Share

Bab 9

Auteur: Citra Sari
Bi Santi tak sempat lagi memedulikan Verzio yang tengah menangis. Dia buru-buru memperhatikan ekspresi Shanaya. "Nyonya Shanaya, Anda tidak apa-apa, 'kan? Sekarang tren di internet memang kacau. Bisa jadi foto-foto itu cuma hasil rekayasa. Apa pun yang terjadi, sebaiknya tunggu Adrian pulang dulu. Tanyakan langsung padanya sebelum membuat keputusan."

"Hmm."

Shanaya pun membuka mangkuk sarang burung, menunduk dan mulai meminumnya perlahan.

Asli atau palsu, semalam dia sudah melihatnya sendiri.

Ta
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 653

    Jelas-jelas setiap hari menantikan untuk bertemu Winona, tetapi begitu Winona datang, malah menangis seperti ini.Nadira meremas dadanya, masih merasa sesak, dan bukannya menjawab, dia hanya bertanya, "Apa ayahmu ada di rumah utama hari ini?"Elvano berkata, "Dia pergi ke lapangan bola."Tuan Haryo khawatir Zafran kembali khilaf, jadi di rumah utama sudah disiagakan orang yang melaporkan setiap perkembangan.Pagi-pagi sekali, begitu Zafran keluar rumah, tak lama kemudian ada orang yang mengabarkan pergerakannya pada Elvano.Zafran adalah orang yang cukup disiplin. Dulu, di luar jam kerja, dia selalu punya kebiasaan berolahraga, apalagi sekarang setelah pensiun lebih awal."Dia memang bisa bersantai."Nadira mengepal tangan, lalu mengembuskan napas panjang. "Nanti kalau Kakek pulang dan menanyakan Shanaya, katakan saja gadis kecil itu tumbuh dewasa sendirian selama bertahun-tahun, sudah terbiasa menahan diri, dan setelah tahu kebenarannya, dia tak menyalahkan siapa pun. Malah, dia sempa

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 652

    Sudah ada pacar malah lupa pada sahabat.Namun, Rivaldi juga tidak kaget Lucien akan mengkhianatinya sedemikian tuntas.Dia tahu Shanaya dan Delara memiliki hubungan yang baik, lalu menyingkirkan sikap santainya yang biasanya acuh, memilih kata-kata dengan hati-hati. "Tenang saja, kali ini Kak Aurelia dan keluarga tidak akan ikut campur."Dia mengira Shanaya khawatir kalau Keluarga Wirantara akan membuat Delara malu lagi.Shanaya mengerutkan kening. "Maksudku, apa pun keputusan Delara, baik dia memilih untuk kembali bersamamu atau tidak, atau bagaimana hubungan kalian nanti setelah itu, keputusanmu untuk mengundurkan diri, itu bukan salahnya.""Kak Rivaldi, ini adalah keputusanmu sendiri, tidak ada hubungannya dengan Delara."Suara gadis itu tidak keras, tetapi jelas dan tegas, membuat Rivaldi tertegun.Dia bukan orang pertama yang mengatakan hal ini pada Rivaldi, tetapi kali ini Rivaldi mendengarnya dengan senang hati, lalu tersenyum tipis. "Baik, terima kasih sudah peduli pada urusan

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 651

    Di dalam ruangan, setelah Shanaya melakukan akupunktur, dia duduk di kursi di samping seperti biasanya.Dia menutup tirai, sinar matahari tak bisa masuk, tetapi entah kenapa, dia tetap merasa hangat, nyaman, dan tenang.Saat menundukkan pandangan, dia bertemu dengan tatapan lembut tetapi tegas dari Nadira, dan sepertinya dia menemukan alasannya.Saat itu hanya ada mereka berdua. Nadira, tak ingin ada jarak di antara mereka, dengan lembut berkata, "Kalau merasa tidak nyaman di hati, katakan saja. Nanti ketika Kakek pulang, biar beliau menghukumnya dengan tegas."Dia yang dimaksud tentu merujuk pada Zafran.Tuan Haryo membawa Nyonya Mariani untuk menjenguk sahabat lamanya yang sekarat, jadi mereka baru bisa sampai di rumah nanti."Mengenai merasa tidak nyaman .…"Shanaya berpikir sejenak, lalu tersenyum dan jujur berkata, "Pasti ada sedikit, tapi sudah terlihat Tuan Haryo sangat tegas dan tidak memihak."Langsung menarik kembali semua jabatan.Bagi Zafran, apa bedanya dengan mencabut sem

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 650

    Sekujur tubuh Shanaya menegang, tiba-tiba merasa sedikit tak tahu harus berbuat apa.Nadira juga tidak berniat menyembunyikan apa pun, hanya saja masih memikirkan bagaimana cara memberitahukannya kepada Shanaya.Sama sekali tak menyangka Rivaldi akan langsung berbicara terus terang seperti itu. Dia pun segera menggenggam tangan Shanaya dan menjelaskan, "Shanaya, kami semua tidak mengetahui soal ini. Kakek juga sudah mencopot semua jabatannya dan menyuruh orang mengantarnya kembali ke Kota Selatanaya."Shanaya merasakan kehangatan telapak tangan Nadira. Terlihat jelas bahwa Nadira benar-benar tulus menjelaskan padanya, sama sekali tidak ada niat asal-asalan, sehingga sedikit rasa tidak enak di hatinya pun segera menghilang.Lagi pula, dia dan Zafran juga tidak akrab. Wajar saja jika Zafran lebih memihak pada putri yang telah dia besarkan selama bertahun-tahun.Tanpa sadar Shanaya tersenyum. Untuk mencairkan suasana, meski tidak sepenuhnya tulus, dia ikut membela Zafran, "Pak Zafran dan

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 649

    Rony dan yang lainnya.Saat Shanaya mendengar perkataan itu, dia belum terlalu memikirkannya. Baru setelah berganti pakaian dan turun ke bawah, dia menyadari bahwa yang dimaksud memang benar-benar mereka.Selain Rony dan Arkan, masih ada lima pengawal lagi.Benar-benar terlihat seperti formasi yang sudah bersiap siaga dengan penuh kewaspadaan.Dalam perjalanan menuju Vila Brisa Alam, Shanaya tak bisa menahan diri untuk mengirim pesan kepada Lucien. [Apa ini untuk berjaga-jaga terhadap Felix?]Namun, samar-samar dia merasa ada yang tidak beres.Baru beberapa hari sejak kejadian itu berlalu, rasanya kecil kemungkinan Felix akan secepat itu bangkit dan kembali lagi.Detik berikutnya, jendela percakapan WhatsApp memunculkan pesan baru yang menjawab kebingungannya. [Jaga-jaga terhadap Helsa.][Seseorang menguruskan pembebasan dengan jaminan untuknya, dan dia memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri.]Shanaya tanpa sadar mengepalkan telapak tangannya, mengira bahwa itu pasti bantuan

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 648

    Setelah mendapat jawaban yang pasti, Shanaya menarik tangannya dan berjalan cepat menuruni tangga."Kalau begitu kita pergi membuat manusia salju saja. Nanti kalau sudah gelap, kamu pasti tidak akan membiarkanku pergi lagi."Di halaman, salju lebat sebesar bulu angsa masih turun tanpa henti. Namun, Lucien sudah membekalinya dengan perlengkapan lengkap dari ujung kepala sampai kaki, jadi tidak terasa terlalu dingin.Shanaya sudah sangat berpengalaman membuat manusia salju. Tak lama kemudian, bentuk dasarnya pun mulai terlihat.Dia menoleh ke arah Lucien yang sedang membantunya mengangkut bola-bola salju dan berkata, "Tolong potongkan sedikit wortel untukku."Mana mungkin Lucien menolak. "Pelan-pelan saja, hati-hati licin."Meski sudah mengingatkannya, dia tetap tidak tenang. Dia pun memanggil pelayan untuk datang menjaga dan mengawasi Shanaya.Shanaya dengan sungguh-sungguh membentuk kepala bulat untuk manusia salju itu. Saat dari sudut matanya dia melihat sosok pria melintas di ruang t

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 21

    Wajah Bi Santi tampak canggung sejenak, tetapi akhirnya tetap berkata jujur, "Tidak ada, Tuan Muda belum pulang sama sekali beberapa hari ini."Sambil bicara, dia masih sempat membela Adrian. "Dia memang selalu sibuk, jangan berpikiran yang aneh-aneh."Shanaya mengangguk. "Baik, tenang saja."Dia me

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 14

    Shanaya sama sekali tidak berniat memikirkan bagaimana mereka bertiga merayakan hari libur.Usai makan malam, dia jongkok di halaman, membentuk boneka Santa Claus untuk dirinya sendiri. Kedua tangannya membeku sampai memerah, barulah dia masuk kamar untuk berendam air hangat.Mungkin karena Bi Santi

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 37

    Peralihan musim kemarau dan musim hujan adalah masa rawan penyakit. Shanaya duduk untuk praktik selama tiga hari berturut-turut, baru setelah itu jumlah pasien tambahan mulai berkurang."Dokter Shanaya, terima kasih, ya. Setiap kali aku minta nomor tambahan, kamu selalu setuju."Sore ini dia tidak p

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 19

    Beberapa tahun berlalu, pria itu telah banyak berubah.Wajahnya tegas dengan garis-garis tajam yang dingin, posturnya tinggi tegap, mengenakan setelan jas hitam yang dijahit khusus, di pergelangan tangannya tergantung gelang kayu. Seluruh tubuhnya memancarkan aura dingin dan jauh, membuat orang engg

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status