مشاركة

Bab 40. Bros Bunga Sakura

مؤلف: Sekarani
last update تاريخ النشر: 2026-03-04 17:48:40

“Oh, ternyata begini rasanya jadi selingkuhan.”

Aryan tersenyum sambil menghela napas panjang. Bukan karena sedih atau kecewa, melainkan geli saja rasanya. Tidak pernah terbayang olehnya bahwa akan ada seseorang yang berani menyuruhnya sembunyi begini.

Berdiri menyandar pada pintu yang ditutup rapat, Aryan sabar menunggu Freya selesai bertelepon dengan Juan. Ponselnya tertinggal di meja, jadi tak banyak yang bisa dilakukan.

“Pak Aryan kenapa di luar?”

Reno terheran-heran melihat bosnya tidak be
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (1)
goodnovel comment avatar
whiteflower
si Juan mbatin muluuuuuuu,,, cari tahu lbh seriusss dong
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 133. Korban yang Disalahkan

    “Aku paham kenapa kamu ngelakuin semua ini. Aku salah, jadi aku emang layak kamu hukum. Tapi emangnya harus kayak begini?”Katanya, orang mabuk cenderung berkata jujur. Saat mereka bicara melantur, setiap kalimat yang terucap mungkin merupakan ungkapan isi hati mereka yang sesungguhnya.Walau sejatinya sudah muak, Freya ingin tahu apa saja yang bakal dikatakan Juan saat mabuk begini. Dia mau dengar kejujuran seperti apa yang akan terlontar dari mulut si pengkhianat.“Aku cuma selingkuh, Freya …”Namun, berharap apa Freya dari pria berengsek yang bahkan tega menyuruh salah satu selingkuhannya menggugurkan kandungannya? Pada akhirnya, Juan lagi-lagi hanya mengatakan sesuatu yang ujungnya menyakiti Freya.“Cuma selingkuh?” Freya memandang sinis Juan. “Cuma? Selingkuh itu kamu bilang ‘cuma’? Dasar bajingan kurang ajar!”Seolah sadar dirinya salah ucap, Juan segera berusaha mengoreksi ucapannya. “Oke! Oke, Freya! Aku selingkuh. Iya, aku selingkuh …!”Juan memegang kepalanya yang terasa sak

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 132. Bahagia Melihatnya Menderita

    Perangai Aryan mungkin tidak tampak seperti seorang pemberontak. Namun, semua orang yang pernah berurusan dengannya pasti tahu bahwa dia bukan tipe yang gampang patuh. Jika ada sesuatu yang memang tidak sesuai keinginan atau kehendaknya, Aryan akan mencari celah untuk menolak atau bahkan melawan.Entah diam-diam atau terang-terangan, Aryan bakal menemukan celah agar segalanya berjalan seperti kemauannya saja.“Maksudnya, mau kayak gimana kondisinya, dia bisa aja tetep nyariin kamu, gitu?”Freya langsung mengiyakan omongan Chika. “Iya. Aku khawatirnya dia bakal begitu.”Melihat tampang serius Freya, Chika terdiam sesaat. Namun, alih-alih menanggapi dengan ekspresi serupa, Chika lalu menyunggingkan senyum jenaka.“Ternyata kamu seyakin itu, ya, sama cintanya dia ke kamu,” celetuk Chika sembari mendengus geli. “Jadi, Aryan itu tipikal cowok yang rela mendaki gunung, lewati lembah, bahkan berenang menyeberangi lautan demi cinta, ya? Wah, gila! Romantis banget si Aryan!”Chika mencibir A

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 131. Dilarang Jatuh Cinta Sembarangan

    Sebelumnya, Chika memang berharap Freya tak lama-lama berurusan dengan Aryan. Dia tidak ingin adiknya berhubungan terlalu jauh dengan pria yang terkenal berengsek dan anti berkomitmen.Namun, setelah Chika kembali bertemu juga dengan teman lamanya itu, pandangannya terhadap Aryan mulai berubah. Aryan tampaknya tidak seburuk rumor yang beredar.Chika melihat Freya diperlakukan dengan cukup baik. Aryan tidak hanya perhatian, tetapi juga terang-terangan menjadikan Freya sebagai prioritas. Laki-laki itu bahkan rela mengambil langkah yang berisiko demi menyenangkan Freya.Freya pun tampak nyaman dengan kehadiran Aryan. Di mata Chika, mereka tidak seperti dua orang yang menghendaki perpisahan. Hubungan Freya dan Aryan telah berkembang menjadi sesuatu yang lebih hangat dan membuat keduanya tanpa sadar saling terikat.“Aryan kayaknya jatuh cinta sama kamu.”Chika mengatakannya tanpa pendahuluan apa pun. Dia langsung bicara intinya begitu atensi Freya kembali sepenuhnya tertuju kepadanya.“Kam

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 130. Seperti Nyonya Bos

    “Katanya saya gila. Memangnya iya?”Jika Reno bilang iya, apakah riwayatnya akan tamat? Sebab, sejujurnya dia sepakat dengan Freya. Siang-malam mendampingi Aryan, ada banyak momen di mana Reno merasa bosnya memang sedikit gila.“Apa yang salah dari teman tidur seumur hidup? Jika dimaknai secara lebih mendalam, itu adalah salah satu cara yang paling kasual untuk menyebut pernikahan.”“Iya, sih. Memang lumayan ambigu, bisa diartikan sebagai ajakan kumpul kebo selamanya juga. Tapi, bukannya itu cuma soal pola pikir? Kenapa dia malah menyebut saya laki-laki gila? Aneh.”Reno diam-diam menghela napas. Dia semakin paham mengapa Freya menganggap bosnya kurang waras.“Lalu, akhirnya apa keputusan Bu Freya? Bagaimana cara Bu Freya menyebut Pak Aryan sekarang?” tanya Reno sambil menyetir.Mobil melaju pelan menuju kediaman Keluarga Hutama. Sengaja tidak perlu buru-buru karena Reno tahu bosnya tidak suka pulang ke rumah.“Mantan pacar,” jawab Aryan seraya berdecak sebal. “Dia menganggap saya tak

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 129. Aku Bukan Selingkuhanmu

    Freya baru saja tahu jika dirinya memiliki pengawal siang ini. Kabar baiknya, meski belum ada sehari, dia sudah merasa cocok dengan Jefri yang ternyata seumuran dengannya itu.Memang ada rasa tidak nyaman, tapi mungkin cuma karena Freya belum terbiasa. Barangkali Freya hanya butuh adaptasi 1-2 hari, mengingat dia pada dasarnya cenderung murah akrab dengan orang lain.Namun, baru juga beberapa jam berlalu, Freya sudah diberitahu bahwa ini adalah hari terakhir Jefri menjaganya. Kata Jefri, Aryan kurang puas dengan kinerjanya, jadi besok akan ada bodyguard anyar yang menggantikannya.“Nggak mau minta yang lain? Emas batangan? Uang tunai Rp1-2 miliar? Tas seharga rumah? Apa pun bisa aku kasih, kecuali yang barusan kamu minta.”Gantian Freya yang merengut kecewa. “Tadi katamu aku bisa apa pun tanpa kecuali,” protesnya, sengaja meninggikan nada saat mengucap kata 'tanpa'.“Memilih pengawal adalah masalah krusial. Selain poin keselamatan, aku cuma mau memastikan kamu lebih nyaman,” terang Ar

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 128. Permintaan yang Mengundang Cemburu

    Freya akhirnya berhenti menangis. Sedihnya belum hilang, tetapi rasanya sudah jauh lebih lega. Sesak di dadanya pun telah banyak berkurang, mungkin berkat kehadiran seseorang yang kini menggenggam tangannya.Aryan sudah tidak memeluk Freya. Pria itu sekarang cuma sibuk mengusap punggung tangan kiri Freya dengan ibu jarinya. Tak ada sepatah kata pun terucap, sabar menunggu Freya bertutur terlebih dahulu.“Kenapa diam aja?” Freya akhirnya mulai bersuara setelah hening cukup lama. “Minimal tanya kenapa aku nangis-nangis sampai air mataku habis begini.”Aryan tersenyum sambil terus menatap jemari lentik dalam genggamannya. “Buat apa? Aku ke sini jelas karena udah tahu apa yang terjadi sama kamu,” balasnya sombong.“Cuma mau memastikan kamu menangis sepuasnya sampai merasa lebih baik kayak begini.”Freya pun berdecak sinis. “Sok peduli!” ujarnya sambil menarik tangannya dari genggaman Aryan.Aryan membiarkan tangannya dihempas, tetapi cuma sedetik. “Aku nggak pernah sepeduli ini sama urus

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status