MasukAku kembali setelah lima tahun bertugas di luar daerah. Begitu keluar dari bandara, aku berharap Henry akan menepati janjinya untuk melamarku. Namun, Henry hanya berdiri di sana dengan ekspresi dingin. "Linda, maafkan aku." Aku masih terhenyak, tetapi Henry berkata lagi, "Mengenai mutasimu … akulah yang mengaturnya." "Aku sengaja memindahkanmu ke proyek di daerah terpencil di Wilayah Saloka, agar aku bisa menghabiskan waktu bersama Sandra. "Sandra waktu itu hamil, nggak ada pilihan lain." Setelah terdiam lama, aku menggigit bibir hingga berdarah. Lima tahun lamanya, aku hidup di padang gurun, diterpa badai pasir dan panas yang menyengat, bekerja 16 jam sehari yang terasa seperti neraka. Ternyata semua ini jebakan yang dibuat oleh Henry. "Kamu terlalu keras kepala dan dominan, aku takut kamu menyakitinya." "Aku mengakui kesalahanku bukan berharap kamu memaafkanku, melainkan ingin kamu bisa menenangkan diri dulu, supaya kamu nggak membuat keributan nanti." Nada suara Henry terdengar pasrah. Aku mundur selangkah, menjauh dari tangannya yang mencoba meraihku, tersenyum dengan berlinang air mata. "Henry, padahal kita bisa berpisah baik-baik, tapi kamu malah merusak semuanya."
Lihat lebih banyakHenry menangis histeris.Aku berbalik dan berjalan menuju ke gerbang keberangkatan, tanpa menoleh sedikit pun.Saat pesawat akan lepas landas, aku menerima pesan dari Henry.[Maafkan aku. Aku mencintaimu.]Setelah membaca pesan ini, teringat dia pernah bilang "aku sengaja memindahkanmu" dengan wajah dingin, aku pun langsung memblokir nomor kontaknya.Cinta?Pantaskah dia mengatakan cinta?Setelah kembali ke Wilayah Saloka, aku sepenuhnya fokus pada pekerjaan.Proyek baru berjalan lancar. Tim yang kupimpin berhasil mendapatkan penghargaan internasional.Dalam acara penghargaan, pembawa acara memperkenalkanku, "Ilmuwan muda ini bekerja selama lima tahun di lingkungan yang keras, dan berhasil membuat terobosan di bidang teknologi bagi negara."Terdengar suara tepuk tangan menggema di seluruh ruangan.Aku berpikir, inilah tujuan hidupku.Perusahaan Henry bangkrut.Ayahnya meninggal setelah terkena stroke. Sebelum meninggal, ayahnya masih memarahinya karena tidak berguna.Aku sedang melakuk
Kak Winda mengatakan lewat telepon."Semua orang di perusahaan mengatakan bahwa kamulah pakar teknologi yang sebenarnya, Sandra itu penipu."Aku masih terdiam.Reputasi Sandra benar-benar hancur.Dia membanting barang di rumah, lalu berteriak kepada Henry, "Semua gara-gara kamu! Kamu yang menghancurkan hidupku! Kalau bukan kamu yang menyuruhku melakukannya, kejadian hari ini nggak akan terjadi!"Henry baru sadar, ternyata dirinya juga bagian dari rencana Sandra.Sandra sejak awal hanya memanfaatkannya untuk naik jabatan, sedangkan anak itu adalah anak kandung Sandra dan Heru. Sandra hanya butuh seseorang untuk dijadikan kambing hitam.Ibu Henry, yaitu Nyonya Frida menemukan keberadaanku.Aku mendengar suara tangisannya dari balik pintu."Linda, aku tahu kami bersalah padamu, tapi Henry juga ditipu. Hidupnya selama lima tahun ini juga menderita."Nyonya Frida berlutut di luar."Kumohon, ampuni keluarga kami. Suamiku marah sampai terkena stroke, sekarang dirawat di rumah sakit …."Aku te
Dalam beberapa email itu, Henry juga membalas.[Ubah sesuai pendapat Sandra, hasilnya menjadi milik bersama.]"Milik bersama?" Aku tersenyum sinis."Bu Linda, kami merasa Anda diperlakukan nggak adil," ucap Martin."Anda yang mati-matian bekerja, justru dia yang mendapat pengakuan."Aku menyalin semua email itu. Saat pergi, Martin mengejarku."Bu Linda, hati-hati. Keluarga Suwandi merupakan keluarga berpengaruh di kota ini.Aku mengangguk.Yang paling ironis, aku menemukan fakta bahwa anak kedua Sandra juga bukan anak kandung Henry.Perawat di rumah sakit Sandra adalah istri dari rekan kerjaku di Wilayah Saloka. Dia yang diam-diam memberitahuku, "Saat Sandra hamil, sering ada seorang pria menemuinya. Pria itu memakai kacamata dan terlihat sopan. Aku pernah dengar mereka bilang, setelah mendapatkan kekayaan Keluarga Suwandi, mereka akan kabur."Dia mengeluarkan sebuah foto yang buram.Itu adalah tangkapan layar dari kamera pengawas di tempat parkir. Pria itu terlihat dari samping, tetap
Tidak ada informasi pengirimnya.Paket itu kubuka, isinya adalah hasil Tes DNA.Instansi pemeriksa adalah RSUD, pemeriksaan dilakukan lima tahun lalu.[Sampel Pemeriksaan: Henry (terduga ayah) dan Rio (anak).][Kesimpulan: Tingkat kecocokan DNA sebesar 0%, tidak memiliki hubungan biologis ayah-anak.]Aku tertegun.Anak yang menjadi alasan Henry memilih Sandra, ternyata bukan anak kandungnya.Aku membalik halaman terakhir dengan tangan gemetar. [Tanda Tangan Pemeriksa: Juan Wongso]Nama ini tidak asing bagiku, dia adalah Mantan Kepala Departemen Genetika RSUD.Aku mendapatkan alamatnya dari kenalan lamaku.Setelah pintu rumah dibuka, aku langsung menyampaikan maksud kedatanganku. Melihat kedatanganku, dia langsung mengalihkan pandangan."Nona Linda, aku nggak bisa membantumu."Dia hendak menutup pintu. Aku menahan pintu dengan kaki."Dokter Juan, aku hanya ingin tahu kebenarannya."Dia menghela napas, lalu mengizinkanku masuk.Aku duduk di sofa, dia menuangkan segelas air untukku.Tanga
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.