แชร์

Bab 16. Teman Tidur

ผู้เขียน: Sekarani
last update วันที่เผยแพร่: 2026-02-14 23:34:20

Orang yang mudah curiga dan menuduh pasangannya selingkuh biasanya justru dialah antagonisnya. Dia pikir semua orang seperti dirinya yang diam-diam punya selingkuhan.

“Sara ini bukan akal-akalan kamu selingkuh sama cowok yang jauh lebih kaya dari aku, kan?”

Jika belum tahu Juan selingkuh, Freya mungkin bakal mengira Juan berkata begitu karena takut ditinggalkan. Juan khawatir Freya tidak mencintai lagi, padahal cuma Freya satu-satunya perempuan yang ia cintai.

Sayangnya, Freya sudah tahu Juan s
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (3)
goodnovel comment avatar
rmskrn
kak, semoga dirimu masih tertarik lanjut baca yaaaa
goodnovel comment avatar
rmskrn
Temen tidurrr
goodnovel comment avatar
Regar 106
blom up lgi thor?
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 130. Seperti Nyonya Bos

    “Katanya saya gila. Memangnya iya?”Jika Reno bilang iya, apakah riwayatnya akan tamat? Sebab, sejujurnya dia sepakat dengan Freya. Siang-malam mendampingi Aryan, ada banyak momen di mana Reno merasa bosnya memang sedikit gila.“Apa yang salah dari teman tidur seumur hidup? Jika dimaknai secara lebih mendalam, itu adalah salah satu cara yang paling kasual untuk menyebut pernikahan.”“Iya, sih. Memang lumayan ambigu, bisa diartikan sebagai ajakan kumpul kebo selamanya juga. Tapi, bukannya itu cuma soal pola pikir? Kenapa dia malah menyebut saya laki-laki gila? Aneh.”Reno diam-diam menghela napas. Dia semakin paham mengapa Freya menganggap bosnya kurang waras.“Lalu, akhirnya apa keputusan Bu Freya? Bagaimana cara Bu Freya menyebut Pak Aryan sekarang?” tanya Reno sambil menyetir.Mobil melaju pelan menuju kediaman Keluarga Hutama. Sengaja tidak perlu buru-buru karena Reno tahu bosnya tidak suka pulang ke rumah.“Mantan pacar,” jawab Aryan seraya berdecak sebal. “Dia menganggap saya tak

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 129. Aku Bukan Selingkuhanmu

    Freya baru saja tahu jika dirinya memiliki pengawal siang ini. Kabar baiknya, meski belum ada sehari, dia sudah merasa cocok dengan Jefri yang ternyata seumuran dengannya itu.Memang ada rasa tidak nyaman, tapi mungkin cuma karena Freya belum terbiasa. Barangkali Freya hanya butuh adaptasi 1-2 hari, mengingat dia pada dasarnya cenderung murah akrab dengan orang lain.Namun, baru juga beberapa jam berlalu, Freya sudah diberitahu bahwa ini adalah hari terakhir Jefri menjaganya. Kata Jefri, Aryan kurang puas dengan kinerjanya, jadi besok akan ada bodyguard anyar yang menggantikannya.“Nggak mau minta yang lain? Emas batangan? Uang tunai Rp1-2 miliar? Tas seharga rumah? Apa pun bisa aku kasih, kecuali yang barusan kamu minta.”Gantian Freya yang merengut kecewa. “Tadi katamu aku bisa apa pun tanpa kecuali,” protesnya, sengaja meninggikan nada saat mengucap kata 'tanpa'.“Memilih pengawal adalah masalah krusial. Selain poin keselamatan, aku cuma mau memastikan kamu lebih nyaman,” terang Ar

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 128. Permintaan yang Mengundang Cemburu

    Freya akhirnya berhenti menangis. Sedihnya belum hilang, tetapi rasanya sudah jauh lebih lega. Sesak di dadanya pun telah banyak berkurang, mungkin berkat kehadiran seseorang yang kini menggenggam tangannya.Aryan sudah tidak memeluk Freya. Pria itu sekarang cuma sibuk mengusap punggung tangan kiri Freya dengan ibu jarinya. Tak ada sepatah kata pun terucap, sabar menunggu Freya bertutur terlebih dahulu.“Kenapa diam aja?” Freya akhirnya mulai bersuara setelah hening cukup lama. “Minimal tanya kenapa aku nangis-nangis sampai air mataku habis begini.”Aryan tersenyum sambil terus menatap jemari lentik dalam genggamannya. “Buat apa? Aku ke sini jelas karena udah tahu apa yang terjadi sama kamu,” balasnya sombong.“Cuma mau memastikan kamu menangis sepuasnya sampai merasa lebih baik kayak begini.”Freya pun berdecak sinis. “Sok peduli!” ujarnya sambil menarik tangannya dari genggaman Aryan.Aryan membiarkan tangannya dihempas, tetapi cuma sedetik. “Aku nggak pernah sepeduli ini sama urus

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 127. Benci Setengah Mati

    Chika pening mendengar Freya bercerita tentang semua fakta mencengangkan yang baru saja terungkap malam ini. Sungguh tak terbayang bagaimana rasanya jadi Freya yang ternyata telah dibohongi dan dikhianati habis-habisan sekian lama.Chika syok luar biasa saat mengetahui Juan selingkuh dengan Naya. Semakin tak habis pikir ketika diberi tahu bahwa Naya kini sedang hamil anak Juan. Lebih parahnya lagi, laki-laki berengsek itu rupanya enggan bertanggung jawab dan malah menyuruh Naya menggugurkan janin dalam kandungannya. Dasar cowok bangsat! Juan benar-benar harus mendapat ganjaran setimpal atas setiap dosa yang dia perbuat.“Jadi, Naya akhirnya membongkar perselingkuhan Juan dan Lucy karena dia nggak mau hancur sendiri?”Freya mengangguk-angguk sambil mengelap air matanya dengan tisu. Tangisannya sudah reda, tidak lagi tersedu sedan separah beberapa saat lalu. Namun, air matanya masih saja tak berhenti mengalir.“Kenapa dia nggak lakuin itu sendiri? Aku yakin dia tahu lebih banyak hal te

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 126. Perempuan yang Malang

    Setelah dua tahun merelakan dirinya menjadi pelampiasan semata, Naya pun menerima karmanya. Naya bukan lagi satu-satunya selingkuhan Juan. Ada perempuan lain yang tiba-tiba menggeser posisinya.Lucy merebut jatah kenikmatan yang sebelumnya hanya Juan berikan untuk Naya. Setelah ada Lucy yang jauh lebih cantik dan seksi, Juan jadi tidak begitu tertarik menyentuh Naya, apalagi semenjak pria itu tahu bahwa sang manajer telah berbadan dua.“Kamu hamil …?”Suara Freya bergetar. Dia sepenuhnya tak menyangka bakal mendengar hal semacam itu dari perempuan yang masih tertunduk di depannya saat ini.Suasana kafe yang jadi tempat mereka bertemu malam ini terbilang sepi. Freya memang sengaja memilih tempat yang jauh dari pusat kota dan tidak terlalu populer. Jaga-jaga jika nantinya terjadi sesuatu yang mungkin di luar kendalinya.Meski begitu, Freya sama sekali tidak menduga bahwa dirinya akan disodori fakta yang begitu mengejutkan.“Hamil anaknya Juan …?”Napas Freya tercekat saat melihat Naya me

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 125. Pengakuan Naya

    Naya menundukkan kepalanya dalam-dalam. Perempuan itu sungguh tidak sanggup beradu pandang dengan Freya yang akhinya mengetahui kelakuan tak pantasnya selama ini.Malam ini, Naya mengakui semua perbuatannya. Naya jujur kepada Freya bahwa dirinya sudah lebih dari dua tahun menjalin hubungan terlarang dengan Juan.“Saya benar-benar minta maaf.”Entah sudah berapa kali Naya memohon maaf. Namun, reaksi Freya selalu sama, hanya diam seribu bahasa sambil terus menatap Naya datar tanpa ekspresi.“Saya tahu itu salah, tapi saya tetap melakukannya karena …”Suara Naya menjadi sangat lirih saat dirinya lanjut mengatakan, “... karena saya cinta Chef Juan.”Cinta? Freya muak luar biasa mendengar Naya mengucapkannya. Berani-beraninya berlindung di balik cinta saat melakukan sesuatu yang jelas-jelas salah dan menyakiti perasaan orang lain.Freya menghela napas panjang, mengusir rasa sesak yang sejak tadi menderanya.“Sepertinya saya juga harus minta maaf,” ucap Freya kepada perempuan yang masih tak

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status