Share

Disruduk

last update publish date: 2025-10-24 23:24:03

Hari itu, hujan deras mengguyur kota sejak sore. Listrik sempat padam, apartemen gelap gulita. Edgar yang baru pulang kerja menggigil basah kuyup, sementara Marni di dalam sudah sibuk menjerit karena petir.

“ED! Aku takut petir! Gede banget suaranya!”

“Ya sabar! Aku juga lagi kehujanan di luar!” Edgar membuka pintu dengan susah payah, air masih menetes dari rambutnya.

Di dalam kamar Edgar, suasana berantakan Lilin menyala setengah miring, bantal berserakan, dan Marni bersembunyi di bawa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Suami Perkasa   Pagi Yang Tak Terlupakan

    Edgar tidak langsung tidur malam itu, hatinya terlalu hancur. Lampu kamar sudah redup, suasana tenang, tapi matanya tetap terbuka. Ia menatap langit-langit tanpa benar-benar melihat apa-apa. Pikirannya perlahan ditarik kembali… ke satu pagi yang tidak pernah benar-benar pergi dari hidupnya. Pagi itu seharusnya biasa. Mariana baru pulang dari dinas. Wajahnya lelah, tubuhnya jelas belum pulih dari perjalanan. Tapi begitu sampai rumah, yang pertama ia cari tetap Lucy. Edgar masih ingat bagaimana Mariana langsung duduk di tempat tidur, memeluk bayi kecil itu dengan hati-hati, seolah rindu yang ia tahan selama ini tidak bisa ditunda lagi. “Udah kangen banget…” gumam Mariana pelan waktu itu, sambil menyusui Lucy. Edgar sempat memperhatikan mereka beberapa detik. Ada rasa hangat… tapi entah kenapa hari itu Edgar merasa tak tenang. “Kamu istirahat dulu, Mar. Kamu masih capek,” katanya. Mariana menggeleng pelan. “Nanti… habis ini.” Lucy menyusu dengan tenang. Perlahan. Hangat

  • Suami Perkasa   Harga Diri

    Namun ibu Edgar belum selesai.Saat Edgar hendak melangkah keluar dari ruangan itu, suara ibunya kembali terdengar dari belakang."Kau pikir setelah semua ini Ibu akan diam saja?"Langkah Edgar terhenti.Ia memejamkan mata sejenak sebelum akhirnya berbalik.Wajah ibunya sudah berubah. Tidak ada lagi ketenangan yang sejak tadi dipaksakan. Yang tersisa hanya kemarahan dan kekecewaan yang telah menumpuk terlalu lama.Wanita itu berdiri dari kursinya."Aku sudah mencari tahu semuanya."Tatapan Edgar langsung mengeras."Ibu tidak tahu apa pun.""Oh, Ibu tahu lebih banyak daripada yang kau kira."Suara wanita itu terdengar tajam."Ibu tahu tentang Max."Nama itu membuat ruangan mendadak terasa lebih dingin."Aku juga tahu kalau Mariana pernah tinggal serumah dengan laki-laki itu,kumpul kebo bertahun tahun.""Ibu.""Dan ibu juga tahu tentang Edward."Napas Edgar mulai terasa berat."Kau pikir semua orang buta?""Kau pikir tidak ada yang melihat bagaimana mereka begitu dekat?""Ibu sedang m

  • Suami Perkasa   Dulu Mariana Masi Virgin?

    Beberapa hari setelah kunjungan itu, kehidupan kembali berjalan seperti biasa. Setidaknya bagi Mariana. Ia sama sekali tidak tahu bahwa di tempat lain, seseorang sedang memikirkan hal yang sama berulang kali. Lucy. Wajah Lucy. Setiap kali ibu Edgar mengingat anak itu, pikirannya selalu kembali pada satu kesimpulan yang membuatnya gelisah. Tidak mirip. Sama sekali tidak mirip Edgar. Bukan hanya matanya. Bukan hanya bentuk hidungnya. Bahkan senyum kecil yang sering muncul di wajah Lucy terasa asing di matanya. Awalnya ia berusaha mengabaikan pikiran itu. Anak-anak memang sering berubah seiring bertambah usia. Banyak bayi yang baru terlihat mirip orang tuanya setelah besar. Tapi semakin ia mencoba mengabaikannya, semakin besar rasa curiga yang tumbuh di dalam hati. Sampai akhirnya rasa curiga itu berubah menjadi obsesi. Diam-diam ia mulai memperhatikan setiap foto Lucy yang diunggah Mariana. Membandingkannya dengan foto masa kecil Edgar. Mencari-cari kemiripan yang tak p

  • Suami Perkasa   Cucu Kesayangan

    Beberapa bulan kemudian setelah semuanya kembali tampak tenang, Mariana ikut Edgar berkunjung ke rumah orang tuanya. Kali ini mereka tidak datang berdua. Lucy, putri Mariana yang baru berusia satu tahun lebih, ikut bersama mereka. Karena perjalanan cukup jauh dan Mariana tahu ia akan sulit mengurus Lucy sendirian, ia juga mengajak Nadia, babysitter yang sudah membantu merawat putrinya dari lucy lahir Sepanjang perjalanan, Lucy duduk di kursi mobil khusus anak sambil memeluk boneka kelinci kesayangannya. Sesekali gadis kecil itu tertawa sendiri, mengoceh dengan bahasa bayi yang belum jelas, membuat Nadia tersenyum geli. Mariana beberapa kali menoleh ke belakang. Melihat putrinya selalu berhasil membuat hatinya lebih tenang. Edgar menyetir seperti biasa. Tenang. Diam. Sesekali menjawab pertanyaan Mariana seperlunya. Ketika mobil akhirnya memasuki halaman rumah orang tua Edgar, Mariana mengembuskan napas panjang. Rumah itu masih sama seperti yang selalu ia kenal. Pagar putih. T

  • Suami Perkasa   Edgar Aku Mencintaimu

    Malam itu terasa lebih hangat dari biasanya. Di dalam kamar, tawa kecil terdengar—ringan, lepas, seperti sesuatu yang sempat hilang kini kembali. Mariana mendorong bahu Edgar pelan. “Kamu ini…” Edgar mendekat sedikit, menatapnya dengan senyum tipis. “kali ini aku pengen kamu yang ada diatas..!” Mariana memutar mata, tapi tidak menjauh. Jarak di antara mereka menyempit tanpa perlu banyak kata. Sentuhan kecil berubah menjadi lebih lama. Lebih dalam. Tawa perlahan mereda, digantikan suara napas dan desahan yang mulai tak beraturan. Suasana kamar menghangat, dipenuhi kedekatan yang lama tertunda. Di luar kamar— Langkah Nadia terhenti. Ia baru saja memastikan Lucy sudah tidur. Namun saat melewati pintu itu, suara samar dari dalam membuatnya diam. Sunyi. Lalu terdengar lagi. Nadia menatap pintu tertutup itu tanpa berkedip. Tangannya mengepal pelan. Ia tidak perlu mendekat untuk mengerti. Rahangnya mengeras, napasnya tertahan. Beberapa detik berlalu sebelu

  • Suami Perkasa   Hilang Begitu Saja

    Beberapa bulan berlalu. Rumah itu kini benar-benar terasa berbeda. Dari luar, semuanya tampak utuh—bahkan lebih hangat dari sebelumnya. Tidak ada lagi ketegangan yang dulu sempat menggantung di setiap sudut ruangan. Mariana sudah tidak pernah lagi terlihat sibuk dengan ponselnya hingga larut malam. Tidak ada lagi alasan pergi tiba-tiba, tidak ada lagi nama asing yang terselip dalam kesehariannya. Nama Edward… seperti hilang begitu saja. Tidak ada yang benar-benar tahu apakah ia kembali ke negaranya, atau memang Mariana yang memilih mengakhiri semuanya. Tidak pernah ada penjelasan. Tidak pernah ada pembicaraan terbuka tentang itu. Seolah-olah… pria itu memang tidak pernah pernah ada selama ini. Dan Mariana tidak pernah membahasnya. Kini, ia kembali menjadi sosok yang sepenuhnya hadir di rumah. Pagi hari diisi dengan rutinitas sederhana berangkat kerja..pulang menemani Lucy bermain, sesekali bercanda ringan dengan Edgar. Tidak berlebihan.Tapi cukup untuk membuat suas

  • Suami Perkasa   Aku Bukan Pelakor

    Helen masih ingat jelas hari pertama ia melamar kerja di perusahaan Dimitri. Dengan ijazah pas-pasan dan wajah cantik yang sering dianggap sebelah mata, ia hanya berharap diterima. Tapi takdir justru membawanya lebih dekat pada lelaki yang akan mengubah seluruh hidupnya. Dimitri—saat itu CEO muda

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Suami Perkasa   Janda Numpang

    --- Sasa masih duduk dengan sikap santai, meski hatinya mendidih. Tatapannya menyapu Sukma dari ujung kaki sampai rambut yang tergerai, lalu senyum tipis mengembang di bibirnya. “Eh, Tante…” suaranya terdengar manis, tapi penuh racun. “Aku jadi penasaran deh. Tante ini sebenernya… perawan tua ya

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Suami Perkasa   Persaingan Dua Wanita

    Setelah mandi dan beres-beres, Sukma dan Steve turun ke restoran hotel. Meja mereka dekat jendela besar, sinar matahari pagi masuk hangat, memantulkan sisa embun hujan di luar. Sukma duduk dengan rambut masih setengah basah, wajah polos tanpa riasan, tapi justru itu membuat Steve tak bisa melep

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Suami Perkasa   Kita Akan Menikah

    Laura masih duduk terpaku di ruang tamu. Rumah yang selama ini ia pikir sebagai tempat perlindungan, kini lebih mirip penjara dengan jeruji tak kasat mata. Ketika suara pintu depan berderit, tubuh Laura menegang. Farel baru pulang. Pria itu masuk dengan wajah lelah, kemeja kusut, dasi longgar meng

    last updateLast Updated : 2026-03-26
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status