Share

Bab 181

Author: Liazta
last update publish date: 2026-08-19 23:39:23
"Belum mandi, ya?" tanya Xavier lembut seraya melirik jam di pergelangan tangannya setelah mereka cukup lama tenggelam dalam dunia imajinasi boneka.

Liora tertegun seketika. "Ya ampun! Aku lupa! Papi ulang tahun dan kita kan diajak makan malam ke restoran!"

Gadis itu panik setengah mati. Jika Xavier tidak mengingatkannya, ia dipastikan bakal lupa total karena terlalu keasyikan bermain boneka. Tanpa membuang waktu, Liora langsung berhambur bangkit dan berlari kencang menuju kamarnya untuk ber
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
vera.yulfrida Hutagalung
mana lanjutannya??
goodnovel comment avatar
Surtinah Surtinah
lanjut kak up yang banyakkkkkkkkkkkk
goodnovel comment avatar
Alfiah Ummi Hani
duuhhhhh...so sweeeet sekali kamu xavi...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 334

    “Selama ini kamu selalu mengira uang Martin akan melindungimu dari segala masalah. Kamu pikir, selama kamu membawa nama keluarga Martin, tidak akan ada seorang pun yang berani menyentuhmu. Sekarang, ketika semuanya berubah, kamu masih saja bertingkah seolah-olah kita tinggal menunggu seseorang datang untuk melayani kita!”Cynthia menggigit bibirnya dengan kesal.“Kalau begitu, Mami mau aku melakukan apa? Berlutut dan memohon kepada mereka?”“Setidaknya berhentilah mengeluh!”“Tidak! Aku tidak mau!”Cynthia menggeleng keras. Wajahnya menunjukkan penolakan yang begitu kuat, seolah-olah bekerja dan menerima akibat dari perbuatannya sendiri merupakan penghinaan yang tidak bisa ditoleransi.“Aku tidak mau meminta maaf kepada siapa pun! Aku juga tidak mau menerima keadaan ini! Seharusnya Kak Leon dan Kak Deon yang membantu kita. Mereka masih punya uang, punya pengaruh, dan punya kemampuan untuk mengeluarkan kita dari sini. Tetapi mereka justru membiarkan kita menderita!”Leli mengepalkan ta

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 333

    Sementara itu, jauh dari kemewahan yang selama ini mereka nikmati, Cynthia dan Leli mulai kehilangan kesabaran di dalam tahanan.Hari-hari yang mereka jalani terasa semakin menyiksa. Tidak ada kamar nyaman, pakaian indah, makanan mewah, atau pelayan yang siap memenuhi setiap keinginan mereka. Yang ada hanyalah ruangan sederhana, jadwal yang harus dipatuhi, serta pekerjaan yang membuat tubuh mereka kelelahan.Lebih buruk lagi, orang-orang yang selama ini mereka anggap bisa diandalkan ternyata tidak memberikan bantuan seperti yang mereka harapkan.Cynthia duduk di tepi ranjang dengan wajah masam. Ia berkali-kali merapikan rambutnya yang berantakan, lalu mengusap pipinya dengan telapak tangan. Wajahnya terlihat kusam, jauh dari penampilan sempurna yang selalu dibanggakannya.Tiba-tiba, ia menoleh kepada Leli dengan mata menyala penuh kemarahan.“Bagaimana bisa Kak Leon dan Kak Deon memperlakukan kita seperti ini? Sebenarnya, mereka menganggap Mami sebagai ibu mereka atau bukan, sih?” ben

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bang 332

    “Papi?” ulangnya, seolah-olah membutuhkan waktu untuk menyusun jawaban.“Iya, Papi.” Liora mengerutkan kening. “Bukankah Papi tahu aku pulang hari ini? Kenapa beliau tidak ikut menjemput?”Liora kembali memandang sekeliling, kali ini dengan kegelisahan yang mulai tumbuh.“Jangan-jangan Papi sedang sibuk di kantor?”Tidak seorang pun segera menjawab.Senyum Liora menghilang sepenuhnya.“Kak Leon, Kak Deon, kenapa kalian diam saja?”Leon menarik napas perlahan. Ia ingin menjawab, tetapi kata-kata itu terasa tertahan di tenggorokannya.Ada begitu banyak hal yang ingin ia ceritakan kepada adiknya. Tentang apa yang dilakukan Martin, tentang pengkhianatan Leli dan Cynthia, juga tentang bagaimana ayah mereka kini harus menghadapi akibat dari semua masalah tersebut.Namun, ia tidak mungkin mengungkapkan semuanya di tengah keramaian bandara.Bukan di tempat ini.Bukan ketika Liora baru saja pulang dengan wajah penuh kebahagiaan setelah menikmati bulan madunya.Leon akhirnya mengulurkan tangan

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 331

    Begitu keluar dari pintu kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Liora langsung menoleh ke sana kemari. Matanya berbinar-binar, mencari wajah-wajah yang selama ini dirindukannya.Setelah lebih dari sebulan berada di Prancis bersama Xavier, akhirnya ia kembali menginjakkan kaki di Indonesia.Udara hangat, bahasa yang akrab terdengar di sekelilingnya, bahkan keramaian bandara terasa begitu menyenangkan.Namun, semua itu belum lengkap sebelum ia bertemu keluarganya.“Sayang, pelan-pelan. Koper kita tidak akan lari,” ujar Xavier sambil tersenyum melihat istrinya yang terus berjalan lebih cepat.Liora menoleh sekilas, lalu tertawa kecil.“Aku sudah tidak sabar bertemu mereka!”Xavier menggeleng geli. Ia menarik koper dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menggenggam tangan Liora erat-erat.“Sepertinya aku harus bersaing dengan keluargamu untuk mendapatkan perhatianmu.”“Memangnya selama ini kamu tidak puas mendapatkan perhatianku?” Liora mengangkat alis, sengaja menggoda su

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 330

    Martin mengusap wajahnya, masih menyisakan tawa kecil."Ya Tuhan, Leli. Selama ini, sebenarnya apa yang kau pikirkan?"Deon mengangkat kedua tangannya."Entahlah, Pi. Mungkin Mami terlalu sibuk menikmati kisah cinta rahasianya sampai lupa mencari tahu apakah tokoh pria dalam kisah itu benar-benar tersedia."Martin kembali tertawa. Namun seperti wajahnya lebih terlihat jijik dan juga geli "Deon!""Apa, Pi? Aku tidak mengarang cerita. Aku hanya menyampaikan fakta.""Kau benar-benar tidak bisa serius sebentar saja.""Aku bisa serius, Pi." Deon mengangguk mantap. "Misalnya, aku serius menyarankan agar Papi tidak mengeluarkan uang untuk menyelamatkan mereka."Tawa Martin perlahan mereda.Dia menatap putranya, lalu mengangguk pelan."Tentu saja aku tidak akan melakukannya."Deon mengamati wajah ayahnya."Papi tidak merasa kasihan kepada Mami?"Martin terdiam cukup lama sebelum menjawab."Dulu, aku selalu merasa harus melindunginya. Apa pun kesalahannya, aku berusaha mencari alasan untuk me

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 329

    Pagi itu, Martin duduk di dalam ruang kunjungan tahanan dengan wajah yang jauh lebih tenang dibandingkan hari-hari sebelumnya. Meski berada di balik jeruji besi, dia tidak lagi menunjukkan kegelisahan seperti ketika pertama kali mengetahui perselingkuhan Leli dan kenyataan bahwa Cynthia bukan anak kandungnya. Luka itu masih ada. Pengkhianatan selama puluhan tahun bukan sesuatu yang bisa dilupakan hanya dalam beberapa hari. Namun, perlahan-lahan, Martin mulai menerima kenyataan bahwa hidupnya telah dibangun di atas kebohongan orang-orang yang paling dipercayainya. Pagi ini, Deon datang mengunjunginya. Begitu melihat putranya memasuki ruangan, Martin langsung mengangkat wajah. "Bagaimana keadaan perusahaan?" Itulah pertanyaan pertama yang keluar dari mulutnya. Deon menarik kursi di hadapan ayahnya, lalu meletakkan beberapa dokumen yang dibawanya di atas meja. "Tenang, Pi. Perusahaan masih berjalan dengan baik. Para direktur sudah mengatur pembagian tugas selama Papi tidak berada

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 35

    Seketika itu juga, hawa di dalam mobil mendadak turun drastis menjadi sedingin es.Xavier melirik spion tengah dengan tatapan mata yang tajam dan menusuk. "Jika kau tertawa sekali lagi, bonus tahunanmu akan aku potong habis!"Satu kalimat ancaman itu meluncur dengan nada sangat datar, namun efeknya

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 8

    Malam itu, rumah keluarga Martin berubah total.Lampu-lampu kristal menyala terang, memantulkan cahaya ke setiap sudut ruangan. Karpet merah terbentang dari gerbang hingga pintu utama. Mobil-mobil mewah berdatangan tanpa henti, menurunkan tamu-tamu dengan pakaian elegan dan senyum penuh kepentingan

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 7

    Udara sore itu terasa berat ketika Liora melangkah keluar dari kafe.Ia tidak langsung pulang.Sejak keluar dari bank, ia tampak waspada membawa tasnya. Tas ini berisi buku-buku, uang dan batu bata. Jelas terasa cukup berat.Langkahnya tenang menyusuri trotoar di depan kafe. Tangannya menggenggam e

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 6

    “Kalau begitu… aku ikut mobil polisi saja,” kata Liora sambil tersenyum ringan. “Aku tidak ingin merepotkanmu.”Pria bendahara itu sempat terlihat ragu, tapi akhirnya mengangguk. “Baik, Nona. Lebih aman memang begitu.”Beberapa petugas langsung membantu memindahkan koper-koper berisi uang itu ke da

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status