Mag-log inPada malam pernikahan kami, suamiku, Haydar Airlangga, meninggal mendadak di atas ranjang, meninggalkan warisan dua puluh triliun rupiah untukku. Semua orang menyarankanku agar segera menikah lagi selagi masih muda. Sahabatku bahkan diam-diam memperkenalkanku kepada seorang pria yang bahunya lebar dan pinggangnya ramping. Meski tak setampan dan sekaya Haydar, setidaknya dia masih muda dan perhatian. Tepat pada hari pria itu melamarku, tiba-tiba aku melihat deretan komentar bermunculan di hadapanku. [Jangan terima lamarannya! Sahabatmu sengaja mengenalkan pria ini kepadamu karena dia tahu arwah mantan suamimu ada di sisimu!] [Begitu kamu menerima cincin itu, kamu akan benar-benar dicap sebagai wanita jahat yang mata duitan, haus laki-laki, dan nggak setia!] [Mantan suamimu akan mengubah cintanya menjadi kebencian dan benar-benar berubah menjadi jahat. Setelah hidup kembali, orang pertama yang akan dia cekik sampai mati adalah kamu!] [Sementara itu, sahabat baikmu akan menyelamatkan mantan suamimu yang sudah kamu sakiti, lalu mendapatkan seluruh kasih sayang dan hartanya. Mereka akan menjadi pasangan suami istri yang saling mencintai selama empat puluh tahun, hingga kisah mereka menjadi sebuah kisah yang dikenang orang-orang.] Aku menatap pria satu-satunya di hadapanku yang tengah mengangkat cincin berlian. Aku terdiam selama beberapa detik, lalu memilih untuk mempercayai komentar-komentar tersebut. Satu tamparan keras mendarat di wajahnya.
view more“Aku percaya padamu.”Tiga kata sederhana itu akhirnya membuat ketegangan yang sejak tadi kurasakan mereda.Seluruh tubuhku seakan kehilangan tenaga. Aku terhuyung lalu berpegangan pada dinding, seperti orang yang baru saja diangkat dari dalam air.Elen dan Gery benar-benar putus asa.Mereka masih ingin mengatakan sesuatu untuk membela diri, tetapi Haydar tidak memberi mereka kesempatan.“Buang saja mereka ke pegunungan.”Gery begitu ketakutan sampai wajahnya pucat pasi. Dia merangkak dengan panik dan berlutut di hadapan Haydar.“Pak Haydar, Elen yang menyuruhku. Dia yang menyuruhku menjebak Denisha. Aku nggak ada hubungannya dengan semua ini!”Elen menjerit sambil menarik-narik Gery.“Diam! Aku nggak melakukan apa-apa!”Demi menyelamatkan nyawanya sendiri, Gery memilih mengorbankan cintanya.Dia menceritakan semuanya tanpa menyembunyikan apa pun.“Pak Haydar, ampuni aku. Tolong ampuni aku!”Melihat Haydar tetap diam, Gery kembali berlutut di hadapanku dan berkali-kali membenturkan kep
Aku tahu selama tiga bulan ini, dia terus berada di sisiku dan hatinya pasti sudah terluka.Sekali kepercayaan hancur, tidak mudah untuk mendapatkannya kembali.Tetapi aku tidak punya pilihan lain selain mengambil risiko.Dan untungnya, kali ini aku berhasil.Dia menyuruh asistennya mengantarku ke rumah mewah. Sementara itu, dia sendiri pergi ke toko kue.Toko kue itu dilengkapi kamera pengawas. Rekamannya masih mungkin dipulihkan. Aku juga sudah memberi tahu Haydar bahwa aku baru mengenal Gery setelah kematiannya. Sekalian, aku meminta Haydar menyelidiki Gery.Setengah jam kemudian, Elen kembali datang.Dia membawa sebuah koper dan menyodorkannya ke tanganku.“Aku sudah mengalihkan perhatian kepala pelayan dan para pengawal. Denisha, aku tahu kamu sengaja batalkan pernikahan karena setelah melihat Haydar hidup kembali, kamu takut dia akan menyakitimu.”“Orang yang selama ini kamu cintai adalah Gery. Di dalam koper ini ada uang yang sudah kukumpulkan selama bertahun-tahun, juga beberap
“Diam!”Aku meninggikan suara dengan gemetar.Gery menyeringai, lalu tanpa tahu diri melanjutkan, “Pak Haydar, bagaimanapun juga, aku dan Denisha baru saling kenal. Jelas nggak bisa dibandingkan dengan hubungan kalian yang sudah terjalin sejak kecil.”“Kalau ada yang belum kupahami, mungkin Pak Haydar bisa mengajariku.”“Haydar, aku juga nggak tahu kenapa aku bisa hamil. Tapi kamu harus percaya sama aku, aku benar-benar nggak pernah ....”Aku buru-buru mendekati Haydar untuk menjelaskan semuanya.Namun, begitu dia mundur selangkah, hatiku seakan tertusuk.“Waktu pergi dinas, aku meneleponmu sampai enam kali, tapi kamu nggak mengangkatnya. Katamu waktu itu kamu sudah tidur.”Gery terkekeh.“Oh, waktu itu aku dengar. Cuma kami berdua memang nggak mengangkatnya.”“Gery, kamu sebegitu percaya dirinya?”Aku menatapnya dengan sinis.“Memangnya apa yang kamu punya sampai merasa bisa menandingi Haydar? Kamu nggak setampan dia, nggak sekaya dia. Bahkan waktu mau beli rumah mewah saja, kamu samp
“Apa kamu bilang?”Haydar tiba-tiba melepaskan tangannya.Aku terjatuh sambil memegangi tenggorokan yang terasa sakit, terus terbatuk-batuk, bahkan belum sempat mengatakan apa-apa.Gery langsung menghampiri dan membentakku.“Jangan asal bicara! Hari ini pernikahan kita, ada begitu banyak kerabat di sini!”“Gery, memang apa yang kamu takuti?”Aku menunjuk Elen.“Yang sudah kamu dan dia lakukan itu, memangnya kalian pikir nggak akan pernah ketahuan?”Sekilas, mata Elen menunjukkan sedikit rasa tersakiti.“Denisha, kamu bicara apa sih? Sebanyak apa pun yang aku dan Gery lakukan, itu semua demi kebaikanmu.”Aku bangkit berdiri dan berkata dengan tegas, kata demi kata.“Sudah ku bilang, itu hasil USG Elen!”“Selama dua hari ini aku terus dikurung ibuku di loteng. Aku sampai harus mencongkel kunci dengan kawat supaya bisa keluar. Lihat, bahkan masih ada darahku di sini. Aku juga sama sekali nggak pernah pergi ke rumah sakit.”Aku mengulurkan telapak tanganku yang dipenuhi luka.Elen mendadak






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.