Short
Setelah Memutuskan Menikah Lagi

Setelah Memutuskan Menikah Lagi

By:  OhneKumpleto
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8Mga Kabanata
175views
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

Pada malam pernikahan kami, suamiku, Haydar Airlangga, meninggal mendadak di atas ranjang, meninggalkan warisan dua puluh triliun rupiah untukku. Semua orang menyarankanku agar segera menikah lagi selagi masih muda. Sahabatku bahkan diam-diam memperkenalkanku kepada seorang pria yang bahunya lebar dan pinggangnya ramping. Meski tak setampan dan sekaya Haydar, setidaknya dia masih muda dan perhatian. Tepat pada hari pria itu melamarku, tiba-tiba aku melihat deretan komentar bermunculan di hadapanku. [Jangan terima lamarannya! Sahabatmu sengaja mengenalkan pria ini kepadamu karena dia tahu arwah mantan suamimu ada di sisimu!] [Begitu kamu menerima cincin itu, kamu akan benar-benar dicap sebagai wanita jahat yang mata duitan, haus laki-laki, dan nggak setia!] [Mantan suamimu akan mengubah cintanya menjadi kebencian dan benar-benar berubah menjadi jahat. Setelah hidup kembali, orang pertama yang akan dia cekik sampai mati adalah kamu!] [Sementara itu, sahabat baikmu akan menyelamatkan mantan suamimu yang sudah kamu sakiti, lalu mendapatkan seluruh kasih sayang dan hartanya. Mereka akan menjadi pasangan suami istri yang saling mencintai selama empat puluh tahun, hingga kisah mereka menjadi sebuah kisah yang dikenang orang-orang.] Aku menatap pria satu-satunya di hadapanku yang tengah mengangkat cincin berlian. Aku terdiam selama beberapa detik, lalu memilih untuk mempercayai komentar-komentar tersebut. Satu tamparan keras mendarat di wajahnya.

view more

Kabanata 1

Bab 1

Gery Dhafian menutupi pipinya sambil tanpa sadar langsung memakiku.

“Kamu kenapa?! Aku lagi melamarmu, kenapa tiba-tiba begini?!”

Aku sudah tidak sempat memedulikan perubahan raut wajahnya.

Haydar memiliki sifat posesif yang sangat kuat.

Ketika berusia lima tahun, dia pernah berkelahi di sekolah. Ayahnya bahkan dengan yakin berkata bahwa keluarga mereka kaya dan Haydar bisa mendapatkan apa pun yang dia inginkan. Namun, saat itu Haydar justru hanya memegang tanganku erat-erat dan tidak mau melepaskannya.

Sejak saat itu, aku pun punya seorang ‘kakak’.

Sejak aku berusia satu tahun hingga menginjak usia delapan belas tahun, dia yang masih kecil merawat dan menjagaku layaknya orang dewasa. Bahkan ibuku pun sampai mengeluh karena dia terlalu ketat menjagaku.

Haydar sama sekali tidak menggubrisnya.

Bahkan, saat aku berusia sembilan belas tahun, ada seorang anak berandalan yang bersiul menggodaku di pinggir jalan. Haydar langsung menyuruh orang-orang mengusir semua anak berandalan di Kota Kelben malam itu juga.

Kota Kelben pun berturut-turut dinobatkan sebagai kota terbaik selama lima tahun.

Sebenarnya, sejak awal aku tidak percaya dengan deretan komentar-komentar yang muncul itu.

Sebab pada malam pernikahan kami, aku terus memeluknya sampai tubuhnya menjadi dingin dan kaku. Aku bahkan melihat sendiri saat tubuhnya dipaku di dalam peti mati sebelum dimakamkan.

Namun, aku sendiri sudah mengalami kejadian aneh seperti bisa melihat komentar-komentar itu.

Bagaimana kalau ternyata semua yang dikatakan dalam komentar itu benar?

Begitu teringat bahwa selama tiga bulan ini Haydar terus mengawasiku saat aku bersama Gery, tubuhku langsung gemetar ketakutan.

Bahkan angin yang berembus terasa semakin dingin dan mencekam.

“Denisha.”

Sahabatku, Elen Phandita, menatapku dengan sedikit bingung.

“Kamu dan Gery sudah lama bersama. Kamu sendiri pernah bilang kalau kalian berdua sudah saling mengenal luar dalam, bahkan seperti nggak punya rahasia satu sama lain.”

“Bukankah setelah selama ini bersama, wajar kalau kalian menikah? Kamu kenapa?”

Aku baru saja hendak menjawabnya, tetapi tiba-tiba sudut mataku menangkap deretan komentar-komentar yang terus bermunculan di udara.

Seketika, rasa dingin menjalar ke seluruh tubuhku.

[Di depan mantan suamimu sendiri, kamu bilang kamu dan Gery sudah saling mengenal luar dalam dan nggak punya rahasia satu sama lain. Bukankah itu sama saja dengan mengakui kalau kalian sudah sangat dekat?]

[Selama tiga bulan ini, mantan suamimu terus mengikutimu dan sudah banyak ucapan seperti itu yang dia dengar. Kalau kamu sampai menerima lamarannya, itu akan menjadi pemicu terakhir yang membuatnya benar-benar meledak.]

Baru sekarang aku teringat.

Elen memang suka mengatakan hal-hal bernada ambigu seperti ini di hadapanku.

Aku tidak pernah melakukan hal-hal seperti itu.

Namun, selama ini aku selalu mengira itu hanya candaan di antara sahabat. Sekarang, kalau arwah Haydar benar-benar berada di sisiku, berarti dia memang sengaja mengadu domba.

Dia sengaja ingin membuat Haydar berubah dari mencintaiku menjadi membenciku.

“Kapan aku pernah bilang begitu?”

Mungkin ini pertama kalinya aku balik mempertanyakan perkataannya.

Wajah Elen seketika menegang.

“Yang dikatakan Elen juga nggak salah, kok. Toh, cepat atau lambat, kita memang akan sedekat itu.”

Gery tampak bingung sekaligus mulai tidak sabar.

“Sebenarnya kamu hari ini kenapa?”

“Aku mencintaimu dan kamu juga mencintaiku. Kenapa kamu nggak terima lamaranku? Apa kamu nggak mau aku terus menemanimu? Kamu benar-benar tega menolakku?”

Deretan komentar-komentar di udara kembali bermunculan.

[Orang yang sebenarnya dia cintai adalah sahabatmu. Bahkan cincin yang dibelinya pun ukurannya sesuai dengan jari sahabatmu, tapi dia masih saja bersikeras bilang dirinya terlalu gugup sampai salah membeli ukuran.]

[Tiga hari lagi mantan suamimu akan hidup kembali. Pokoknya, jangan percaya sama omongan mereka!]

Aku mengambil cincin dari tangan Gery.

Di tengah komentar-komentar yang terus bermunculan, aku memasangkan cincin itu ke jari manis sahabatku.

Pas sekali. Ukurannya benar-benar tepat.

Gery langsung terlihat panik.

“Ini pertama kalinya aku melamar seseorang. Aku terlalu gugup, jadi salah beli ukuran.”

Bahkan alasannya pun sama persis.

Rasa dingin di hatiku semakin terasa.

Jika komentar-komentar itu ternyata benar dan Haydar benar-benar hidup kembali tiga hari lagi, menerima lamaran Gery berarti bukan hanya harus merelakan warisan dua puluh triliun itu, tetapi juga mempertaruhkan nyawaku sendiri di tangan Haydar yang sudah dibutakan oleh kebencian.

Kalau komentar-komentar itu bilang Haydar akan hidup kembali tiga hari lagi, lebih baik aku tunggu tiga hari dan lihat sendiri apakah itu benar atau tidak.

“Kamu salah paham.”

Aku menatap wajah Gery yang penuh harap, lalu tersenyum tipis.

“Aku cuma menganggapmu sebagai teman.”

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Walang Komento
8 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status