مشاركة

BAB 22: Kebaikan Arga

مؤلف: Angel
last update تاريخ النشر: 2026-08-06 23:57:07
"Kamu tidak akan mengerti, Nadira. Kalau aku milih kamu, bukan cuma kehilangan warisan. Aku juga bakal kehilangan keluargaku, aku pasti akan dibuang sama Papa dan Mama. Dan jika itu terjadi, Papa bisa buat hidup aku menderita. Bahkan untuk mencari pekerjaan saja, Papa pasti akan menutup akses itu."

"Ya kalau gitu biarkan aku yang kerja, Rey. Aku bisa kok kerja buat kebutuhan hidup kita, tapi kenapa kamu tidak pernah bertanya satu hal pun sama aku. Kamu langsung mengucapkan kata itu."

"Aku juga
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Sialan, Aku Dikejar-Kejar Janda!   BAB 28: Tour Kuliner

    Benar saja 28 peserta itu tidak menyerah untuk menyuarakan suaranya, berhasil membuat seluruh para panitia kepusingan.Hingga kedua mata salah satu panitia tertuju ke arah Arga, kemudian dia mendatangi Arga. Dan meminta Arga untuk membereskan ini semua. Arga mengikuti langkah panitia, hingga kini Arga berdiri di hadapan 28 peserta yang tengah demo menyuarakan suara mereka. "Harap untuk tenang semuanya, izinkan saya untuk berbicara mewakili kalian. Bapak dan Ibu sekalian, saran yang saya diberikan tadi itu bertujuan agar para peserta bisa melepaskan penat sejenak sebelum memulai pertandingan yang sesungguhnya. Seperti yang sudah saya pikirkan, para peserta akan tetap diawasi oleh kalian. Tapi para peserta juga bisa bebas untuk menjelajahi dunia kuliner, saling mengobrol, meminta pendapat satu sama lain. Serta bisa juga diadakan sedikit pertandingan kecil, dan tambahkan sedikit hadiah kecil untuk mereka yang menang.""Pertandingan seperti apa yang kamu maksud, Arga?" tanya salah satu

  • Sialan, Aku Dikejar-Kejar Janda!   BAB 27: Saran Arga

    Aruna berhasil mendaftarkan diri untuk mengikuti lomba dance, dia tampak sekali bahagia saat ini. Impianya Aruna sejak kecil memang menjadi seorang dancer, namun keluarganya menginginkan dia menjadi seorang koki. Maka dari itu Aruna disekolahkan di sekolah tata boga. "Makasih ya, Arga. Makasih kamu sudah temenin aku buat daftar lomba dance, itu artinya aku harus latihan dance. Ini mumpung belum sore-sore banget, kamu mau gak kita ke taman temenin aku latihan?""Boleh, saya temani kamu," jawab Arga. Kemudian Aruna kembali menggandeng tangan Arga, keduanya berjalan bersama mencari sebuah taman. Tak lama kemudian, keduanya pun telah berhasil tiba di sebuah taman. Aruna mengeluarkan ponselnya, lalu mencari sebuah lagu yang pas untuk ngedance. Begitu lagu terputar, dengan lenturnya Aruna menggerakkan tubuhnya menjadi sebuah dance. Sementara Arga dia menonton Aruna yang sangat ahli dalam dance, harus diakui gerakan Aruna sangat lentur."Kamu keren, Aruna!" seru Arga, bertepuk tangan.

  • Sialan, Aku Dikejar-Kejar Janda!   BAB 26: Menemani Aruna

    Tidak butuh waktu lama, mobil taksi itu pun akhirnya tiba di tempat tujuan. Arga pun turun dari dalam mobil, tak lama mobil taksi melaju pergi. Kini di hadapan Arga sudah ada gedung apartemen yang mewah, Arga memasuki apartemen tersebut. Sesuai yang dikirim oleh Nadira, Arga berjalan mencari unit di mana Nadira berada saat ini. Arga memencet bel, tidak lama pintu dibukakan oleh Nadira. "Cuma kamu yang tau kan?" tanya Nadira, memastikan jika Arga datang menemuinya sendirian. "Iya cuma aku yang tau, sekarang kamu jelasin apa yang kamu lakukan?""Apa yang perlu aku jelasin, Arga? Semua berita viral di sosial media, memang ulah aku. Karena aku gak suka Rey bahagia sama istri barunya, puas kamu!""Oke, aku percaya kalau emang kamu yang nyebarin ke sosial media. Tapi aku tidak percaya kamu bisa mendapatkan skandal itu, pasti ada orang lain lagi kan dibalik ini semua? Katakan siapa orangnya, Nadira!""Siapa orangnya tidak penting, Ar

  • Sialan, Aku Dikejar-Kejar Janda!   BAB 25:Menemui Nadira

    "Lagi dan lagi perkataan kamu ada benarnya juga, Arga.""Iya kan, bukan urusan kita juga soal skandal mereka. Sebaiknya kamu fokus dengan lomba masak ini, belajar yang rajin tingkatkan lagi skill masaknya.""Iya, Arga. Kamu juga harus rajin belajarnya ya, atau nanti kita belajar bareng. Sebenarnya aku sedikit bosan, kira-kira boleh gak sih kalau kita keluar sebentar?""Coba kamu tanyakan panitia, Aruna. Kalau boleh saya akan menemani kamu jalan-jalan.""Benar ya kamu akan temenin aku jalan-jalan?" tanya Aruna, tersenyum antusias. Arga hanya mengangguk sambil tersenyum, kemudian Aruna berlari untuk menemui panitia apakah boleh berjalan keluar sebentar. Sementara Arga, dia mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Nadira. Berdering, namun tidak kunjung diangkat oleh Nadira. ["Angkat telpon aku, Nadira!"] Arga mengirim chat ke nomor Nadira. ["Apa? Kamu pasti ingin bertanya soal berita yang viral itu kan."] balas

  • Sialan, Aku Dikejar-Kejar Janda!   BAB 24:Skandal Kedua Keluarga

    Sementara di sisi lain, Nadira mulai melancarkan aksi balas dendamnya. Semua rancangannya sudah dimulai, dia mulai membuat akun anonim untuk membuat skandal. Beberapa hari terakhir keluarga Feloz dan keluarga Aditama menjadi perbincangan public, berbagai macam komentar entah itu negatif ataupun positif semuanya memenuhi setiap postingan yang beredar. "Rey, Papa gak mau tau. Kamu harus selesaikan konflik di public ini, Papa tidak ingin reputasi keluarga kita semakin jelek di depan public!" "Iya, Pa. Secepatnya akan Rey selesaikan konflik ini." "Secepatnya ya! Papa tidak ingin beritanya semakin kemana-mana, jangan sampai reputasi kita makin rusak di depan public!" Reynaldi hanya mengangguk, kemudian Hans sang Papa pun melangkah pergi. Tak lama kemudian Cassie datang menghampiri Reynaldi. "Seharusnya kita cerai seminggu yang lalu, Rey. Lihat, kita tidak bercerai saja reputasi keluarga aku ikutan tercemar di public. Mending kamu urus deh mantan kamu itu, jangan kira aku bodoh ya.

  • Sialan, Aku Dikejar-Kejar Janda!   BAB 23: Berhasil Masuk Top 30

    "Cassie, ini semua bisa kita bicarakan baik-baik. Setelah menikah dengan kamu, aku tidak pernah macam-macam lagi." "Sudah aku katakan, aku paling benci milikku pernah disentuh orang lain. Jadi sebaiknya kita bercerai saja, kamu tenang saja aku akan bilang sama Papa untuk tetap investasi di perusahaan keluarga kamu." "Cassie, please percaya sama aku. Kasih aku kesempatan ya? Itu semua hanya masa lalu aku." Reynaldi meraih tangan Cassie, memohon. Cassie menepis tangan Reynaldi dari tangannya, kemudian dia hendak pergi. Namun, tangannya itu kembali ditahan oleh Reynaldi. "Cassie, tolong. Setidaknya biarkan pernikahan ini bertahan sedikit lama, kalau langsung cerai kedua orang tua kita akan bertanya-tanya." "Masalah kedua orang tua kita, aku bisa jelaskan yang sebenarnya kan? Papa aku juga pasti ngerti kalau dia tau semuanya." "Tapi keluargaku tidak akan pernah ngerti, Cassie. Tolong bertahan sedikit lebih lama, kita belum ada satu bulan menikah masa iya sudah mau cerai. Tolong, C

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status