LOGINSetelah suamiku meninggal, aku kembali tinggal bersama ibu. Tanpa sengaja, aku malah mendapati bahwa dia punya seorang pacar baru. Pacar ibuku mengalami cedera mata karena percikan las listrik. Dia memintaku untuk meneteskan susu ke matanya. Melihat tetesan susu, badanku mulai gemetaran karena merasakan suhu tubuh pria itu. Akhirnya, aku baru sadar bahwa setiap kali berada di hadapannya, payudaraku tak terkontrol dan selalu meneteskan susu.
View MoreSaat tersadar kembali, diriku sudah berada di rumah sakit.James sudah menghilang entah ke mana dan yang duduk di samping ranjang hanyalah ibu.Melihat aku tersadar, ibu langsung terlihat lega. Wajah pucatnya akhirnya tampak mereda.“Karina, kamu sudah sadar? Bagaimana perasaanmu? Masih pusing?”Aku hanya menggelengkan kepala.Perlahan, ingatan tentang kejadian tadi malam kembali muncul dan rasa sedih langsung menghantam dadaku.“Ibu, tadi malam… Om James….”“Jangan bahas lagi, Karina. Ibu… ibu sudah tahu semuanya.”Matanya berkaca-kaca, dia memelukku dengan penuh kasih. Air matanya terus mengalir deras, sambil tak henti-hentinya meminta maaf padaku, “Maaf Karina, ini semua salah ibu. Salah ibu karena nggak pandai menilai orang, membawa serigala ke dalam rumah dan hampir membuatmu menjadi korban.”“Maafkan ibu, ini semua salah ibu.”Mendengar perkataan itu, hatiku juga merasa lega.Tampaknya, James datang ke kamarku bukan karena disuruh ibu.Melainkan dia sengaja berbicara demikian, t
Semakin dipikirkan, aku semakin terkejut dan mendongak menatapnya dengan tak percaya.“Om James, ibu benaran bilang begitu?”James mengangguk, “Tentu saja. Kalau nggak, kenapa aku dan ibumu nggak tidur bersama malam ini?”“Jangan kira aku nggak tahu, kamu pasti menguping aku dan ibumu setiap malam, ‘kan?”Wajahku memerah karena malu.Belum sempat aku merespon.James mulai melepaskan pakaiannya sendiri, memperlihatkan otot-ototnya yang kekar.Detak jantungku semakin cepat, dorongan yang kuat dan panas yang bergelora di dalam tubuh terasa bertabrakan, seolah-olah sedang mencari jalan untuk meledak keluar.“Om James, kamu?”“Nggak perlu khawatir. Kemarin aku mau membantumu, tapi kamu malah menolak. Kali ini nggak bisa menolak lagi, ya. Ibumu sendiri yang menyuruhku datang membantumu.”“Karina memang anak yang penurut dan paling patuh pada ibu, ‘kan?”“Ibumu juga mau kamu cepat sembuh.”Kalimat demi kalimat yang James ucapkan seolah menekan titik lemah dalam hatiku.Sejak kecil hingga dewa
“Karina, jujur padaku, kenapa air susumu bisa keluar saat Om James menyentuhmu?”“Dokter bilang, itu hanya akan terjadi kalau….”“Kamu menyukai Om James?”Gawat.Akhirnya ibu menyadarinya juga.Meskipun aku masih tidak mengerti apa itu suka dan tidak suka, tak bisa disangkal bahwa aku memang punya sedikit perasaan pada Om James.Jika tidak, penyakitku tidak akan semakin parah belakangan ini.Aku menundukkan kepala, wajahku terasa panas membara, seluruh diriku diselimuti rasa malu.“Maaf ibu, aku sangat murahan dan nggak tahu diri.”“Sebenarnya aku juga nggak mau, tapi aku juga nggak tahu kenapa, ini nggak bisa dikontrol, air susuku….”Sambil bicara, aku tak bisa menahan diri untuk meneteskan air mata.Mata ibu juga memerah.Dia hanya memelukku, tanpa mengucapkan sepatah kata pun.Malam harinya, setelah Om James pulang kerja, dia langsung menyadari suasana yang tidak biasa antara aku dan ibu.“Apa yang sebenarnya terjadi, Lusy?”Ibu menggigit bibirnya dengan ragu, lalu menatapku beberap
Om James tahu aku pasti akan menguping. Setiap kali bersama ibuku, dia selalu sengaja mengarahkan topik pembicaraan tentang diriku.Awalnya, ibuku agak terganggu.Namun, seiring berjalannya waktu, ditambah dengan pancingan Om James yang disengaja.Ibu yang tadinya menghindar, kini mulai aktif menjadikanku sebagai bahan candaan.“James, menurutmu siapa lebih cantik? Aku atau Karina?”Om James terengah-engah sambil mengerahkan tenaga.“Sama-sama cantik, hanya saja gayanya berbeda.”Ibu mendengus pelan, tampak sedikit cemburu.“Kuperingatkan padamu, kamu nggak boleh meniduri orang lain setelah meniduriku. Jangan pernah punya niat lain pada putriku.”“Iya, iya….”Jawab Om James dengan acuh tak acuh, lalu langsung melancarkan serangan yang lebih intens.Aku tahu.Saat berhubungan, candaan antara pasangan murni hanya untuk menambah sensasi dan tidak ada hubungannya dengan moral pribadi seseorang.Namun, aku tetap tidak tahan dengan rangsangan yang membawa sensasi terlarang ini.Akibat sering
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.