Home / Romansa / Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia / Bab 81: Kabar di Televisi. 

Share

Bab 81: Kabar di Televisi. 

Author: Ucing Ucay
last update publish date: 2026-07-22 21:57:42

Christian teringat pada sosok Tiffany Sinclair, wanita yang dulu pernah mengisi hari-harinya dengan ketulusan yang teramat nyata sebelum dia campakkan begitu saja demi mengejar Chloe. Dahulu, di masa-masa awal dia merintis jaringan bisnis kecilnya dari bawah, Tiffany selalu ada di sisinya tanpa pernah menuntut kemewahan yang tidak masuk akal. Wanita cerdas itu selalu bersedia duduk diam di sampingnya hingga larut malam, membantu memeriksa berkas laporan kerja, atau sekadar membuatkan secangkir
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 507. Perlakuan Rendah

    ​"Bagus. Begitu baru anjing yang penurut," puji Tuan Broto seraya menuangkan kembali minuman keras ke dalam gelasnya.​Chloe mengumpulkan lembaran uang itu satu per satu menggunakan bibirnya, menelan seluruh rasa hina dan jijik yang menghancurkan jiwanya.​Air matanya terus mengalir membasahi karpet, bercampur dengan ludahnya sendiri saat memungut uang kotor tersebut.​Setelah ia selesai mengumpulkan seluruh uang itu di tangannya, Tuan Broto menarik kemeja gadis itu menyuruhnya kembali duduk.​Pria tua itu meraih telepon antar ruangan di atas meja, lalu menekan sebuah tombol.​"Kirimkan makanan yang paling mahal ke kamarku sekarang. Bawa daging panggang, udang besar, dan sup krim. Cepat!" perintah Tuan Broto pada layanan kamar sebelum membanting gagang telepon.​Mendengar daftar makanan mewah itu disebutkan, perut Chloe bereaksi hebat dengan bunyi keroncongan yang sangat keras.​Hanya butuh waktu lima belas menit hingga tiga orang pelayan masuk membawa meja dorong penuh dengan hidanga

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 506. Melayani Pria Tua

    ​Tuan Broto sedang memegang gelas kristal berisi cairan cokelat pekat, menatap Chloe dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan sorot mata yang amat sangat kotor.​"Mantan Nona Besar Sinclair," sapa Tuan Broto dengan suara serak yang berat, disusul oleh tawa parau yang memamerkan giginya yang kusam.​"Kemari. Mendekat pada majikan barumu," perintah pria tua itu seraya menepuk ruang kosong di sofa sebelahnya.​Chloe memaksakan sebuah senyuman di bibirnya, melangkah pelan dengan tubuh yang gemetaran hebat menahan rasa takut.​Ia duduk di tepi sofa, menjaga jarak sekitar satu jengkal dari pria berbau menyengat tersebut.​Tuan Broto meletakkan gelasnya ke atas meja kaca dengan bantingan keras.​Tangan kasarnya yang dipenuhi bulu lebat langsung bergerak menyambar rahang Chloe dengan sangat kasar.​Cengkeraman jari pria itu begitu kuat, menekan tulang pipi Chloe hingga gadis itu meringis kesakitan.​"Kamu pikir kamu masih anak orang kaya yang bisa menjaga jarak dariku, hah?!" bentak Tuan Br

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 505. Jadi Wanita Penghibur

    ​"Beri aku makanan dulu, Mami. Perutku perih sekali," pinta Chloe dengan suara bergetar.​Mami Rose memberikan isyarat pada asistennya. Asisten itu mengambil sepotong kecil roti tawar dari atas meja dan menyodorkannya pada Chloe.​"Makan itu. Hanya untuk mengganjal perutmu agar tidak pingsan. Kamu tidak boleh terlihat buncit saat memakai gaun nanti," perintah Mami Rose kejam.​Chloe menyambar roti tawar itu, mengunyahnya dengan rakus tanpa mempedulikan rasanya yang hambar.​Sepotong roti itu habis dalam tiga kali gigitan, sama sekali tidak meredakan rasa lapar buas yang mencakar lambungnya.​"Mandi sekarang. Cuci rambutmu yang bau itu. Kita cuma punya waktu dua puluh menit sebelum Tuan Broto kehilangan kesabarannya," usir Mami Rose menunjuk ke arah kamar mandi.​Chloe menuruti perintah itu tanpa perlawanan.​Ia membersihkan tubuhnya dengan cepat, menggosok kulitnya menggunakan sabun wangi untuk menghilangkan bau keringat jalanan.​Setelah selesai, ia dipaksa duduk di depan meja rias.

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 504. Tarif Tinggi

    ​Kaus oblong pudar, celana pendek murahan, dan wajah tanpa riasan membuat gadis itu terlihat sangat berantakan.​"Lima puluh ribu, Neng. Jauh itu ke pusat kota," tembak tukang ojek itu menyebutkan harga.​"Uangku cuma lima belas ribu, Bang. Tolong antarkan aku. Aku sedang buru-buru," tawar Chloe menelan sisa harga dirinya di pinggir jalan.​Tukang ojek itu mendengus sinis, membuang puntung rokoknya ke tanah lalu menginjaknya.​"Lima belas ribu cuma sampai perempatan depan, Neng. Mau naik ojek elit bayar pakai daun?" cibir pria berkumis tebal tersebut.​Chloe menggigit bibir bawahnya, air mata mulai menggenang di pelupuk matanya.​"Tolong aku, Bang. Aku janji akan bayar sisanya nanti. Temanku di hotel itu akan membayarnya. Kumohon," isak Chloe menyatukan kedua telapak tangannya memohon pada orang asing.​Melihat gadis cantik itu menangis memelas di siang bolong, tukang ojek itu akhirnya mendecak kesal namun tetap menyalakan mesin motornya.​"Ya sudah, naik. Jangan sampai bohong kamu ya

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 503: Terjual ke Dalam Neraka

    ​Jari telunjuk Chloe Sinclair gemetaran hebat di atas layar ponsel yang retak seribu.​Rasa lapar yang luar biasa buas meremas lambungnya, menciptakan sensasi perih yang menyengat hingga ke ulu hati.​Gadis muda itu menelan ludah dengan susah payah, membasahi kerongkongannya yang kering kerontang akibat tidak minum sejak kemarin malam.​Pilihannya saat ini hanya dua: mati kelaparan di dalam kamar kos kumuh yang berbau apak ini, atau menjual sisa harga dirinya pada seorang monster tua.​Chloe menarik napas panjang, memejamkan mata rapat-rapat, lalu menekan tombol panggil berwarna hijau.​Nada sambung berbunyi nyaring memecah kesunyian kamar sempit tersebut.​Setiap detik yang berlalu terasa seperti siksaan tanpa akhir bagi gadis yang sedang berada di titik nadir kehidupannya.​Pada nada dering kelima, panggilan itu akhirnya dijawab.​"Halo? Siapa yang berani meneleponku siang-siang begini?" sapa suara seorang wanita paruh baya dengan nada angkuh dan malas.​"Mami Rose... Ini aku, Chloe

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 502. Kembali ke Sel. 

    ​Wanita paruh baya itu jatuh tersungkur di lantai semen, menangis meraung-raung meratapi nasibnya yang kini benar-benar telah berakhir.​Tidak ada uang. Tidak ada suami. Tidak ada teman. Dan anak kandungnya sendiri telah membuangnya ke tong sampah peradaban.​Beatrice Rosewood akhirnya merasakan kesendirian mutlak yang akan menyiksa sisa hidupnya di balik jeruji besi.​Sementara itu, di kamar kos yang pengap, Chloe melempar ponsel bututnya ke sudut kasur.​Gadis itu memeluk kedua lututnya, menenggelamkan wajahnya di antara lengannya seraya menangis tersedu-sedu.​Ia menangisi kebodohannya selama ini. Ia menangisi hidupnya yang hancur berantakan akibat mengikuti ambisi ibunya yang buta harta.​Dulu ia sangat membenci Tiffany, mengira gadis itu merebut kasih sayang Arthur darinya.​Namun kini ia sadar, monster sesungguhnya yang menghancurkan keluarga ini adalah ibu kandungnya sendiri.​Perut Chloe kembali berbunyi, kali ini rasa melilitnya terasa jauh lebih menyakitkan dari sebelumnya.

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 1. Surat Wasiat Di Atas Kebangkrutan

    ​"Christian, hentikan semua kegilaan ini! Buka pintunya!"​Tiffany Sinclair menggedor pintu kayu ek ruang kerja suaminya dengan sisa tenaga yang ia miliki. Suara isakan tertahan dari para pelayan yang berkumpul di ujung koridor memenuhi udara yang mendadak terasa mencekik. Mereka gemetar, saling be

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 7. Strategi Di Balik Dinginnya Malam

    ​Tiffany berdiri di depan jendela besar kamarnya, menatap hamparan lampu kota yang berpijar layaknya ribuan mata yang mengawasi. Angin malam berhembus pelan, membawa hawa dingin yang menyentuh kulitnya, namun ia tak sedikit pun merasa kedinginan. Pikirannya jauh lebih hangat, dipenuhi oleh kalkulas

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 6. Langkah Sang Pemenang

    ​"Aku setuju menikah dengan Ethan Vance," ucap Tiffany dengan nada yang sangat tenang, seolah dia baru saja membicarakan menu sarapan pagi.​Kata-kata itu meluncur dengan presisi yang mengejutkan, memotong udara tegang dengan ketajaman pisau bedah. Chloe yang baru saja bersiap mengeluarkan rengekan

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 5. Sandiwara Di Atas Meja Makan

    ​Beatrice meletakkan cangkir tehnya dengan denting yang halus namun tajam, lalu meraih tangan Chloe yang masih terulur manja ke arah Arthur. Tatapannya tertuju lurus pada suami yang kini tampak bimbang di bawah pengaruh kata-katanya. Dia mengusap punggung tangan Chloe dengan penuh kasih sayang yang

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status