Share

Hadiah Tuan Muda

Author: CitraAurora
last update publish date: 2026-03-04 16:43:55

Sore itu, Rosella sedang melipat cucian di laundry room ketika suara Lucas menyentuh indra pendengarannya.

"Rosella."

Dia menoleh, Lucas berdiri di ambang pintu dengan ekspresi yang sulit Rosella artikan.

"Ke kamarku sebentar." Pintanya.

Rosella meletakkan lipatan bajunya dan mengikuti Lucas ke kamarnya di lantai atas. Saat pintu dibuka, ada benda di atas meja yang menarik perhatian Rosella.

Sebuah tas punggung berwarna hitam yang simpel dengan bahan berkualitas dan sebuah kotak laptop yang
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
CitraAurora
ga jadi wkwkwkwk
goodnovel comment avatar
Sari Aldia
jauh banget kk hanya ada di novel kk tu mereka penyatuan gk kk kira
goodnovel comment avatar
CitraAurora
aku kok g nemu ya kak yang kaya mereka
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Jodoh Buat Robin

    ​Suatu siang, sebuah panggilan video masuk ke ponsel Rosella. Di layar muncul wajah Mommy dan Daddy Anderson yang berada di Liverpool. Wajah mereka tampak cemas namun penuh harap.​"Anakku, Rose," sapa Mommy dengan lembut. "Kami butuh bantuanmu. Kamu tahu kan, Kakakmu Robin itu keras kepala sekali. Kami sudah memintanya berkali-kali untuk mulai memikirkan pernikahan. Anderson Group butuh ahli waris, kami butuh suara tawa bayi di mansion ini, tapi dia selalu menghindar dengan alasan pekerjaan."​Daddy menimpali, "Hanya kamu yang bisa meluluhkan hatinya, Rose. Tolong bujuk Kakak kamu. Katakan padanya bahwa membangun keluarga tidak akan menghambat apapun termasuk karir."​Rosella mendesah pelan, dia tahu betapa protektifnya Robin padanya hingga terkadang mengabaikan kehidupan asmaranya sendiri. "Baiklah, Mom, Dad. Rose akan coba bicara dengan Kak Robin malam ini."​Malam itu, Robin datang ke Mansion Toretto untuk menjenguk sang adik sekalian makan malam di mansion Toretto.Saat mereka du

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Keributan Di Kampus

    Pagi itu, suasana di pelataran kampus yang biasanya tenang mendadak gempar. Sebuah konvoi mobil mewah berwarna hitam mengkilap berhenti tepat di lobi utama gedung fakultas. Mahasiswa yang sedang berlalu lalang seketika berhenti, mengira ada pejabat negara atau tamu agung yang datang.​Pintu mobil terbuka, dan pemandangan yang terlihat seolah keluar dari film layar lebar. Tiga Tuan Muda Toretto—Leon yang karismatik, Adrian yang cerdas, dan Lucas yang menawan—turun secara bersamaan. Namun, perhatian utama bukan pada mereka, melainkan pada sosok gadis di tengah mereka. Ya itu adalah Rosella.​Rosella mengenakan pakaian kasual namun berkelas, rambutnya tertata rapi, dan auranya memancarkan keanggunan seorang putri. Dia tampak sedikit risih dan malu karena menjadi pusat perhatian ribuan pasang mata.​"Tuan, sebenarnya saya bisa jalan sendiri dari gerbang," bisik Rosella pelan.​"Tidak ada jalan jauh untukmu mulai hari ini, Rose," jawab Leon tegas sembari menggandeng tangan kanannya.​"Dan

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Rebutan

    Setelah badai gairah di dapur mereda, Lucas benar-benar menepati janjinya. Dia tidak membiarkan Rosella turun dari island dapur dengan kaki telanjang. Dengan lembut, Lucas menggendongnya menuju kamar mandi utama yang mewah.​Di sana, Lucas menyalakan bathtub, mengisi air hangat dengan aroma sandalwood yang menenangkan. Dia sendiri yang membantu Rosella membersihkan diri, menyabuni punggung gadis itu dengan perlahan, seolah sedang menyentuh porselen yang sangat rapuh. Tidak ada nafsu dalam gerakannya kali ini, yang ada hanyalah pemujaan dan kasih sayang yang tulus.​"Aku selalu membayangkan momen seperti ini, Sayang," bisik Lucas sembari mengeringkan tubuh Rosella dengan handuk tebal setelah mereka selesai mandi. "Hanya ada kita, tanpa bayang-bayang kedua kakakku yang dominan itu."​Lucas kemudian memakaikan salah satu kemeja kebesarannya pada Rosella. Gadis itu tampak sangat menggemaskan dengan kemeja yang menutupi hingga ke tengah paha. Setelah itu, Lucas kembali ke dapur, masih den

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Gairah Tuan Dokter

    Di dalam ruang kerja yang kedap suara itu, suasana panas perlahan mereda sejenak setelah keduanya mendapatkan pelepasan yang mereka rindukan. Napas Lucas masih memburu, ia menyandarkan keningnya di pundak Rosella sembari merapikan rambut gadis itu yang sedikit berantakan.​"Sayang, setelah ini kita langsung ke apartemenku ya? Aku benar-benar kurang puas kalau hanya di sini," bisik Lucas dengan suara serak yang seksi.​Rosella tersipu malu, wajahnya memerah hingga ke telinga. "Kenapa tidak pulang ke mansion saja, Tuan?"​"Aku tidak ingin diganggu, Rose. Kalau kita pulang ke mansion sekarang, Leon dan Adrian pasti akan langsung mengendus keberadaanmu. Mereka pasti tidak akan membiarkan kita berdua saja dan ujung-ujungnya minta 'jatah' juga. Aku mau kamu hanya untukku malam ini," jawab Lucas posesif.​Rosella mengangguk setuju. Lagipula, ia memang sudah berbohong sedikit kepada Leon dan Adrian bahwa ia baru akan tiba di London besok malam.Ini adalah waktu rahasianya bersama sang dokter.

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Milik Lucas

    Setelah perjalanan melelahkan dari Liverpool, Rosella tidak membuang waktu. Sesuai janjinya di Mansion kemarin, orang pertama yang ditemui di London adalah Lucas. Rosella turun dari mobil jemputan keluarganya dengan penampilan yang jauh berbeda, mengenakan dress selutut berwarna nude yang elegan, tas branded mungil, dan aura bangsawan yang kini tak lagi dia sembunyikan.​Begitu melangkah masuk ke lobi rumah sakit, perhatian semua orang langsung tertuju padanya. Rosella berjalan menuju poli spesialis tempat Lucas bertugas. Di ujung koridor, dia melihat Lucas tengah berdiri dikelilingi oleh tiga orang suster yang tampak asyik berbincang, sesekali mereka tertawa kecil mencoba menarik perhatian dokter tampan itu.​Namun, begitu mata Lucas menangkap sosok Rosella yang berjalan ke arahnya, dunianya seolah berhenti. Senyum tipis yang tadi dia berikan pada para suster langsung berubah menjadi binar kerinduan yang mendalam.​"Sayang!" seru Lucas tanpa memedulikan tatapan heran orang-orang di

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Mencuri Start

    Pagi itu, suasana di ruang makan Mansion Anderson terasa sedikit berbeda. Robin, dengan insting kakaknya yang tajam, duduk sembari menyesap kopi hitamnya. Matanya yang menyelidik beralih dari satu wajah ke wajah lainnya, terutama pada ketiga Tuan Muda Toretto yang tampak terlalu tenang.​"Rose," panggil Robin, suaranya terdengar berat. "Kamu yakin semalam benar-benar tidak terjadi apa-apa? Kakak seperti mendengar suara lagi tadi jam 3." ​Rosella yang sedang mengoles selai ke rotinya sempat tertegun sejenak. Pipinya merona tipis, namun ia berusaha tetap tenang. "Nggak ada apa-apa, Kak. Mungkin cuma perasaan Kak Robin saja."Leon menatap Adrian yang tersenyum senang, ternyata adiknya juga sama, meminta jatah pada Rosella pukul tiga pagi. Sungguh Adrian lebih berani ketimbang dirinya. "Kamu gila Adrian." Bisik Leon. "Belajar darimu Kak, kalau nggak nekat gak akan dapat jatah kan?" Sahut Adrian. Leon mengangkat ibu jarinya, lalu mereka menatap Lucas, pria itu seperti masih kalah star

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Tidur Bersamaku

    Malam itu, ruang makan semua Tuan Muda sudah duduk di kursinya masing-masing. Leon duduk di ujung meja seperti biasa, meski wajahnya masih terlihat sedikit pucat dari demam yang belum sepenuhnya hilang. Tapi dia bersikeras untuk tidak melewatkan makan malam, meskipun Lucas menyarankan dia untuk is

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Beberapa Ronde

    Rosella mematung mendengar ucapan terima kasih dari Leon.Seorang Leon berterima kasih padanya?Pria yang selama ini hanya menatapnya dengan dingin, sekarang mengucapkan terima kasih dengan nada yang berbeda? Ditambah sebuah kecupan hangat? Rosella tidak tahu harus berkata apa. Tubuhnya masih lema

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Aku Ingin Bertemu Ibumu

    Lucas tersenyum miring, mencoba mengabaikan pikirannya, lalu dia menggenggam tangan Rosella lebih erat. Suasana hening menyelimuti mereka hingga dia melihat Rosella yang kurang tak nyaman dengan pakaian yang dikenakan. “Kamu kenapa Rosella?” Tanyanya. “Tidak ada-apa Tuan.” jawab Rosella kikuk.

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Rosella Aku Sudah Gila!

    Rosella terdiam, wajahnya memerah mendengar pertanyaan Adrian yang begitu blak-blakan.Mulutnya ingin menolak, dan mengatakan tidakTapi tubuhnya menginginkan hal lain, tanpa sadar, kepalanya mengangguk pelan nyaris tak terlihat. Senyum tipis terukir di bibirnya, senyum yang penuh kemenangan sekal

    last updateLast Updated : 2026-03-20
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status