Home / Romansa / Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin / Melepas Kerisauan Di Atas Ranjang

Share

Melepas Kerisauan Di Atas Ranjang

last update publish date: 2026-10-13 20:41:23

Kini Andro sendirian di ruangan itu. Suara langkah kaki Samudra dan Nia perlahan menghilang dari lorong, digantikan oleh keheningan yang mengisi kembali ruang rawat inapnya. Televisi di seberang ranjang menyala menampilkan siaran berita malam. Namun, matanya sama sekali tidak menatap layar itu. Pandangannya kosong, seakan masih menembus dinding, mengikuti sosok Nia yang baru saja pergi.

Andro menyandarkan punggungnya ke bantal. Dia memutar otak, mencari celah dan cara agar wanita itu bisa lebih
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Baby Boy
Bahaya nih...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Terpergok Clarissa

    "Papa berangkat ke kantor dulu ya. Ada beberapa laporan yang harus Papa periksa sebentar," pamit Samudra sambil merapikan berkas di tas kerjanya. "Andro, kamu istirahat yang cukup. Jangan banyak bicara dulu kalau belum kuat. Mau dibawakan menu apa siang nanti?" Andro tersenyum riang karena dia bisa berduaan dengan Nia setelah ini. "Kalau nggak ngerepotin, mampir Dapur Betawi dong, Pa. Andro pengin Lontong Cap Go Meh khas resto itu!" "Oke, bisalah itu Papa usahain," tukas Samudra lalu dia mengecup kening istrinya dan berkata, "Nia, nanti aku jemput kamu jam makan siang, oke? Hubungi aku kapan pun kamu butuh."Nia mengangguk sambil tersenyum. "Hati-hati di jalan, Sam."Pintu kamar tertutup rapat di belakang suaminya. Keheningan seketika menyelimuti ruangan itu. Belum lama langkah kaki Samudra menghilang di lorong, tiba-tiba Andro meraih telapak tangan Nia. Cengkeramannya tidak terlalu kuat, tetapi cukup membuat Nia terkesiap dan menarik tangannya spontan."Ndro, kamu ngapain?!" tukas

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Rencana Jahat Keluarga Taniharum

    Kegagalan terasa getir di kerongkongan Clarissa. Setiap kali ia berusaha mendekat ke Andro, seakan ada tembok tak kasat mata yang menghalanginya. Tatapan mata Andro belakangan ini berubah, bukan lagi sekadar dingin, tetapi penuh curiga. Pria itu mulai menanyakan hal-hal yang membuat Clarissa gemetar dalam diam. Tentang siapa yang menyuruh preman mencegat mobilnya di jalan sepi malam itu, lalu siapa yang mengetahui rute perjalanannya, dan mengapa kejadian itu terjadi tak lama setelah mereka sempat berselisih paham. Andro tidak menuduh secara langsung, tapi diamnya Andro jauh lebih menakutkan daripada amarahnya.Belum lagi kepulangan Nia. Kehadiran wanita itu seakan mengembalikan semangat Andro yang sempat redup. Nia yang selalu lembut, yang selalu tahu cara menenangkan Andro, dan yang kini setiap hari ditemani oleh Samudra, ayah Andro sendiri membuat posisi Clarissa semakin tersisih. Samudra bahkan secara halus dan tegas memintanya untuk tidak terlalu sering datang ke rumah sakit, de

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Melepas Kerisauan Di Atas Ranjang

    Kini Andro sendirian di ruangan itu. Suara langkah kaki Samudra dan Nia perlahan menghilang dari lorong, digantikan oleh keheningan yang mengisi kembali ruang rawat inapnya. Televisi di seberang ranjang menyala menampilkan siaran berita malam. Namun, matanya sama sekali tidak menatap layar itu. Pandangannya kosong, seakan masih menembus dinding, mengikuti sosok Nia yang baru saja pergi.Andro menyandarkan punggungnya ke bantal. Dia memutar otak, mencari celah dan cara agar wanita itu bisa lebih lama berada di dekatnya. Semakin sering Nia datang, semakin dekat jarak mereka, semakin besar pula harapannya. Mungkin besok dia akan memohon agar Samudra rela meninggalkan Nia sebentar saja, menemaninya setengah hari di rumah sakit. Papanya bisa berangkat ke kantor sendiri saja. Bukankah dia sedang sakit? Maka wajar jika seorang anak meminta perhatian keluarga saat sedang terbaring lemah.Senyum miring terukir di bibirnya saat teringat perut Nia yang mulai membuncit di balik pakaiannya yang l

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Manjanya Andro

    Pintu kamar rawat inap terbuka perlahan. Samudra melangkah masuk lebih dulu, diikuti Nia yang berjalan agak tertahan di belakangnya. Begitu mata Clarissa menangkap sosok Nia yang berdiri di ambang pintu, senyum yang tadi terpasang di bibirnya seketika mengeras. Kecanggungan seketika menyelimuti ruangan yang tidak terlalu luas itu. Udara terasa hening dan berat.Clarissa melipat tangannya di depan dada, menatap Nia dari atas ke bawah dengan tatapan yang jelas sekali tidak menyukai kehadiran wanita itu."Ohh ... datang lagi, mama tirimu ke mari, Ndro!" celetuknya dengan nada yang menusuk sekaligus terdengar berlebihan. "Kirain cuma Om Sam yang anterin makan malam. Ternyata rombongan lengkap ya."Andro yang sedang bersandar di kepala ranjang menatap tajam ke arah Clarissa. Wajahnya terlihat lemah tapi keputusannya tak bisa dibantah."Kamu pulang saja, Cla. Kehadiranmu nggak dibutuhin lagi di sini!" ucapnya tegas, tanpa keraguan sedikit pun.Clarissa menghela napas panjang, terdengar dram

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Minta Dibawakan Makan Malam

    Matahari perlahan bergulir menuju ke barat saat mobil sedan mewah Samudra memasuki kawasan tower hunian eksklusif yang tenang. Mereka tiba di apartemen lamanya, tempat yang telah kosong selama lebih dari sebulan sejak keberangkatan mereka berobat ke Singapura lalu berlibur ke Maldives. Namun, begitu pintu terbuka, hawa segar dan kebersihan menyambut kedatangan mereka. Ruangan itu terawat rapi, tanpa debu yang menumpuk. Beruntung petugas kebersihan rutin selalu merawat unit ini saat mereka pergi."Sudah nyaman di sini, Sayang?" tanya Samudra sambil meletakkan tas tangan Nia di meja ruang tamu. "Kamu pasti lelah sekali. Perjalanan jauh dari Maldives tadi pagi, lalu langsung ke rumah sakit menjenguk Andro. Istirahatlah dulu."Samudra membimbing Nia menuju kamar tidur. Dia membantu melepaskan jaket luar istrinya dan menyusun bantal agar nyaman untuk disandarkan. Perut Nia kini terlihat jelas membuncit lembut, kehamilannya telah memasuki awal trimester kedua. Setiap kali melihatnya, hati

  • Sugar Baby Manja VS Berondong Bucin   Dijenguk Pujaan Hatinya

    Samudra mengerutkan kening mendengar pertukaran kata-kata yang tajam itu. Dia menatap Nia sejenak yang terlihat terkejut, lalu mengetuk pintu tiga kali pelan sebelum memutar gagang pintu dan mendorongnya terbuka."Maaf mengganggu," ucap Samudra tenang, langkahnya mantap memasuki ruangan diikuti Nia yang berjalan agak tertahan di belakangnya.Di dalam kamar yang luas itu, suasana seketika hening seakan waktu berhenti berputar.Andro sedang mencoba duduk bersandar di kepala ranjang. Selang infus menancap di punggung tangannya, dan ada plester lebar yang menutupi sebagian sisi perutnya. Wajahnya pucat, lingkaran hitam di bawah matanya terlihat jelas. Namun, saat matanya menangkap sosok yang berdiri di ambang pintu, seketika itu juga wajahnya berubah. Mata yang tadinya tajam penuh kemarahan mendadak terbelalak tak percaya. Bibirnya sedikit terbuka meski tak ada kata yang keluar. Dadanya naik turun seakan napasnya tertahan di tenggorokan.Di sisi lain ruangan, Clarissa yang berdiri di dek

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status