Share

58

Penulis: Seraphina_Elara
last update Tanggal publikasi: 2026-06-29 07:13:38

Keesokan harinya.

Farhan baru saja tiba di perusahaan ketika sekretarisnya menyusul dengan beberapa map di tangan.

"Selamat pagi, Pak."

"Pagi."

"Tim auditor sudah datang."

"Silakan antar mereka ke ruang rapat. Saya akan menyusul."

"Baik, Pak."

Farhan baru melangkah beberapa langkah ketika ponselnya kembali berdering.

Ia berharap nama yang muncul adalah Naura.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   58

    Keesokan harinya. Farhan baru saja tiba di perusahaan ketika sekretarisnya menyusul dengan beberapa map di tangan. "Selamat pagi, Pak." "Pagi." "Tim auditor sudah datang." "Silakan antar mereka ke ruang rapat. Saya akan menyusul." "Baik, Pak." Farhan baru melangkah beberapa langkah ketika ponselnya kembali berdering. Ia berharap nama yang muncul adalah Naura. Namun harapannya kembali pupus. Yang menghubunginya adalah ketua tim hukum perusahaan. "Selamat pagi, Pak Farhan." "Pagi." "Kami ingin menginformasikan bahwa hari ini auditor akan meminta klarifikasi tambahan mengenai beberapa transaksi lama." "Saya mengerti." "Selain itu, kemungkinan besar media akan kembali menunggu di depan gedung." Farhan memijat pelipisnya. "Baik, saya aka

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   57

    Setelah Iris berpamitan kembali ke kantor, rumah kembali terasa tenang.Naura duduk di ruang keluarga sambil memandangi map berisi beberapa dokumen yang sempat diberikan Gibran.Tak lama kemudian, ponselnya berdering.Nama Gibran muncul di layar.Naura segera mengangkat panggilan itu."Halo, Pak Gibran.""Selamat siang, Bu Naura. Maaf mengganggu waktunya.""Tidak apa-apa.""Saya hanya ingin menanyakan apakah Ibu sudah benar-benar mantap dengan keputusan yang kemarin disampaikan."Naura menarik napas panjang."Saya sudah memikirkannya dengan matang.""Saya ingin mengajukan gugatan cerai terhadap Farhan."Gibran terdiam beberapa saat sebelum menjawab,"Baik. Kalau itu memang keputusan Ibu, saya akan mulai menyiapkan seluruh berkas yang diperlukan."Naura kemudian berkata dengan nada yang lebih tegas."Pak Gibran, saya ingin fokus pada satu hal terlebih

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   56

    Keesokan paginya, suasana rumah Jolina terasa lebih tenang.Sinar matahari masuk melalui jendela ruang makan. Naura sedang menikmati secangkir teh hangat ketika bel rumah berbunyi."Ting tong."Jolina yang berada di dapur segera berjalan menuju pintu."Iris?" ucapnya sambil tersenyum."Selamat pagi, Tante.""Pagi juga, Iris. Masuk, Nak."Iris melangkah masuk dengan membawa beberapa kantong buah dan camilan."Ini, Tante. Sedikit buah buat Naura.""Aduh, kamu tidak perlu repot-repot.""Enggak apa-apa, Tante."Iris kemudian menoleh ke arah Naura yang sudah berdiri menyambutnya."Hai."Naura tersenyum tipis."Hai."Jolina mempersilakan Iris duduk."Kamu sudah sarapan belum?""Aku belum, Tante.""Kalau begitu, makan dulu. Tante sudah masak.""Wah, terima kasih, Tante.""Tante tinggal sebentar, ya. Mau membantu

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   55

    Hari mulai beranjak malam.Audit akhirnya selesai untuk hari pertama.Farhan mengantar tim auditor hingga ke lobi perusahaan sebelum kembali ke ruang kerjanya.Ia menjatuhkan tubuhnya ke kursi.Kepalanya terasa berat.Sejak pagi hingga malam, ia terus menjawab berbagai pertanyaan mengenai laporan keuangan perusahaan, proyek, hingga kejadian yang menggemparkan acara peluncuran kemarin.Belum sempat beristirahat, ponselnya kembali berdering.Nama yang muncul di layar membuatnya langsung mengangkat panggilan itu."Diah.""Farhan." Suara ibunya terdengar lemah. "Kapan kamu pulang?""Nanti malam, Ma.""Mama sendirian di rumah. Papa masih berada di kantor bersama tim pengacara."Farhan mengembuskan napas pelan."Baik, sebentar lagi Farhan pulang."Setelah menutup telepon, ia segera mengambil jasnya dan berjalan menuju parkiran.---Sekitar satu ja

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   54

    Gibran membuka map yang sejak tadi dibawanya. Ia mengeluarkan beberapa lembar dokumen dan meletakkannya di atas meja. "Bu Naura, sebelum kita melangkah lebih jauh, ada beberapa hal yang perlu saya jelaskan." Naura mengangguk. "Silakan." "Untuk perkara perceraian, saya akan menyiapkan seluruh berkas yang diperlukan. Namun, saya membutuhkan beberapa dokumen pribadi, seperti buku nikah, salinan kartu identitas, dan dokumen lain yang berkaitan dengan pernikahan Ibu." "Baik." "Sedangkan mengenai perusahaan, kita tidak boleh terburu-buru menyimpulkan bahwa semua tuduhan yang beredar itu benar." Naura memahami maksud ucapan Gibran. Video yang beredar memang membuat banyak orang percaya begitu saja. Namun, sebagai langkah hukum, mereka memerlukan bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. "Kita harus memisahkan antara infor

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   53

    Setelah Mahendra dan Gibran meninggalkannya seorang diri di teras, Naura tetap duduk mematung.Tatapannya kosong mengarah ke taman, tetapi pikirannya kembali pada kejadian sehari sebelumnya.Semua terasa begitu nyata, sekaligus seperti mimpi buruk yang tidak pernah ia bayangkan.Ia memejamkan mata.Dalam benaknya, suara tepuk tangan para tamu kembali terdengar.Farhan baru saja mengakhiri pidatonya dengan penuh percaya diri.Kemudian ia memberikan isyarat kepada Nadya untuk naik ke atas panggung dan melanjutkan sambutan.Saat Nadya baru mengucapkan beberapa kata pembuka.Tiba - tiba layar LED raksasa berkedip.Ruangan yang semula dipenuhi tepuk tangan mendadak hening.Kemudian muncul sebuah judul besar dengan latar hitam dan tulisan merah menyala."PERSELINGKUHAN SEORANG KOMISARIS, TOMI, DENGAN WANITA SIMPANANNYA HINGGA HAMIL."Setelah judul itu muncul, satu per satu foto dan

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   37

    Pagi hari menyelimuti apartemen dengan cahaya matahari yang masuk melalui celah tirai. Farhan membuka matanya perlahan. Malam sebelumnya, ia dan Nadya bekerja hingga larut untuk menyelesaikan berbagai urusan proyek yang semakin mendekati hari pelaksanaan.Namun, bukannya merasa lega, pik

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   35

    "Itu tidak mungkin." gumam Nadya.Ruangan mendadak sunyi.Farhan segera mengambil dokumen yang berada di atas meja dan membacanya dengan saksama. Semakin lama ia membaca, semakin gelap ekspresinya."Apakah kalian sudah memverifikasi data ini?" tanya Farhan kepada pihak

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   33

    Naura melihat notifikasi di ponselnya. Ternyata dosennya sedang berhalangan hadir dan hanya memberikan tugas. Karena hari itu hanya ada satu mata kuliah, Naura berniat mengajak Irish menghabiskan waktu bersama. Ia berharap sahabatnya itu sedang tidak bekerja.Namun, sebelum sempat menghu

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   32

    Pagi hari menyambut Jakarta dengan langit yang cerah. Farhan sedang fokus menyetir mobil menuju kantor polisi. Di kursi sebelahnya, Nadya tampak tersenyum puas. Setelah menghabiskan malam di apartemennya, wanita itu merasa semuanya berjalan sesuai rencana. Proyek bes

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status