بيت / Romansa / Terpaksa Menikahi Tuan Muda / MASIH BELUM BISA MEMAAFKAN

مشاركة

MASIH BELUM BISA MEMAAFKAN

مؤلف: Pendosa
last update تاريخ النشر: 2026-09-30 23:36:14

Adrian tidak membutuhkan waktu lama untuk menjatuhkan keputusan kepada Malik. Setelah mengetahui bagaimana pria itu meninggalkan Yura pada hari pernikahan mereka dan membiarkan wanita itu menghadapi semua penderitaan seorang diri, Adrian meminta anak buahnya menyelidiki pekerjaan Malik.

Beberapa pelanggaran ditemukan dalam laporan perusahaan. Adrian tidak perlu mengarang kesalahan baru. Ia hanya meminta seluruh bukti diserahkan kepada pihak yang berwenang di perusahaan tempat Malik bekerja. Ter
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   TARIK ULUR

    Damian sedang berbicara dengan Sebastian mengenai perusahaan ketika ponselnya bergetar di atas meja. Ia melihat layar, ada nomor tidak dikenal menghubunginya. Damian mengangkat tangan, memberi isyarat agar Sebastian diam."Hallo.""Mr. Damian, saya Adrian pemilik perusahaan xxx.""Ada perlu apa anda menghubungi saya?""Saya menghubungi anda bukan untuk menuduh anda mencuri data perusahaan saya.”"Apa maksud anda?" Damian langsung tersinggung dengan perkataan Adrian.“Orang yang bekerja untuk anda terlibat dalam pencurian data perusahaan saya.”“Kalau begitu, berikan aku buktinya.” Damian terkejut hingga wajahnya memerah karena ini bukan tuduhan kecil.“Saya tidak akan meminta anda bertanggung jawab atas tindakan setiap bawahan anda, tapi saya akan meminta anda bertanggung jawab atas apa yang terjadi setelah saya menunjukkan bukti.”“Kalau memang orang saya terlibat, laporkan kepada polisi.”“Saya bisa melakukan itu.”“Lalu kenapa masih menghubungi saya?”“Karena saya ingin memberi And

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   KEPERGIAN ADRIAN

    Yura berdiri mematung, matanya tidak lepas dari pria yang berdiri beberapa langkah di hadapannya.“Bukan.” Yura menggeleng.“Yura, aku Adrian.” Adrian menatap Yura dengan intens.“Kamu bukan Pak Adrian. Pak Adrian sedang di luar negeri untuk terapi. Dia tidak bisa berjalan. Jadi jangan bilang kamu Adrian hanya untuk menutupi kesalahanmu.” Yura menatap kedua kaki pria itu berdiri tegak di lantai. Yura berpikir Andreas sedang menipunya agar bisa lari dari kesalahannya.“Aku memang Adrian.”“Tidak!” Suara Yura meninggi. “Jangan bohong lagi kepadaku!”Adrian menghela napas panjang. “Aku tidak bohong. Kamu ingat saat pertama kali aku berdiri di hadapanmu, kamu bilang aroma parfumku sama dengan aroma parfum Adrian, itu karena aku memang Adrian.”Adrian kemudian menceritakan semuanya. Tentang kondisinya yang perlahan membaik, tentang terapi yang dijalaninya, tentang pemeriksaan lanjutan, tentang bagaimana ia sebenarnya sudah mampu berdiri dan berjalan dalam jarak tertentu, tapi memilih menye

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   PENGAKUAN ADRIAN

    "Aku sudah terlalu lama berada dalam pernikahan yang sebenarnya tidak pernah terasa seperti pernikahan.”Pernyataan Yura membuat hati Adrian semakin kacau, dadanya terasa sesak seolah ada batu besar yang menghimpitnya. Ia sudah menduga cepat atau lambat, Yura tetap akan meminta cerai darinya, tapi Adrian tidak menyangka mendengar langsung dari bibir Yura rasanya akan sesakit ini. Yura ingin bercerai darinya. Ironisnya, selama ini Adrian sendiri yang membuat Yura sampai pada keputusan itu. Dan sekarang, ketika Yura akhirnya memutuskan untuk melepaskan pernikahan mereka, Adrian justru merasa dunia sedang runtuh di bawah kakinya.“Tidak,” ucap Adrian pelan.“Apa?” Yura mengerutkan kening.“Jangan bercerai.” Satu kata itu keluar begitu saja, karena Adrian masih belum siap untuk bercerai.“Pak Andreas?” Yura menatapnya bingung. Adrian bangkit dari sofa. “Apa kamu tidak bisa memberinya kesempatan.”Yura terdiam beberapa detik, lalu menghela napas. "Aku sudah memikirkan ini sejak lama, dan

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   CERAI

    Adrian membeku. Yura menyentuh bibirnya sendiri, seolah ingin memastikan bahwa hal itu benar-benar terjadi.“Pak Andreas, kenapa?” ..” Suara Yura bergetar. “Adrian tidak langsung menjawab, mereka berdua saling menatap, tidak ada satu pun dari mereka yang bergerak.Adrian bisa melihat jelas keterkejutan di mata Yura. Bukan hanya karena ciuman itu, tetapi karena wanita itu tidak mengerti mengapa seorang pria yang selama ini ia anggap sebagai saudara iparnya tiba-tiba melakukan hal seperti itu.“Aku...” Adrian menelan ludah. “Maaf.”“Kenapa kamu menciumku?” Yura mundur satu langkah.Adrian bingung, posisinya saat ini membuatnya menjadi serba salah. Ingin sekali Adrian mengungkapkan perasaannya.Karena aku merindukanmu, Yura. Selama tiga minggu aku tidak bisa berhenti memikirkanmu, aku marah melihatmu bersama Raka.Semua jawaban itu berdesakan di kepalanya, tetapi tidak satu pun bisa ia ucapkan.“Aku kehilangan kendali,” jawab Adrian pada akhirnya.“Kehilangan kendali?” Yura menatap Adri

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   CIUMAN

    Adrian baru saja kembali ke Indonesia setelah tiga minggu berada di luar negeri. Begitu mobil memasuki jalan utama, ia menatap ke luar jendela.“Antarkan aku ke toko buku.”“Ke toko buku, Pak?” Sopirnya melirik melalui kaca spion.“Ya.”Adrian ingin melihat tempat Yura bekerja sebelum pulang. Ia sendiri tidak tahu mengapa keinginan itu terasa begitu penting. Setelah tiga minggu tidak bertemu, rasanya melihat Yura dari jauh saja sudah cukup.Tatapannya beralih pada beberapa paper bag yang terletak di sampingnya. Isinya oleh-oleh yang ia pilih selama berada di luar negeri. Entah kenapa, setiap kali melihat sesuatu yang menurutnya akan disukai Yura, ia selalu membelinya.Tiga minggu tidak bertemu perempuan itu membuat Adrian menyadari sesuatu yang selama ini berusaha ia abaikan. Ia selalu memikirkan Yura.Namun, sebelum mobil sampai di toko buku, Adrian melihat sebuah motor melaju tidak jauh di depan mereka. Yura duduk di jok belakang, pria yang mengendarai motor itu adalah Raka. Adrian

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   MASALAH PERUSAHAAN

    Ruang presentasi dipenuhi jajaran direksi, investor, dan beberapa perwakilan perusahaan yang akan menentukan pemenang tender.Adrian duduk di barisan depan bersama timnya. Di atas meja terdapat proposal produk yang sudah mereka persiapkan selama berbulan-bulan.Presentasi dari tim Adrian berjalan lancar. Satu demi satu keunggulan produk dijelaskan. Setelah hampir tiga puluh menit, Adrian berdiri di depan layar."Produk yang kami tawarkan memiliki tiga keunggulan utama. Pertama, efisiensi penggunaan energi. Kedua, sistem keamanan yang terintegrasi dan yang ketiga..."Tim dari Adrian menjelaskan bagian terakhir dengan penuh percaya diri. Konsep tersebut merupakan ide baru yang ia kembangkan bersama timnya, bahkan belum pernah dipublikasikan.Setelah presentasi selesai, Adrian menatap layar sambil menunggu perusahaan pesaing melakukan presentasi. Beberapa menit kemudian, perusahaan pesaing mulai memaparkan produknya. Pesaing itu sedang menjelaskan sebuah fitur yang sama persis dengan ide

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status