Beranda / Romansa / Skandal Terlarang Bersama Mertuaku / Bab 148: Amarah Sang Papa 

Share

Bab 148: Amarah Sang Papa 

Penulis: NACL
last update Terakhir Diperbarui: 2025-10-19 09:59:11
​“Tolong berhenti!” Suara itu datang dari arah pintu utama yang terbuka lebar. Semua memandang ke arahnya, yang berdiri dengan gemetar dan tangan mengepal di samping tubuhnya. Bukan untuk menyerang siapa pun, melainkan karena ia nekat masuk ke rumah ini tanpa diminta—demi Dirga. Hanya ingin tahu apakah kekasihnya itu baik-baik saja.

​“Laras?” Dirga perlahan berdiri, mencoba tetap tegak. Napasnya pun tersengal-sengal, karena merasa malu dilihat dalam keadaan babak belur seperti ini. Bukan tak berdaya, tetapi ia tidak ingin membalas pukulan sang ayah. Ia menerima … bahwa dirinya memang salah.

​Sedangkan Raina memelotot melihat Laras yang jauh lebih muda darinya, begitu berani memasuki area terlarang—yang hanya boleh dimasuki olehnya sebagai mantan Nyonya Dirgantara.

​Dirga gegas menghampiri Laras yang berjalan pelan. Mata hitam janda muda itu melirik setiap orang dalam ruang ini, termasuk wanita asing yang tadi ia lihat di parkiran. Pria itu mengulurkan tangan kanannya.

​“Laras, pega
NACL

Ada komentar kah untuk Bab ini? Tolong ulas bintang 5 juga ya teman teman, vote gems-nya Jangan lupa. terima kasih banyak banyak ^^

| 32
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (9)
goodnovel comment avatar
Sutini tin
raina cuma mantan sebel layaknya berkuasa, lama tdk membaca kelanjutan cerita ini karena takut Laras dan Dirga kena masalah trs , kpn mereka bahagia
goodnovel comment avatar
NACL
mantan yg tidak tau diri ><
goodnovel comment avatar
NACL
ibuny lebih gak tau diuntung Kak
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 397 Dinda Dapat Hoki

    “Tante, besok traktir lagi, ya. Ini enak. Apa semua daun enak dibumbu kacang gini juga?” celoteh Laksa, usai menghabiskan dua porsi lotek yang dibelikan Dinda.“Iya, iya, besok Tante traktir lagi. Selama masih murah, aman di kantong, deh,” jawab Dinda sambil menatap Leksa yang begitu lahap. “Kamu pelan-pelan makannya! Untung Papi kalian banyak uang, kalau nggak bisa bangkrut punya dua anak modelan kayak gini, hih.”Dinda bergidik dan mengusap tengkuknya, sedangkan Leksa sedang menikmati nasi lemak karena baginya satu porsi lotek hanya menggelitik lambung.Leksa menoleh ke arah Dinda dengan mulut yang belepotan bumbu kacang dan santan nasi lemak. Dinda yang gemas langsung telaten mengelap bibir keponakannya itu dengan tisu."Putra mahkota ini lucu banget, sih, kayak masih bayi tahu nggak," canda Dinda sambil mencubit pipi Leksa gemas.Bocah itu memajukan bibirnya, Leksa merasa harga dirinya anak ganteng jatuh. Ia ingin mengomel, tetapi perutnya masih lapar, lalu kembali fokus menghabis

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 396 Dihibur Si Kembar

    Pagi ini, Dinda dan Randy sudah ada di ruangan obgyn. Sejak pengakuan wanita itu, Randy menjadi lebih peka dan ia terus memegangi tangan istrinya yang tengah menjalani pemeriksaan USG transvaginal."Pasti berhasil, Sayang," bisik Randy memberi kekuatan.Dokter Devi menggeser kursor pada layar monitor, menunjukkan bulatan-bulatan hitam yang cukup banyak."Hasilnya bagus sekali. Sel telurnya banyak yang sudah matang dan ukurannya ideal. Kita akan lakukan tindakan pengambilan sel telur nanti malam," jelas Dokter Devi.Penjelasannya itu, bagai bibit-bibit bunga pembawa harapan baru di taman Randy dan Dinda.Randy pun tersenyum lebar. Ia tidak kuasa menahan rasa haru. Saking senang ia sampai melontarkan pertanyaan beruntun, "Beneran bagus dok hasilnya? Maksud saya, peluangnya besar ‘kan? Tapi istri saya tetap aman, Dok?""Iya, bagus sekali. Tapi Pak Randy, tolong ingatkan Dokter Dinda untuk tetap tenang. Manajemen stres itu kunci utama. Jangan sampai pikiran yang terlalu berat memengaruhi

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 395 Saya Takut Kamu Nikah Lagi

    Sudah dua belas hari Dinda menerima obat guna meningkatkan kualitas dan kuantitas sel telurnya. Ini adalah hari terakhir. Namun, ini adalah akhir pekan.Beruntunglah ia bisa libur, tetapi tidak bisa menolak acara kumpul keluarga di rumah Laras. Di halaman rumah luas nan asri itu, tingkah si kembar asyik dengan dunia imajinasi.Laksa dan Leksa tampak gagah mengenakan jubah kecil ala Sherlock Holmes lengkap dengan topi yang dibelikan Dirga. Mereka dalam menyelidiki hilangnya stoples camilan tadi pagi.Laksa berjongkok di dekat semak, menyodorkan lensa cembungnya ke arah seekor serangga hijau."Kupu-kupu, apa kamu melihat ada orang asing yang masuk rumah ini?" tanya Laksa, jangan lupakan wajahnya yang berlagak serius.Leksa yang sedang memeriksa rumput langsung menoleh dan berkacak pinggang. "Hey Laksa! Dia itu belalang, belalang sembah, bukan kupu-kupu!"Tidak mau kalah, Laksa mendongak pada kembarannya. "Iya, ini belalang, namanya kupu-kupu, Leksa!""Nggak ada sejarahnya! Ini belalang

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 394 Dinda Disuntik Terus

    Bukannya langsung menjawab, Randy malah memandangi Dinda cukup lama. Pria itu lantas memeluk istrinya lebih erat."Mas?" panggil Dinda di balik dada Randy. Namun, Randy tetap diam.Pria itu bukannya diam tanpa alasan, kepalanya sedang berpikir keras. Baginya, kehadiran seorang anak itu anugerah, bukan keharusan yang dikejar sampai mengorbankan ketenangan batin. Randy … takut, jika mereka terlalu terobsesi, Dinda akan kehilangan jati dirinya sendiri."Mas Randy ... nggak mau ya?" tanya Dinda lagi, suaranya terdengar makin parau.Randy bergeming, hingga merasakan kemejanya basah. Ternyata tangisan Dinda makin lama makin deras hingga tubuh wanita itu bergetar.Melihat tangis sang istri yang begitu memilukan, hati Randy seperti diremas-remas.Sakit sekali.Randy melepaskan pelukannya, lalu menangkup pipi Dinda. Ibu jarinya mengusap air mata yang terus mengalir di pipi istrinya."Sayang, dengarkan saya. Sebenarnya saya nggak masalah kapan pun kita diberi anak. Mau sekarang, tahun depan, at

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 393

    "Mami! Papi!" Dua suara itu bersahutan.Laksa dan Leksa berhambur keluar dari pintu depan. Mereka menubruk kaki Laras dan Dirga yang baru saja turun dari mobil.Sore ini, Laras dan Dirga memang sengaja pulang dari rumah sakit satu jam lebih awal. Meskipun lelah, tetapi tidak menyurutkan keinginan untuk berkumpul di rumah sederhana milik Raymond. Laras rindu pada papinya itu.Laras berjongkok, menghirup aroma sabun bayi yang menyertuak dari leher kedua putranya."Wah, udah rapi dan harum sekali jagoan Mami," puji Laras sambil mengusap pipi mereka yang kenyal, bersih dan merona.Ia kemudian menatap istri Raymond dengan perasaan tidak enak. "Terima kasih banyak, ya, Bu. Maaf kalau Laksa dan Leksa selalu bikin repot di sini."Istri Raymond mengibaskan tangan sambil tertawa kecil, wajah wanita tambun itu tampak segar dan berseri-seri."Repot apa, Ras? Mereka itu pintar sekali, udah mandiri. Makan sendiri, mandi pun udah bisa sendiri, sama sekali nggak merepotkan," jawabnya wanita itu, mene

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 392 Keberanian

    Dua bocah itu berjalan sambil merengut, kaki mereka sengaja dihentak-hentakkan ke lantai marmer. Kali ini mereka sangat kompak berbagi kekecewaan, bahkan Leksa berlagak menjadi kakak yang dewasa dengan merangkul bahu adik kembarnya. Mereka saling menguatkan karena rencana ke desa gagal total."Terus kita liburan di mana? Sekolah nanti ‘kan libur lama," tanya Leksa sambil menatap lurus ke depan dengan wajah ditekuk.Laksa terdiam sesaat, lalu memutar bola matanya mencari ide lain. "Di rumah Opa? Atau rumah Kakek Raymond?"Leksa langsung menggeleng kuat-kuat. "Nggak seru! Di sana cuma duduk-duduk doang, nggak bisa main air sepuasnya kayak di rumah Abah."Dirga yang sedari tadi berdiri sembari merapikan jam tangaan, hanya tersenyum melihat pemandangan itu. Dua bocah itu sudah memikirkan rencana liburan sekolah dengan sangat serius, padahal waktu libur masih sangat lama.“Kalian mirip Mami kalau merajuk,” gumam Dirga.Dirga pun melangkah, sengaja mengeraskan langkah sepatu agar kedua anak

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status