Compartir

Bab 83 Cemburu?

Autor: Secret juju
last update Fecha de publicación: 2026-01-28 21:40:14

“Kau akan membantuku, kan?” ucap Stella pelan, nyaris berbisik, tapi cukup tajam untuk menusuk.

Winter diam. Tatapannya terkunci pada pantulan wajah Stella di cermin. Senyum itu masih tenang, ramah, nyaris bersahabat. Namun di baliknya, Winter melihat sesuatu yang lain. Kesabaran yang berbahaya. Keyakinan bahwa ia sedang memegang kendali.

Rahang Winter mengeras. Otot di pelipisnya menegang, tanda kecil yang jarang ia sadari, tapi selalu muncul saat ia terpojok.

Ia tidak langsung menjawab. Di ke
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 110 Merindukanmu

    Waktu berjalan lebih cepat dari yang Winter kira.Musim berganti, tahun berganti, dan kehidupan Winter perlahan bergerak ke arah yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ia benar-benar meninggalkan dunia hiburan.Kini Winter tinggal di Paris. Siang harinya ia bekerja sebagai asisten desainer di sebuah studio mode yang diperkenalkan Natasha. Setelah jam kerja berakhir, ia kembali menjadi mahasiswi, melanjutkan pendidikan desain yang dulu terpaksa ia tinggalkan.Mimpi masa remaja yang pernah ia kubur dalam-dalam demi membantu keluarganya akhirnya perlahan ia hidupkan kembali.Hari-harinya sibuk. Ada hari ketika ia harus berangkat sebelum matahari terbit dan pulang saat langit sudah gelap. Belajar, bekerja, mengerjakan tugas, menghadiri presentasi, dan sesekali begadang demi menyelesaikan desain yang harus dikumpulkan keesokan harinya.Melelahkan, tetapi Winter menyukainya. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, hidupnya terasa sederhana.Siang itu Winter duduk bersama Natasha di s

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 109 Surat Cerai

    Selama ini ia selalu menganggap melindungi seseorang berarti menanggung semuanya sendirian. Winter membuka map coklat yang sejak tadi ia bawa. Mengeluarkan lembar dokumen dari dalamnya, lalu meletakkannya di atas meja di antara mereka.Surat perceraian."Aku sudah menandatanganinya," ucap Winter. Suaranya terdengar tenang, "Kau hanya perlu menandatangani bagianmu."Tatapan Greyson turun ke dokumen itu. Ia tidak langsung menyentuhnya.Winter melanjutkan sebelum keberaniannya runtuh."Semuanya sudah selesai, Greyson." Ia menarik napas pendek. "Pernikahan ini terjadi karena aku membutuhkannya. Untuk melindungi diriku dan mempertahankan karirku."Ia mengangkat pandangan, berusaha menatap Greyson tanpa ragu."Sekarang aku tidak membutuhkannya lagi. Jadi tidak ada alasan untuk melanjutkan pernikahan ini."Greyson masih berdiri di tempatnya. Tatapannya tidak lagi tertuju pada surat perceraian, melainkan pada Winter. Berusaha menemukan sesuatu yang selama ini luput ia lihat."Winter..." Suar

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 108 Keputusan Sepihak

    Beberapa wartawan langsung bergerak. Kilatan kamera kembali memenuhi ruangan.Winter menundukkan pandangannya sejenak sebelum melanjutkan."Saya meminta maaf karena selama ini memilih menyembunyikan fakta tersebut dari publik."Jemarinya saling menggenggam semakin erat."Saya juga meminta maaf kepada pihak agensi, rekan kerja, penggemar, dan semua pihak yang merasa kecewa."Ia berhenti beberapa detik."Ada satu hal yang ingin saya tegaskan.""Greyson tidak melakukan kesalahan apa pun."Ruangan kembali riuh."Keputusan yang kami ambil saat itu terjadi karena dorongan dari saya. Jika ada pihak yang harus disalahkan atas situasi ini, maka orang tersebut adalah saya."Beberapa wartawan saling bertukar pandang.Winter menelan ludah sebelum melanjutkan."Saya tahu banyak spekulasi yang beredar. Tentang karir saya. Tentang proyek-proyek yang mempertemukan saya dengan Greyson. Tentang tuduhan bahwa saya memanfaatkan kedekatan kami demi mendapatkan keuntungan."Ada jeda singkat."Saya tidak bi

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 107 Anak Emas

    Winter dan Greyson sudah berada di ruang kerja Pak Han.Winter duduk tegak di kursinya dengan kedua tangan bertaut di atas pangkuan. Sementara di sampingnya, Greyson terlihat jauh lebih tenang. Ia bersandar ringan di kursi, seolah rapat pagi ini hanyalah pertemuan biasa.Pak Han yang semula duduk di balik meja kerjanya perlahan berdiri. Ia berjalan mengitari meja sebelum berhenti tepat di depan mereka."Bisa jelaskan kenapa rumor seperti ini bisa muncul?" tanyanya."Itu bukan rumor," jawab Greyson.Winter refleks menoleh ke arahnya.Greyson menatap Pak Han tanpa menghindari kontak mata sedikit pun."Itu fakta."Pak Han mengusap wajahnya perlahan."Yang mana?" tanyanya. "Tentang pernikahan kalian?"Greyson tidak menjawab. Namun diamnya sudah cukup menjadi jawaban."Greyson..." Ia menggeleng pelan. "Bagaimana kau bisa menyembunyikan fakta sebesar ini dariku?" Nada suaranya meninggi."Bagaimana kau bisa mengambil keputusan sebesar itu tanpa membicarakannya denganku terlebih dahulu?""Aku

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 106 Dering Ponsel

    "Winter, bangun. Kau harus lihat ini."Suara Serena terdengar tergesa-gesa. Ia mengguncang pelan bahu Winter yang masih terlelap di atas ranjang.Winter mengerang pelan, menarik selimut hingga menutupi wajahnya. "Serena, masih pagi.""Baca ini dulu."Tanpa memberi kesempatan Winter kembali tidur, Serena menyodorkan tablet ke depan wajahnya.Dengan mata yang masih setengah terbuka, Winter menerima tablet itu. Kantuknya lenyap seketika. Matanya membelalak. Ia langsung terduduk.Di layar terpampang foto dirinya bersama Greyson saat keluar dari rumah sakit jiwa beberapa hari lalu."Greyson Hale Diam-diam Menikah?"Headline itu memenuhi halaman utama portal berita.Winter menggeser layar dengan cepat.Satu berita disusul berita lain.Foto-foto mereka di rumah sakit jiwa menjadi bahan spekulasi. Tidak berhenti sampai di sana, identitas mereka sebagai pasangan suami istri juga ikut terbongkar. Entah bagaimana, media berhasil menemukan data yang mencantumkan nama Greyson dan Winter dalam penc

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 105 Skandal di Pagi Hari

    Beberapa hari kemudian, Greyson dan Winter kembali mengunjungi Sandra di rumah sakit jiwa.Kali ini mereka tidak berada di dalam ruang perawatan, melainkan di taman rumah sakit. Udara sore terasa sejuk. Beberapa pasien berjalan santai bersama perawat, sementara yang lain duduk menikmati sinar matahari di bangku-bangku taman. Suasananya tenang, jauh dari kesan menyeramkan yang sering dibayangkan orang tentang rumah sakit jiwa.Sandra duduk di bangku panjang dengan boneka capybara yang kini hanya dipangkunya, tidak lagi dipeluk erat seperti sebelumnya. Di sisi kanannya duduk Greyson, sedangkan Winter berada di sisi kirinya.Tidak banyak percakapan di antara mereka. Keheningan yang tercipta justru terasa lebih nyaman dibanding kunjungan-kunjungan sebelumnya.Perubahan Sandra memang belum besar, tetapi cukup terlihat. Tatapannya tidak lagi terus-menerus kosong. Sesekali ia memperhatikan orang-orang yang berlalu di hadapannya, lalu mengalihkan pandangan ke pepohonan yang bergoyang pelan te

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 85 Apa yang akan ia lakukan?

    Greyson mengangkat tubuh Winter ke dalam gendongannya. Kaki Winter refleks melingkar di pinggangnya. Di ruang sempit itu, tubuh mereka saling menempel. Greyson menurunkan wajahnya ke sisi leher Winter, menciumnya singkat namun meninggalkan jejak, lalu mengubur napasnya di sana. Sentuhan itu tidak m

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 81 Kebenaran yang Tidak Bisa di Ucapkan

    Greyson kembali ke apartemen masih dengan mantel melekat di tubuhnya. Begitu pintu tertutup, aroma kuah instan menyambutnya lebih dulu.Di ruang tengah, Winter duduk bersila di sofa, semangkuk ramen di tangannya. Televisi menyala, menampilkan film dari Netflix yang entah sudah berapa lama ia tonton

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 79 Yang Kembali di Pertaruhkan

    Sikap Winter yang terlalu tenang justru membuat Stella muak. Tenang yang bukan karena tidak terluka, melainkan karena ia menolak memberi kepuasan. Seolah semua yang Stella lakukan sejauh ini gagal menggoyahkan perempuan itu sepenuhnya.Mereka masih berada di ruang make up, duduk berdampingan di dep

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 73 Terlalu Jelas

    Winter menarik napas panjang, menatap jalanan yang lurus di depannya. Hari ini, ia tidak berniat menunda.Ia akan mengembalikan mobil Zain. Sekali saja, jelas, tanpa drama.Mobil meluncur tenang di jalanan kota. Setiap detik yang berlalu membuat detak jantung Winter sedikit lebih cepat. Bukan karen

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status