공유

Kindly Warning

작가: Rae_1243
last update 게시일: 2022-02-04 02:27:43

Halo, Kakak-kakak pembaca.

Bagaimana kabarnya? Salam kenal, ya.

Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih karena sudah berkenan mengikuti cerita Aila dan Killian sampai sejauh ini. Terima kasih juga atas segala dukungan dan komentarnya.

Sebelumnya, saya ingin sedikit menjelaskan bahwa saya tidak bermaksud sedikit pun untuk memperpanjang isi novel ini, sebab memang awalnya cerita yang dimulai dari Season Tiga seharusnya berada di buku yang terpisah.

Mungkin masih ada Kakak-kakak yang ingat dengan judul buku: Istri Manis Kesayangan CEO?

Namun dengan pertimbangan agar Kakak-kakak pembaca bisa lebih mudah menemukan dan menikmati cerita, maka saya dan editor akhirnya sepakat untuk tetap meneruskan di buku yang lama.

Jadi, mohon ma'af ya, apabila cerita terasa panjang. Sebenarnya, bisa dikata ada empat cerita di dalam satu novel. Tolong anggap saja begitu ^^;

Selanjutnya, yang menjadi inti dari saya membuat Catatan Penulis ini adalah saya berharap kebijakan dari Kakak-kakak pembaca saat membaca cerita di season yang berikutnya.

Season ke-empat ini saya rencanakan akan menjadi season terakhir, dan tensi cerita kemungkinan besar akan lebih tinggi dari season sebelumnya.

Jadi, sekali lagi saya harap kebijakan dan pengertian dari Kakak-kakak sekalian.

Saya mohon maaf sebelumnya apabila nanti akan ada scene 21++ tapi akan saya usahakan sehalus dan sesopan mungkin.

Sekian obrolan dari saya.

Semoga semua selalu sehat & bahagia, yaa.

Salam sayang,

Rae

Note: bagi yang ingin berteman, silakan colek i* saya: Rae_1243

이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
댓글 (6)
goodnovel comment avatar
Puteri
thor s4 apa beda cerita ya ? atau nama tokohnya aja yg sama atau gimana ni kok kilan sama prmpuan lain sih nga tega aku thor huhuhuuuu...
goodnovel comment avatar
Cici Nurmala
ditunggu kelanjutannya nya ka
goodnovel comment avatar
Sophia Birhdam
of course end to happy.. yeaayyy..tapi, moga saja bahgia yg membawa 1000kebahagian buat Aila n kills & smua couple.. kecuali Charlotte..oh God.. please thor timbulkan watak devil, Devon, psycopat, ape2 lah julukan Ian tu.. tujukan pd Charlotte... hhhee.. still waiting..n moga sukses dlm smua karyamu
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   See You Again

    Halo, Semua. Apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat & bahagia. Hari ini, akhirnya cerita Aila dan Killian pun berakhir. Terima kasih atas satu tahun yang begitu mengagumkan. Terima kasih juga karena sudah berkenan mengikuti cerita ini sampai akhir. Saya menyadari bahwa novel ini masih sangat jauh dari kata sempurna dan saya meminta maaf atas segala hal yang tidak memuaskan. Semoga kita bisa bertemu lagi!

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   (S4) - End • Still, Not The End

    Orion menoleh. Bocah lelaki yang biasanya begitu pendiam itu pun seketika memasang wajah ceria, lantas berlari-lari sambil berseru riang, "Mom!" "Halo, Sayang," sahut Aila, yang juga memburu menyambut putranya dengan kedua tangan terkembang, lalu memeluknya. "Maaf karena Mommy terlambat." "Tidak apa-apa, Mom. Oh, apa Mom tahu kalau Rigel tadi terjatuh dari pohon?" Sepertinya predikat pendiam Orion pun menghilang seketika, sebab anak itu sekarang berceloteh dengan begitu bersemangat. "Oh, ya? Benarkah? Kenapa sampai bisa begit—" "Itu karena tadi ada anak kucing, lalu dia—" "Mommy!" Tidak mau berlama-lama sampai Aila mengomelinya, Rigel langsung memeluk Aila dan sengaja sedikit menggeser posisi Orion agar sedikit menjauh. "Kenapa Mommy lama sekali, sih? Apa Mommy tahu, kalau sewaktu tidak ada Mommy, Kak Lills selalu mengomeliku habis-habisan?" Tersenyum, Aila lantas menepuk-nepuk kepala kedua putra kembarnya. Setelah itu, dia mengulurkan tangan, meminta agar Liliana mendekat. Se

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   (S4) - End • Orion and Rigel

    "Kills, apa yang kamu lakukan?""Sst, Queen. Aku sedang berusaha mendengarkan anak kita. Kira-kira mereka sedang apa, ya, di dalam perutmu?"Aila tertawa. Lelaki itu bisa menghabiskan waktu bermenit-menit hanya untuk menempelkan telinga di perut Aila. Sambil mengelus-elus dan menciumi perut istrinya, Killian terus saja berbisik dan tertawa bahagia ketika mendapatkan tendangan kecil sebagai balasan."Kills, sudah dong.""Sebentar lagi saja, Queen. Lihat, anak kita gerakannya begitu aktif.""Kamu, sih, senang melihatnya, tapi aku yang merasakan nyeri."Killian terdiam seketika, lalu buru-buru berbisik, "Sayang, kalian kalau menendang jangan terlalu kuat. Kasihan Mommy. Tuh, lihat. Kalau nanti Mommy sampai ngambek terus Daddy tidak diberi jatah, bagaimana?"Aila membelalak. Dengan wajah memerah dia lantas menjewer suaminya itu."Queen, aduh. Sakit. Lepaskan, Queen. Memangnya, aku salah apa?""Salah apa, katamu? Ya Tuhan, Kills. Apa yang baru saja kamu katakan kepada anak-anak kita, ha?"

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   (S4) - Bab 99 • If You're Leaving ....

    Bukankah kehamilan Aila masih menginjak usia tujuh bulan? Killian memang bukan seorang dokter, tapi dia tahu betapa seriusnya situasi saat ini. "Dokter Aiden!" seru seorang dokter laki-laki yang datang berlari-lari menyambut, sesampainya mereka di bagian IRD (Instalasi Rawat Darurat). "Bagaimana status pasien?" "Dokter Cedric, selamat malam! Pasien mengalami preterm PROM (Premature Rupture of Membrane)." "Berapa usia kandungannya?" "Tiga puluh satu minggu." Killian masih sempat menangkap ekspresi tegang yang sekilas melintas di wajah dokter Cedric dan ada perasaan tidak enak yang seketika dia rasakan. "Aiden! Katakan padaku. Apakah ini buruk?" tanyanya, dengan nada panik yang bisa tertangkap jelas dalam suaranya. Dia mencengkeram kemeja Aiden dan menahan dokter muda itu ketika akan menyusul Aila, yang sudah dibawa masuk ke ruang perawatan terlebih dulu oleh dokter Cedric. Ada beberapa detik yang dilewatkan Aiden untuk terdiam. "Begini, Ian. Akan ada beberapa prosedur yang tid

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   (S4) - Bab 98 • Not Today

    Keadaan menjadi semakin baik. Mereka mungkin saja menggerutu, merasa kesal dan kalau bisa, maka akan memilih untuk pergi saja. Namun, nyatanya tidak. Meski dengan perasaan tidak puas, nyatanya tidak ada seorang pun yang beranjak dari tempat duduknya. Entah mengapa, seolah ada sesuatu yang membuat mereka untuk tetap bertahan di tempatnya masing-masing. Ah, bukan. Bukan sesuatu, tapi lebih tepatnya mungkin adalah ... seseorang. "Lihat. Bukankah kalau begini, jadi lebih menyenangkan?" ujar Aila dengan wajah ceria, seolah tidak menyadari apa pun. "Lills, kamu juga suka kan?" Liliana segera mengangguk-angguk, membuat kedua pipinya yang menggemaskan pun terlihat naik turun dengan lucunya. Lalu, dengan penuh semangat dia berseru, "Suka, Mommy! Kalau Mommy suka, Lills juga suka!" Berakhir sudah. Meski masih belum yakin sepenuhnya, tapi mereka seolah memiliki perasaan bahwa dengan ucapan kedua Ibu dan anak itu maka sebuah keputusan telah diambil. Mereka akan makan malam bersama dalam sa

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   (S4) - Bab 97 • Sister

    Ada berbagai macam hal tidak jelas yang silih berganti mengisi mimpi Aila.Seorang perempuan yang berbalik lantas keluar dari sebuah tempat yang seperti ruang kantor; seorang lelaki yang tengah dipeluk oleh perempuan lain, tapi sepasang mata birunya terus memandang ke arah perempuan pertama yang tadi pergi; selembar kertas yang sepertinya berisi hasil pemeriksaan rumah sakit yang disertai oleh sebuah testpack; sebuah tempat yang begitu ramai yang tampaknya adalah bandara dan perempuan yang pertama tadi tengah berjalan menyeret sebuah koper, sembari menunduk dan mengelus-elus perutnya.Tunggu, apakah dia sedang menangis? Ah, iya. Perempuan itu memang sedang menangis.Sebab, kemudian ada sepasang lelaki dan perempuan berusia separuh baya yang lantas menghampiri dan memeluknya, berusaha menenangkan serta menghiburnya. Ketiga orang tersebut lantas berjalan di garbarata, menuju pintu sebuah pesawat dengan posisi perempuan tadi berjalan paling akhir.Lalu, sesaat sebelum melewati kedua pram

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   (S4) - Bab 87 • Sorry Not Sorry

    Suara notifikasi terdengar, pertanda adanya pesan yang masuk. Meraih ponselnya, Aila masih sempat melirik ke tempat di mana Killian tadi pergi, sebelum akhirnya membuka dan membaca pesan yang baru saja masuk tersebut. Pesan dari Erick. 'Tugas sudah saya laksanakan, Nyonya Muda. Surat tersebut sudah

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   (S4) - Bab 85 • Addict

    "Queen ...."Entah sudah berapa kali Killian memanggil istrinya dengan nada merajuk. Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam dan dia beserta Aila sedang berada di dalam kamar.Ya, Tuhan. Setelah berjam-jam yang penuh siksaan, akhirnya mereka bisa berduaan saja.Bisa dikata kalau Killian su

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   (S4) - Bab 84 • Bad Dream

    'Babe, bagaimana kabarmu?''Aku tahu bahwa aku tidak memiliki hak apa pun untuk bertanya seperti ini, tapi aku sungguh ingin mengetahui bagaimana keadaanmu.''Apakah dia memperlakukanmu dengan baik? Apakah dia tidak berbuat kasar kepadamu? Babe, kudengar kamu juga tengah mengandung. Aku tahu dengan pa

  • Terperangkap Gairah Suami Butaku   (S4) - Bab 83 • Kiss!

    Aila sedang berdiri di balkon kamarnya, ketika seseorang tiba-tiba saja datang dan langsung memeluknya dari belakang."Apa yang sedang kamu pikirkan, Queen?" tanya Killian, segera saja menyurukkan wajah di leher istrinya dan menciuminya. "Ada apa? Apakah kamu baik-baik saja?""Apa maksudmu, Kills? Ken

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status