Share

Keinginan Kayla

Penulis: Riani
last update Tanggal publikasi: 2026-01-29 21:54:22

Cahaya matahari pagi menyusup masuk, menghujam mata Dafa dengan kilaunya yang tajam hingga ia terjaga. Di sela kantuknya, ia perlahan membuka mata.

“Errggh,” lirih Dafa.

Dafa meringis sambil memegangi kepalanya yang terasa berat. Dengan gerakan pelan, ia mencoba bangkit dan duduk bersandar pada sandaran ranjang.

"Dafa melirik ke sekeliling kamarnya. Ada sesuatu yang terasa janggal, sebuah perasaan asing yang mengusik logikanya, namun ia benar-benar bingung hal apa yang sebenarnya terjadi.

“Kena
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Ternyata Suami Orang   Menuju Puncak

    Evelyn tak melepaskan genggamannya pada lengan Dafa, membimbing laki-laki itu menyusuri lorong menuju basement. “Kamu gak bisa gitu jalan pelan-pelan?” Tanya Dafa. “Udah ayok cepetan, kamu bisa nyetir kan?” Tanya Evelyn. Dafa mengangguk. “Nih,” Evelyn menyodorkan kunci mobilnya yang langsung disambut Dafa. Tanpa banyak bicara, keduanya masuk ke kabin dan perlahan meninggalkan area kantor. Di bawah langit yang mulai menggelap, mobil itu terus menyusuri jalanan, membawa mereka menjauh dari hiruk-pikuk kota. “Kita mau kemana?” Tanya Dafa untuk yang kesekian kalinya. “Udah jalan aja,” jawab Evelyn pandangannya tak lepas dari luar jendela mobil. Entah kenapa, sisa-sisa pembicaraan dengan daddynya tadi masih meninggalkan rasa tidak nyaman yang mengganjal di hati. Dafa hanya bisa mendengus pelan. Ia mengurungkan niat untuk membantah, menyadari betapa kusutnya gurat kelelahan di wajah Evelyn siang itu. Setelah perjalanan beberapa menit, mobil Evelyn dan Dafa akhirnya sampai d

  • Ternyata Suami Orang   Yang penting berdua

    Detik jam merambat pelan, membuat waktu seolah tertahan. Di dalam ruangan mewah itu, dua orang saling terpaku dalam tatapan, sementara cahaya siang menyusup lembut menembus dinding kaca.“Aku gak suka kamu mikirin hal lain disini,” Di tengah heningnya ruangan yang dibasuh cahaya siang, Evelyn berbisik lirih. Ia menatap jauh ke dalam bola mata indah Dafa. Pria itu tampak jauh lebih tampan dari saat ia pertama kali bertemu, hingga Evelyn merasa hampir kehilangan kendali atas dirinya sendiri.Dafa mendorong pelan bahu Evelyn dan berusaha menetralkan tubuhnya, “Aku gak mikirin apa-apa,”Bohongnya ia melihat kearah lain tanpa memperdulikan tatapan Evelyn. “Jangan bohong aku tahu kamu gelisah,” ucap Evelyn.“Terserah kamu percaya atau enggak,” Dafa melanjutkan pekerjaannya dan membuka lembaran demi lembaran yang menumpuk itu.Evelyn memutar bola matanya dengan malas, mencoba menyembunyikan debar jantungnya yang tak beraturan. Ia membuang muka ke arah dinding kaca.TokTokTokKetukan di pi

  • Ternyata Suami Orang   Riwayat Dafa

    Cerahnya pagi mengiringi langkah orang-orang yang mulai bergegas memulai hari. Di saat yang sama, deru dan lalu lalang kendaraan perlahan memenuhi setiap jengkal jalanan.Di saat yang sama, Willy berjalan dengan langkah tergesa dan wajah yang tampak serius. Pagi itu, ia hanya membalas sapaan beberapa karyawan dengan anggukan singkat.TokTokTokWilly mendorong pelan pintu kaca ruangan Tuan Jason, seolah menjaga agar tidak menimbulkan suara yang mengganggu kesunyian di dalam.Pintu terbuka menampakkan sang pemilik ruangan tampak menyesap kopi paginya.“Selamat pagi tuan,” sapa Willy.“Willy, apa agendaku pagi ini?” Tanyanya.“Siang ini anda akan menemui kolega dari negara C tuan, dan saya ingin menyampaikan sesuatu mengenai sekertaris nona Evelyn,” Nada bicaranya terdengar serius saat menyampaikan maksud kedatangannya. Menanggapi itu, Tuan Jason hanya memberikan anggukan singkat tanpa mengalihkan pandangan.Jari Willy bergerak lincah membuka tab di layar. Seketika, data pribadi Dafa t

  • Ternyata Suami Orang   Asisten COO

    Jantung Evelyn berdegup kencang saat ia berdiri mematung di depan pintu kaca putih ruang kerja CEO ruangan daddynya sendiri. Ia meremas kedua tangannya, mencoba mengumpulkan sisa keberanian untuk melangkah masuk. “Kenapa?” Tanya Dafa pelan ia merasa heran kenapa Evelyn diam seperti patung. “Emm enggak kok gak apa-apa ayo masuk,” ucapnya. Tok Tok Tok Pintu kaca itu berayun terbuka, menampilkan sosok pria muda dengan setelan jas yang tampak sangat rapi. Ia adalah Willy, asisten pribadi sang CEO. “Silahkan nona,” ucap Willy mengangguk sopan ia juga turut menyapa Dafa dan Dafa membalas dengan senyuman tipis. Evelyn melangkah masuk lebih dulu dengan Dafa yang mengekor di belakangnya. Di balik meja besar itu, ia mendapati daddynya tengah bergelut dengan tumpukan berkas, lengkap dengan kacamata yang bertengger manis di hidung mancungnya. “Dad,” panggil Evelyn. “Hmm,” jawab Daddy Jason tanpa menoleh. “Aku membawa asistenku,” ucap Evelyn. Goresan pena di atas kertas itu

  • Ternyata Suami Orang   Sisi lain Evelyn

    Suara sepatu hak Evelyn berdentum keras di atas lantai marmer putih, berpacu dengan napasnya yang memburu. Tanpa memedulikan tatapan heran para karyawan yang berpapasan dengannya, ia terus memacu langkah menuju lobi. Jarang sekali mereka melihat putri pemilik perusahaan itu kehilangan ketenangannya seperti sekarang.Evelyn menghentikan langkahnya sejenak saat melihat Dafa dari kejauhan. Pria itu berdiri menyamping dengan postur tegak, terbalut pakaian formal yang sangat rapi.“Itu Dafa,” ia berjalan dengan iringan senyum tipis diwajah cantiknya ia tak menyangka bahwa Dafa benar-benar menepati janjinya.Evelyn mengernyit dari kejauhan ada sesuatu yang salah. Dafa tampak terlibat konfrontasi sengit dengan sekuriti dan resepsionis yang berjaga. Rasa ingin tahu sekaligus cemas membuat Evelyn memacu langkahnya lebih lebar, mengabaikan rasa lelah di kakinya demi mencapai sosok pria itu.“Ada apa ini?” Suara Evelyn yang jernih namun dingin seketika memecah ketegangan di antara mereka. Seluru

  • Ternyata Suami Orang   Dafa ingkar?

    Klik! Kayla memutus sambungan telepon itu dengan kasar sebelum mamanya sempat menyelesaikan kalimat. Ia melempar ponselnya ke atas kasur, napasnya memburu dengan dada yang terasa sesak. Rasanya sia-sia bicara dengan seseorang yang tidak pernah mau mengerti posisinya. “Mama bener-bener keterlaluan harusnya dia bantu aku supaya Dafa maafin aku, bukan malah ngomong ngalor ngidul gak jelas emang gampang apa bisa dapetin laki-laki kaya,” Suara gerutuan tertahan keluar dari sela bibir Kayla. Ia bersungut-sungut menahan kesal, menghentakkan kakinya ke lantai dengan geram. “Aduhh aku harus gimana dong sekarang, tabungan udah menipis sedangkan Cakra udah satu minggu ini gak kirimin aku uang,” Ia terduduk di pinggir ranjang, menatap kosong pada dompetnya yang mengempis. Rasa bersungut-sungutnya tadi kini berganti menjadi rasa dingin yang merambat di punggung. “Kayaknya aku harus telepon Dafa lagi, siapa tahu aja tadi malem dia lagi kesal. Sekarang pasti pikiran dia lebih dingin,” Kayla m

  • Ternyata Suami Orang   Luka batin

    Entah mengapa, benak Evelyn tak henti-hentinya dihantui oleh Dafa firasat buruk menyelimuti perasaannya terhadap pria itu. Sudah sejak tadi Evelyn berusaha memejamkan mata, namun bayangan Dafa terus mengusik dan menghalangi tidurnya. Evelyn terbangun, lalu menggeser tubuhnya untuk bersandar pada k

  • Ternyata Suami Orang   Kesialan bertubi-tubi

    “Ayo mas aku bantu ya,” Tiara ingin membantu Dafa yang terlihat kesakitan namun ia tidak ingin lancang menyentuh Dafa yang bisa menimbulkan kesalahpahaman walaupun niatnya hanya menolong.“Gak apa-apa Ti, aku masih kuat ko,” ujar Dafa, ia melepaskan sepatunya namun sedikit kesulitan dan

  • Ternyata Suami Orang   Dafa kecelakaan

    “Oke sekali lagi terima kasih,” ucap Dafa Ia melihat evelyn yang mulai menjauh, awalnya Dafa ingin menolak ajakan Evelyn untuk bertemu tapi entah kenapa hatinya mengatakan bahwa dirinya harus menerima tawaran gadis itu. Dan ternyata Evelyn membawa surprise untuknya.

  • Ternyata Suami Orang   Bukti perselingkuhan

    Evelyn terburu-buru turun dari mobil dan berjalan tergesa-gesa memasuki kafe. Padahal, Gio bahkan belum selesai memarkirkan mobilnya dengan benar.“Astaga nona” Gio sedikit terkejut dengan tingkah nonanya yang tidak memperdulikan keselamatannya.Memasuki kafe, Evelyn melangkahka

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status