Share

Pekerjaan Baru

Tricia berdiri mematung di depan pintu sebuah rumah toko. Tricia tidak menyangka jika gedung yang baru saja selesai dibangun inilah yang meneleponnya kemarin.

Tepat seperti yang Peter katakan padanya, satu hari setelah Tricia mengirimkan surat lamaran ke alamat e-mail yang Peter berikan, ia pun mendapatkan kabar melalui telepon dan memintanya datang ke alamat ini.

Tricia mendekap erat tas yang ia bawa. Ada banyak keraguan dalam hatinya. Jika perusahaan yang telah lama berdiri di kota kecil ini saja selalu menolaknya, apa mungkin perusahaan yang baru ini bisa menerimanya?

“Apa aku pulang saja, ya?” ujar Tricia pada dirinya sendiri.

“Nona Tricia?” tanya seorang laki laki tua sambil membukakan pintu untuk Tricia.

Tricia memberikan senyuman kaku sebagai jawaban.

“Masuklah. Kami sudah menunggumu sejak tadi.”

Pada akhirnya, Tricia melangkah ke dalam kantor itu. Mendengar bahwa ia telah ditunggu sudah cukup membuatnya penasaran.

“Duduklah dulu, Nona. Aku akan membuatkan secangkir kopi untu
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status