Share

Bab 2

Author: Siska
Aku tidak ingin terlalu banyak berdebat dengannya, lalu menunjukkan salinan kedua dari surat cerai.

"Dalam surat cerai ini, aku menyatakan bersedia bercerai tanpa meminta harta gana-gini. Aku hanya akan membawa barang-barang pribadiku, sekarang tanda tangan."

Justin berdiri sambil membanting meja, lalu berteriak dengan penuh amarah padaku, "Kamu serius mau cerai denganku?"

Pada saat itu, Justin mendapat panggilan telepon, seketika wajahnya pucat.

Sesaat kemudian, dia menampar wajahku.

Sudut bibirnya mengeluarkan sedikit darah.

"Bukankah aku sudah menyuruhmu mengantar Sherina kembali ke sekolah? Sialan, kamu malah ke sini memberiku surat cerai!"

"Sherina kecelakaan! Sonia, kamu benar-benar nggak berguna! Selama ini, selain hidup leha-leha di rumah, apa yang pernah kamu lakukan untukku?"

"Oke, kamu mau cerai, 'kan? Aku setuju!"

Sambil berbicara, dia langsung menandatangani surat cerai yang menyatakan aku setuju tidak mendapatkan harta gana-gini, kemudian dia melemparkan surat itu ke wajahku.

"Ayo, ikut aku ke rumah sakit dan minta maaf kepada Sherina!"

Seperti menyeret seekor binatang, dia menyeretku keluar dari ruangan.

Begitu masuk ke bangsal, Sherina langsung menangis.

Dengan raut wajah sedih, Sherina menunjukkan pergelangan tangannya yang hanya sedikit memerah kepada Justin.

"Justin, sakit sekali."

Justin meniup pergelangan tangannya dengan lembut. "Sst, Sayang, aku tiup nanti nggak sakit lagi."

Melihat mereka, aku teringat kembali momen ketika aku dan Justin masih berjualan es krim.

Cuaca hari itu sangat dingin, tanganku terasa sakit karena kedinginan.

Dia juga meniup tanganku dengan lembut seperti ini sambil berkata, "Sst, Sayang, aku tiup nanti nggak sakit lagi."

Memikirkan hal ini, mataku berkaca-kaca, dan hatiku mulai terasa sakit.

Namun, Justin justru memelototiku dengan penuh amarah. "Kamu masih berani menangis, semua salahmu! Cepat minta maaf kepada Sherina!"

Aku menjawab dengan tenang, "Nggak mau!"

Dia mengambil barang dari meja samping tempat tidur, lalu melemparkannya ke arahku.

Aku terkena hantaman benda keras berbahan logam itu, seketika darah mengalir dari keningku.

"Aku terlalu memanjakanmu selama ini, sampai kamu bersikap kurang ajar. Kamu telah membuat kesalahan, jadi kamu harus minta maaf!"

Sherina menarik tangan Justin sambil menangis. "Justin, jangan bersikap seperti ini padanya, nanti Kak Sonia marah padaku, kelak kami akan tinggal satu atap. Aku sih nggak takut, tapi aku nggak mau terjadi sesuatu pada anak di dalam kandunganku."

Aku syok mendengar itu.

Aku mengira hari ini adalah pertemuan pertama mereka. Tidak disangka, mereka bahkan telah memiliki anak.

Mendengar kabar itu, mata Justin langsung berbinar-binar.

"Syukurlah, Sherina, kamu adalah penyelamat Keluarga Kusnadi!"

Justin tiba-tiba berdiri, lalu menendang bagian belakang lututku.

Aku kehilangan keseimbangan, akhirnya jatuh berlutut.

"Minta maaf!"

Aku tetap menolak dan berdiri, pria itu menendangku lagi sampai jatuh berlutut di lantai.

Lalu, suara kejamnya terdengar di belakang telingaku. "Apa kamu lupa kalau adikmu juga dirawat di rumah sakit ini?"

Sambil berbicara, pria itu mengeluarkan ponsel dan menghubungi seseorang.

"Hentikan semua pengobatan Yuli Rahman, lalu keluarkan dia dari rumah sakit …."

Aku merasa panik dan meraih kakinya. "Jangan! Justin, di mana hati nuranimu?"

Dia menendang dadaku dengan jijik. "Aku beri kamu waktu tiga detik. Kalau nggak minta maaf, adikmu mati!"

"Tiga, dua, …."

Aku langsung menghadap Sherina, lalu bersujud minta maaf.

"Ini salahku! Maafkan aku!"

Air mata dan darah mengalir di wajahku. Saat aku mendongak, Justin juga tampak terkejut.

Pria itu berjongkok dan mengambil tisu untuk menyeka wajahku.

"Ya sudah. Mulai sekarang, jaga Sherina baik-baik."

Aku mengingatkannya, "Justin, kita resmi bercerai satu bulan lagi."

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Tipu Daya Cinta   Bab 9

    Tiba-tiba sekelompok polisi masuk dan hendak menangkap Sherina, tetapi Justin masih melindunginya."Tunggu! Jangan memborgolnya, dia sedang hamil! Sonia, segera cabut laporanmu! Kamu masih mau jadi Nyonya Kusnadi atau nggak?"Aku tersenyum, lalu mengeluarkan dua akta cerai dan melemparkan ke lantai. "Aku sudah bukan Nyonya Kusnadi lagi. Kita sudah bercerai!""Ternyata kamu serius! Meskipun kita sudah bercerai, mengingat hubungan kita selama bertahun-tahun, jangan biarkan anakku lahir di dalam penjara."Mendengar itu, suara tawaku makin keras. "Sampai detik ini pun kamu masih melindunginya. Anak yang dia kandung itu bukan anakmu, dasar pria bodoh!""Perutnya sudah sebesar itu, mana mungkin usia kehamilannya dua bulan? Setidaknya sudah tiga bulan!"Justin masih tidak percaya. "Kamu hanya iri karena aku memperlakukannya dengan baik, jadi kamu sengaja memfitnahnya! Jelas-jelas kamu yang menyuruhku cari wanita lain, tapi sekarang kamu malah membuat keributan!""Justin, hari ini aku akan mem

  • Tipu Daya Cinta   Bab 8

    Aku tidak memedulikan mereka dan terus masuk dengan langkah yang besar.Aku langsung berpapasan dengan Sherina yang sedang memegang gelas anggur.Sherina mengenakan gaun mewah, perutnya terlihat sedikit membuncit, dan dia berjalan menghampiriku sambil menggoyangkan pinggangnya."Kak Sonia, kenapa kamu mengenakan pakaian seperti ini? Kamu nggak hanya mempermalukan dirimu sendiri, tapi juga Keluarga Kusnadi."Aku menatapnya dengan wajah dingin. "Perutmu nggak terlihat seperti hamil dua bulan."Senyuman di wajahnya langsung menghilang. Tidak lama kemudian, dia menumpahkan anggur ke arah gaunnya sendiri, lalu berteriak."Kak Sonia, aku tahu kamu membenciku, kamu boleh menghukumku, tapi jangan sakiti anak di dalam kandunganku. Anak ini sangat berharga bagi Justin."Saat ini, terdengar suara penuh wibawa dari belakangku."Dasar perempuan mandul. Kalau sampai terjadi sesuatu pada cucuku, rasakan akibatnya!"Nyonya Helen datang, di sampingnya ada seorang pemuda tampan yang menopangnya, kelihat

  • Tipu Daya Cinta   Bab 7

    Setelah lulus kuliah, awalnya aku ingin magang di perusahaan desain. Namun, Justin mengatakan bekerja di perusahaan tidak akan menghasilkan banyak uang, lebih baik membuka usaha sendiri.Demi dirinya, aku melepaskan impianku.Aku mengikutinya keliling ke berbagai tempat untuk menjalankan bisnis.Kami pernah berjualan di pinggir jalan, pernah menjual barang selundupan, bahkan hampir tertipu dan masuk ke organisasi penipuan berkedok bisnis.Saat itu, berbagi satu porsi mi dengannya bukanlah hal yang menyedihkan bagiku karena kehidupan kami penuh cinta dan harapan.Harus kuakui, Justin memang memiliki bakat dalam berbisnis.Tidak lama kemudian, Justin bekerja sama dengan beberapa orang kaya, lalu mendirikan perusahaan.Demi Justin memiliki hak suara paling banyak di dalam perusahaan, aku menjual pusaka keluarga peninggalan ibuku dan memakai seluruh harta yang kumiliki. Semua itu aku lakukan agar Justin menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan.Kalau kurenungkan sekarang, kisah cinta

  • Tipu Daya Cinta   Bab 6

    "Kalau bukan karena Justin masih mengingat sedikit hubungan lama denganmu, kamu pikir aku mau tinggal satu atap dengan wanita tua sepertimu? Seharusnya sadar diri dong, umurmu lebih tua tiga puluh tahun daripada aku. Kamu sudah tua. Kalau aku ini laki-laki, aku juga nggak tertarik denganmu.""Ah, aku lupa memberitahumu, dia sudah berjanji padaku bahwa semua harta Keluarga Kusnadi kelak akan diserahkan kepadaku dan anak yang ada di dalam perutku, sedangkan kamu hanya mendapatkan status sebagai Nyonya Kusnadi, hahaha!"Karena aku tidak sengaja menyalakan pengeras suara saat mengangkat telepon.Semua perkataan Sherina terdengar jelas di telinga Reno.Pria itu tidak dapat menahan emosinya hingga menghantamkan tinjunya dengan keras ke setir mobil, sementara sorot matanya dipenuhi dengan amarah.Namun, aku tetap bertanya dengan tenang, "Kejadian yang menimpa Yuli itu ulahmu, 'kan?""Ya, terus kenapa? Kamu punya bukti? Kamu pikir aku takut? Kamu hanyalah ibu rumah tangga, nggak akan ada orang

  • Tipu Daya Cinta   Bab 5

    Sayang, Tuhan tidak berpihak padaku. Beberapa dokumen yang kuserahkan adalah surat persetujuan transplantasi organ.Nama-nama penerima di dalamnya semuanya berasal dari kalangan kaya, sedangkan nama beberapa pendonor pernah kulihat di media sosial.Mereka merupakan korban penipuan hingga dibawa ke Negara Oria.Semua fakta sudah jelas, tetapi tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa Justin pelakunya.Aku keluar dari kantor polisi dengan linglung, hujan di luar sudah berhenti.Hatiku sudah mati rasa.Ponselku terus berdering tanpa henti.Tidak perlu dilihat, aku yakin itu pasti Justin.Selama sepuluh tahun menikah dengan Justin, selain beberapa istri orang kaya, aku tidak memiliki teman lain.Aku berjalan di jalan raya selama sepuluh menit lebih.Tiba-tiba, terdengar suara rem yang memekikkan telinga dari samping.Kaca jendela mobil Jeep diturunkan.Suara pelan dan tegas terdengar dari dalam mobil."Naiklah."Aku menoleh ke pria itu dengan wajah bingung, tanpa bergerak sedikit pun.Na

  • Tipu Daya Cinta   Bab 4

    Dia mengirimkan surat undangan acara lelang amal."Suamiku pergi ke luar negeri, temani aku pergi ke acara lelang, ya."Aku awalnya mau menolak, tetapi ketika melihat barang yang dilelang di dalam tautan itu, aku merasa syok.Gelang giok zamrud yang dilelang adalah pusaka keluargaku yang kugadaikan demi membantu Justin mendirikan perusahaan, saat itu kugadaikan seharga 2,4 miliar.Setelah kondisi perusahaan Justin stabil, aku ingin membeli gelang itu kembali, tetapi sudah dibeli orang lain.Aku mengepalkan tangan. Di rekening uang bulananku, masih ada sisa uang yang belum kugunakan selama bertahun-tahun, kira-kira masih tersisa 40 miliar. Apa pun yang terjadi, aku harus merebut gelang itu kembali.Tidak disangka, Justin dan Sherina juga hadir di acara tersebut."Kak Sonia, malam ini aku pindah ke vila. Mulai sekarang, mohon bimbinganmu, ya."Justin juga memerintahkanku, "Buatkan dia sup setelah pulang nanti."Aku mengabaikan mereka. Aku hanya menantikan kemunculan gelang pusaka keluarg

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status