共有

43

last update 公開日: 2026-06-14 07:00:36

Keesokan paginya, Farhan bangun lebih awal dari biasanya.

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia berniat mengantar Naura ke kampus.

Meski hubungan mereka sedang tidak baik-baik saja, setidaknya ia ingin mencoba memperbaiki sedikit demi sedikit apa yang telah rusak.

Setelah bersiap, Farhan turun ke lantai bawah.

Namun saat memasuki ruang makan, yang ditemuinya hanyalah seorang ART yang sedang menyiapkan sarapan.

Keningnya langsung berkerut.
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   56

    Keesokan paginya, suasana rumah Jolina terasa lebih tenang.Sinar matahari masuk melalui jendela ruang makan. Naura sedang menikmati secangkir teh hangat ketika bel rumah berbunyi."Ting tong."Jolina yang berada di dapur segera berjalan menuju pintu."Iris?" ucapnya sambil tersenyum."Selamat pagi, Tante.""Pagi juga, Iris. Masuk, Nak."Iris melangkah masuk dengan membawa beberapa kantong buah dan camilan."Ini, Tante. Sedikit buah buat Naura.""Aduh, kamu tidak perlu repot-repot.""Enggak apa-apa, Tante."Iris kemudian menoleh ke arah Naura yang sudah berdiri menyambutnya."Hai."Naura tersenyum tipis."Hai."Jolina mempersilakan Iris duduk."Kamu sudah sarapan belum?""Aku belum, Tante.""Kalau begitu, makan dulu. Tante sudah masak.""Wah, terima kasih, Tante.""Tante tinggal sebentar, ya. Mau membantu

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   55

    Hari mulai beranjak malam.Audit akhirnya selesai untuk hari pertama.Farhan mengantar tim auditor hingga ke lobi perusahaan sebelum kembali ke ruang kerjanya.Ia menjatuhkan tubuhnya ke kursi.Kepalanya terasa berat.Sejak pagi hingga malam, ia terus menjawab berbagai pertanyaan mengenai laporan keuangan perusahaan, proyek, hingga kejadian yang menggemparkan acara peluncuran kemarin.Belum sempat beristirahat, ponselnya kembali berdering.Nama yang muncul di layar membuatnya langsung mengangkat panggilan itu."Diah.""Farhan." Suara ibunya terdengar lemah. "Kapan kamu pulang?""Nanti malam, Ma.""Mama sendirian di rumah. Papa masih berada di kantor bersama tim pengacara."Farhan mengembuskan napas pelan."Baik, sebentar lagi Farhan pulang."Setelah menutup telepon, ia segera mengambil jasnya dan berjalan menuju parkiran.---Sekitar satu ja

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   54

    Gibran membuka map yang sejak tadi dibawanya. Ia mengeluarkan beberapa lembar dokumen dan meletakkannya di atas meja. "Bu Naura, sebelum kita melangkah lebih jauh, ada beberapa hal yang perlu saya jelaskan." Naura mengangguk. "Silakan." "Untuk perkara perceraian, saya akan menyiapkan seluruh berkas yang diperlukan. Namun, saya membutuhkan beberapa dokumen pribadi, seperti buku nikah, salinan kartu identitas, dan dokumen lain yang berkaitan dengan pernikahan Ibu." "Baik." "Sedangkan mengenai perusahaan, kita tidak boleh terburu-buru menyimpulkan bahwa semua tuduhan yang beredar itu benar." Naura memahami maksud ucapan Gibran. Video yang beredar memang membuat banyak orang percaya begitu saja. Namun, sebagai langkah hukum, mereka memerlukan bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. "Kita harus memisahkan antara infor

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   53

    Setelah Mahendra dan Gibran meninggalkannya seorang diri di teras, Naura tetap duduk mematung.Tatapannya kosong mengarah ke taman, tetapi pikirannya kembali pada kejadian sehari sebelumnya.Semua terasa begitu nyata, sekaligus seperti mimpi buruk yang tidak pernah ia bayangkan.Ia memejamkan mata.Dalam benaknya, suara tepuk tangan para tamu kembali terdengar.Farhan baru saja mengakhiri pidatonya dengan penuh percaya diri.Kemudian ia memberikan isyarat kepada Nadya untuk naik ke atas panggung dan melanjutkan sambutan.Saat Nadya baru mengucapkan beberapa kata pembuka.Tiba - tiba layar LED raksasa berkedip.Ruangan yang semula dipenuhi tepuk tangan mendadak hening.Kemudian muncul sebuah judul besar dengan latar hitam dan tulisan merah menyala."PERSELINGKUHAN SEORANG KOMISARIS, TOMI, DENGAN WANITA SIMPANANNYA HINGGA HAMIL."Setelah judul itu muncul, satu per satu foto dan

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   52

    Sinar matahari yang masuk melalui jendela membuat Naura perlahan membuka matanya. Beberapa saat ia hanya menatap langit-langit kamar tamu, berusaha mengingat apa yang terjadi semalam. Lalu semua kejadian itu kembali berputar di kepalanya. Acara peluncuran proyek. Tayangan di layar LED. Tatapan para tamu. Dan rasa sakit yang selama ini berusaha ia pendam. Naura mengembuskan napas panjang sebelum akhirnya bangkit dari tempat tidur. Di sisi ranjang telah tersedia satu set pakaian ganti, lengkap dengan perlengkapan mandi dan sandal. Di atasnya terdapat secarik kertas kecil. «Silakan dipakai. Semoga ukurannya pas. Kalau ada yang kurang, beri tahu ART. Mahendra» Naura tersenyum tipis. "Terima kasih." gumamnya pelan. Ia pun segera membersihkan diri dan berganti pakaian. Setelah merasa sedikit lebih segar, Naura keluar dari kamar dan menuruni tangga. Dari ruang keluarga, ia melihat Mahendra sedang duduk di depan laptop. Beberapa dokumen terbuka di layar, sementa

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   51

    Malam semakin larut. Ballroom yang beberapa jam lalu dipenuhi para tamu kini hampir kosong. Hanya tersisa petugas kepolisian, tim keamanan, dan beberapa panitia yang masih membereskan kekacauan. Farhan duduk di salah satu kursi sambil memegang ponselnya. Sudah entah berapa kali ia mencoba menghubungi Naura. Namun hasilnya tetap sama. Tidak ada jawaban. "Farhan." Suara Tomi membuyarkan lamunannya. "Apa polisi sudah menemukan Bagas?" Farhan menggeleng pelan. "Belum, Pa." Tomi mengembuskan napas kasar. "Kurang ajar! Dia sengaja menghancurkan keluarga kita." Farhan tidak menanggapi. Baginya, saat ini ada hal yang lebih penting. "Pa Naura belum bisa dihubungi." Tomi menoleh. "Mungkin dia sudah pulang." "Aku sudah menelepon

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   15 mengikari janji

    Pintu ruang kerja terbuka cukup keras hingga membuat Farhan langsung mengangkat kepalanya. Tatapannya berubah tajam begitu melihat Nadya masuk dengan wajah tenang seolah tidak terjadi apa - apa."Kamu dari mana?" bentak Farhan pelan namun penuh emosi. "Kenapa yang datang malah wakilmu?"

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   16

    Naura berdiam diri di ruang tamu pagi itu. Pandangannya terpaku pada jam dinding yang menunjukkan pukul tujuh pagi. Rumah terasa begitu sunyi, hanya suara detak jarum jam yang terdengar memenuhi ruangan.“Kenapa Mas Farhan belum pulang juga? Apa dia sibuk sekali atau jangan - jangan dia

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   14

    Naura masih berdiri di depan rumah sakit beberapa menit setelah Farhan pergi. Tangannya menggenggam map hasil pemeriksaan erat - erat, sementara pikirannya terasa kosong.Padahal tadi ia begitu bahagia.Namun seperti biasa, Farhan selalu pergi sebelum mereka benar - benar menikm

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   13.

    Pagi itu suasana rumah terasa tenang. Aroma roti panggang dan kopi hangat memenuhi dapur kecil mereka. Naura sedang menata sarapan di meja makan ketika Farhan turun dari lantai atas dengan wajah yang masih terlihat lelah."Selamat pagi," sapa Naura sambil tersenyum kecil."Pagi.

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status