat aku akhirnya berhasil diselamatkan, Darvin malah sedang memarahi petugas medis. "Apa kalian nggak mengerti bahasa manusia? Wajah Shareen lecet, cepat bawa dia ke rumah sakit dulu!" Melihat kemerahan di wajah wanita itu yang nyaris tak terlihat, aku melepas cincin yang telah berubah bentuk karena terbakar dengan tenang. Lalu, kulemparkan cincin itu ke tubuh Darvin.
ดูเพิ่มเติมDia menatap wanita yang tergeletak di lantai itu dengan dingin. Di matanya sudah tidak ada lagi rasa kasihan seperti dulu, yang tersisa hanyalah rasa muak dan kelelahan.Shareen menatap Darvin dengan tidak percaya. Dia memegangi perutnya, membungkuk, dan memperlihatkan ekspresi kesakitan."Kak Darvin, perutku sakit ... sakit sekali ...."Biasanya, setiap kali dia bersikap seperti itu, Darvin akan langsung meninggalkan semua urusannya, memeluknya dengan cemas, lalu membawanya ke rumah sakit. Namun kali ini, Darvin hanya melangkah mundur dengan dingin.Shareen tidak sanggup berpura-pura lagi dan berteriak histeris, "Dasar pembohong! Kalau memang nggak bisa bertanggung jawab sampai akhir, kenapa dulu mendekatiku? Kenapa memberiku harapan?!""Kamu bilang akan melindungiku seumur hidup! Kenapa kamu memperlakukanku seperti ini?!"Amarah dan tekanan batin yang memuncak membuat kondisinya memburuk. Shareen tiba-tiba memuntahkan seteguk darah. Dia memegangi dadanya, lalu tubuhnya terjatuh ke ta
Pintu terbuka.Beberapa pria bertubuh besar keluar. Yang memimpin adalah seorang pria botak berkacamata hitam, memegang kontrak pembelian rumah di tangannya. Darvin tertegun sejenak, lalu mengernyit dan memasang sikap sebagai pemilik rumah."Ini rumahku. Kalian siapa? Masuk ke rumah orang tanpa izin?""Rumahmu?"Pria botak itu tertawa. Dia mengangkat akta di depan wajah Darvin dan berkata, "Lihat baik-baik. Rumah ini sudah pindah kepemilikan kemarin. Pemilik sebelumnya, Bu Verna, menjual rumah ini kepadaku.""Nggak mungkin!" teriak Shareen. "Rumah ini milik Kak Darvin!""Dasar Verna jalang! Apa haknya menjual rumah ini? Suruh dia keluar untuk temui kami!"Pria botak itu juga bukan orang yang mudah dihadapi. Dia melambaikan tangan dan beberapa pria di belakangnya langsung melemparkan koper serta barang bawaan mereka ke luar. "Jaga mulutmu. Memangnya pelakor seperti kamu ini berhak maki-maki orang lain?"Darvin menatap sertifikat rumah itu tanpa berkedip."Dia menjual rumahnya ...," guma
"Dia pergi atas kehendaknya sendiri, jadi tidak memenuhi syarat untuk dibuatkan laporan orang hilang."Darvin tidak bisa menerima hasil itu. Dia membanting meja dengan keras. Matanya tampak merah padam."Dia terluka! Dia nggak punya uang! Dia nggak punya tempat untuk pergi! Tolong, cepat cari dia!""Kalian nggak mau menangani ini, ya? Percaya nggak, aku akan melaporkan kalian!"Polisi itu meliriknya sekilas. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyum sinis."Dia orang dewasa. Dia berhak pergi ke mana pun yang dia inginkan. Lagi pula, dari situasi yang terlihat ....""Belum tentu dia hilang.""Istrimu sendiri diusir dari rumah dalam kondisi separah itu. Kalau jadi dia, siapa yang nggak ingin lari? Menurutku, dia sengaja bersembunyi agar tidak ditemukan olehmu.""Kamu bohong!" Darvin akhirnya benar-benar runtuh. Dia mengayunkan tinjunya ke arah polisi itu."Diam! Dia mencintaiku! Verna sangat mencintaiku! Mana mungkin dia bersembunyi dariku? Dia hanya sedang marah! Dia sedang menungguku m
Dia bisa pergi ke mana? Verna tidak punya teman di kota ini. Keluarganya juga berada ribuan kilometer jauhnya. Saat diusir hari itu, dia tidak membawa uang sepeser pun. Bahkan ponselnya juga tidak ada.Semakin dipikirkan, Darvin semakin ketakutan. Dia mendatangi setiap tempat yang mungkin didatangi Verna.Taman tempat mereka dulu berkencan. Kafe yang sering mereka kunjungi.Tidak ada.Tidak ada di mana pun.Sosok yang selama ini selalu mengikutinya, sosok yang selalu bisa dia lihat begitu menoleh ke belakang, telah menghilang sepenuhnya.Malam pun tiba dan sedikit demi sedikit menelan cahaya kota. Sekaligus menelan sisa harapan Darvin.Dengan langkah sempoyongan, Darvin menerobos masuk ke kantor polisi. "Aku ingin melapor! Ada seseorang yang hilang!"Petugas yang sedang berjaga mengangkat kepala dan meliriknya."Nama?""Verna.""Hubungan Anda dengannya?"Kata itu berputar beberapa kali di ujung lidahnya sebelum akhirnya keluar dengan susah payah."Istri."Tangan polisi yang sedang meng
Ekspresi Darvin langsung menjadi muram."Verna, sebenarnya kamu maunya apa? Cuma karena aku menyelamatkan Shareen duluan waktu kebakaran, kamu mau menghapus hubungan kita selama sepuluh tahun begitu saja? Bukannya kamu baik-baik saja sekarang? Kenapa kamu nggak bisa lebih lapang dada?"Aku tertawa.
Aku berdiri di depan pintu, merasa semuanya begitu ironis. Istri yang mereka bicarakan itu bukan aku, melainkan Shareen.Selama sepuluh tahun ini, aku menemani Darvin dari seorang pemuda miskin yang tidak dikenal siapa pun hingga menjadi kepala departemen bedah termuda di ibu kota.Agar dia bisa mel
Dulu, aku akan merasa sedih karena Darvin selalu memihak Shareen. Namun setelah melihatnya berkali-kali, yang tersisa sekarang hanyalah mati rasa.Saat dulu dia membawa Shareen yang merupakan pasiennya pulang ke rumah, aku pernah menentangnya. Malam itu, dia berlutut di hadapanku dengan mata memerah
Saat vila itu terbakar, sebenarnya Darvin hanya perlu membuka pintu untuk menyelamatkanku keluar. Namun, dia tetap memilih mengabaikanku yang terkurung di ruang bawah tanah dan bergegas menuju lantai dua."Shareen penakut, aku harus selamatkan dia dulu!"Ini sudah ketiga kalinya dia meninggalkanku.












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.