Short
Sepuluh Tahun Saling Menatap, Tak Seindah Saling Melupa

Sepuluh Tahun Saling Menatap, Tak Seindah Saling Melupa

By:  JisoCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Chapters
1views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada hari ulang tahunku, Alex yang memberi bocoran di media sosial bahwa malam nanti akan memberiku kejutan …. Malah lebih dulu membuatku melihat foto dirinya yang dikirimkan ke media sosial oleh asistennya. Di dalam foto, dia tampak sedang menunggangi kuda bersama asisten wanitanya sore itu. Di foto itu, kerah baju Alex terbuka dan memperlihatkan bekas kemerahan di dada berototnya. [Pengalaman pertama dalam hidup, terima kasih padanya ….] Kolom komentarnya langsung ramai orang-orang yang ikut menggoda: [Iri sekali bisa menyentuh otot dada sebagus itu ….] [Posisi begini memang sulit dikendalikan ….] Bahkan Alex sengaja memberi like pada komentar itu. Hatiku menjadi dingin sepenuhnya. Aku selalu mengira dia hanya bersikap lebih bebas saat bersamaku, tetapi ternyata … dia bisa begitu dengan siapa pun. Aku sendiri yang memandikan kudanya dan menghapus semua jejak yang tersisa. Lalu mengalihkan kepemilikan arena berkuda itu kepadanya. “Kuda-kuda yang tersisa ini boleh kamu berikan pada siapa pun. Pilih saja sesukamu.” Melihat ekspresi wajahnya yang begitu gembira, akhirnya aku menyetujui perjodohan keluarga.

View More

Chapter 1

Bab 1

Waktu baru menunjukkan pukul tiga sore saat aku tiba di arena berkuda.

Begitu memarkir mobil, aku langsung melihat sepasang pria dan wanita di atas kuda tidak jauh dari sana.

Kancing kemeja Alex terbuka seluruhnya, bahkan kancing celananya pun belum dipasang.

Dari jarak sejauh itu saja aku masih bisa melihat bekas merah yang baru saja ditinggalkan di dadanya.

Itu adalah jejak yang ditinggalkan wanita saat sedang terbawa suasana.

Selama tidak buta, orang pasti tahu apa yang baru saja terjadi.

Aku memotret mereka lalu mengirimkannya pada Alex.

Begitu melihat ponselnya, dia langsung menoleh. Saat melihatku, alisnya sontak berkerut tajam.

Ketika turun dari kuda, asisten kecilnya, Fannie, sengaja kehilangan keseimbangan dan jatuh tepat ke pelukannya.

Dia pun membisikkan sesuatu di telinga Alex.

Ekspresi Alex langsung jauh lebih santai, bahkan tersenyum sambil mengobrol sesaat dengannya.

Saat berjalan ke hadapanku, senyum itu masih tertinggal di wajahnya.

Aku memandangi keakraban mereka yang begitu terang-terangan, seolah apa pun di sekitar mereka hanyalah pelengkap.

Baru kusadari, selama ini akulah yang menipu diriku sendiri. Orang yang ingin dia beri kejutan … sejak awal bukanlah diriku.

Padahal sejak pagi aku sudah sibuk mempersiapkan diri untuk menyambut kejutan itu.

Semua rapat kutunda dan seluruh janji bisnis kubatalkan.

Bahkan aku menyuruh orang membersihkan dan mendekor ulang rumah, lalu membeli mobil yang dulu pernah diinginkan Alex.

Karena hari ini bukan hanya ulang tahunku, tetapi juga hari jadi hubungan kami.

Dan Alex melupakan semuanya.

Bukan hanya lupa … dia bahkan membiarkan wanita lain menunggangi kuda kesayanganku.

Atau mungkin … bahkan dirinya sendiri sudah bukan milikku lagi?

Aku mengepalkan tangan erat-erat, menekan amarah yang hampir meledak.

Fannie segera mendekat, berdiri di depan Alex sambil meminta maaf padaku, “Bu Melly, klien perusahaan adalah seorang ahli berkuda. Kak Alex membawaku kemari untuk melatih kemampuanku. Anda tidak marah, kan?”

Sikapnya terlihat seolah semua yang dilakukannya adalah demi perusahaan, dan kalau tidak terima berarti diriku sedang mencari masalah. Aku sampai tertawa dibuatnya.

Sudah bertahun-tahun aku tidak bertemu orang yang berani bicara seperti itu di depanku.

“Aku tidak marah. Kalau gagal mendapat kontraknya, kamu tinggal undurkan diri dan bertanggung jawab saja.”

Fannie langsung terpaku. “Bu Melly, keberhasilan kerja sama tergantung kondisi kedua belah pihak. Itu bukan sesuatu yang bisa ditentukan sendiri.”

Aku mencibir dingin. “Kalau begitu, apa gunanya kamu datang ke sini untuk berkuda?”

“Aku ….”

Tatapanku yang dingin menyapu dirinya. “Dari caramu berkuda tadi, kelihatannya cukup mahir. Kamu pernah belajar sebelumnya?”

Fannie tampak tidak mengerti apa maksudku, tetapi tetap menjawab,“Waktu kecil aku pernah berkuda beberapa kali.”

Kalau bisa semahir itu, berarti dia bukan orang yang benar-benar awam soal kuda.

Seharusnya dia juga tahu bahwa kudaku adalah jenis Friesian, kuda balap yang kubeli lewat lelang beberapa tahun lalu seharga 40 miliar.

Aku masih ingin bertanya, tetapi Alex sudah tidak tahan melihatnya.

Dia berjalan mendekat lalu merangkul pundakku menuju area parkir. “Sudahlah, Melly. Aku yang membawanya kemari. Jangan membesar-besarkan masalah.”

“Lagipula kamu hanya memelihara kuda-kuda ini dan jarang datang menungganginya. Kami hanya bermain sore ini, kamu pasti tidak keberatan.”

Aku langsung berhenti dan melepaskan diri dari pelukannya.

“Aku keberatan.”

“Aku membelinya sejak masih kecil dan merawatnya dengan sangat hati-hati. Bahkan aku sendiri tidak tega menungganginya, apalagi Fannie … dia bahkan tidak pantas menyentuhnya!”

“Dirimu membawa orang lain ke arena berkudaku tanpa izin. Apa kamu pernah menghormatiku?”

“Dan apa yang menempel di tubuh kuda itu? Apa perlu kukirim untuk diuji laboratorium?”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status