공유

Bab 344

작가: Jayden Carter
Wajah Juspati menjadi kaku. Saat dia mengangkat kepala menatap Baitun, sorot matanya dipenuhi kewaspadaan. "Jadi ternyata, kamu juga sudah mencapai tingkat tenaga dalam tahap sempurna."

Semua orang terkejut!

Juspati menyuruh murid-murid lainnya membawa Narza ke tempat aman, lalu berdiri tegak. Dia menyipitkan mata ke arah Baitun dan berkata, "Kita berada di tingkat yang sama. Kalau benar-benar bertarung habis-habisan, pasti akan berakhir dengan kedua pihak yang terluka."

"Hentikan di sini. Aku n
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 887

    Pria Korlia itu mengangkat goloknya untuk bertahan, tetapi langsung menyadari semua itu sia-sia.Dari telapak tangan Munger, energi kematian yang hitam pekat menyembur, lalu masuk melalui hidung dan mulutnya. Energi kematian itu seolah mampu melahap daya hidup. Dalam sekejap, energi kehidupan pria Korlia itu terputus.Pria Korlia itu terjatuh. Sampai mati pun dia tidak percaya dirinya akan dibunuh oleh sekutu sendiri. Namun, bawahan Organisasi Sembilan Ular sudah terbiasa melihat hal seperti itu. Munger memang selalu seperti ini, kuat dan tak boleh dipertanyakan.Ekspresi Munger bahkan tidak berubah sedikit pun, seolah yang dia bunuh bukan manusia, melainkan seekor ayam. Dia melirik ke arah asal kedatangan pria Korlia tadi lalu mendesak, "Cepat ambil airnya!"Orang-orang Organisasi Sembilan Ular juga mulai panik. Jumlah air di mata air spiritual memang tidak banyak, sehingga mereka hanya bisa maju berdua secara bergantian untuk mengambil air.Meski terlihat kecil seperti botol air mine

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 886

    "Kamu sebenarnya berpihak ke siapa?""Di lembah ini penuh racun di mana-mana. Bahkan menghirup udara saja bisa keracunan. Kita punya obat penawar racun, sedangkan dia nggak.""Jangan lihat dia pura-pura seperti ahli hebat. Bisa jadi diam-diam seluruh energi dalamnya dipakai untuk menahan racun," kata Jauhari sambil tersenyum licik. Candana akhirnya menerima penjelasan itu lalu mencibir dingin."Benar juga. Biar saja dia melihat Kakak Senior menunjukkan keperkasaannya, supaya para ahli bela diri dari luar itu tahu bahwa kehebatan Sekte Sihir kita bukan sesuatu yang bisa mereka incar hanya karena paham sedikit ilmu bela diri!""Dan para orang asing sialan itu juga, berani-beraninya datang membuat kekacauan di Gunung Suci kita. Mereka harus dikubur hidup-hidup di sini untuk meredakan murka Dewa Sihir!"Beberapa orang itu berbicara dengan penuh amarah, sementara Paula ikut mengangguk setuju.Keinginan melihat Arlo dipermalukan dan bernasib sial kini sudah menjadi obsesi gadis itu. Tak ada

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 885

    Meski beberapa orang di tempat itu merasa tidak puas terhadap Arlo, mereka juga tahu sekarang bukan waktunya berselisih.Orang-orang itu tidak hanya memanen tanaman spiritual, mereka bahkan ingin menghancurkan tunas mudanya. Kalau sampai mata air spiritual dihancurkan, itu sama saja memutus fondasi Sekte Sihir.Tempat ini disebut Gunung Suci karena merupakan wadah alami pembiakan serangga guna-guna. Berbagai jenis serangga beracun berkembang biak di sini. Mereka meminum air mata air spiritual dan memakan rumput serta tanaman spiritual, lalu bermutasi menjadi serangga guna-guna spiritual yang lebih kuat.Serangga guna-guna spiritual kuat milik para murid Sekte Sihir semuanya berasal dari tempat ini.Madan tidak berkata apa-apa. Dia memberi isyarat agar semua orang memakan Daun Sembilan Surya untuk menekan energi kematian dalam tubuh mereka, lalu melambaikan tangan memberi tanda untuk segera menuju mata air spiritual.Sepanjang perjalanan, frekuensi munculnya serangga guna-guna beracun s

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 884

    Namun, tebasan golok seperti itu hanya meninggalkan bekas putih samar ketika mengenai tubuh Madan. Arlo diam-diam mengangguk.Madan memang sangat kuat. Dibanding para grandmaster yang berfokus pada latihan fisik, dia bahkan lebih tangguh dan memiliki kekuatan yang sebanding dengan kulit tembaga dan tulang besi.Saat ini, Arlo yakin bahwa Madan belum mengeluarkan seluruh kekuatannya saat bertarung melawan Rickas sebelumnya. Hanya saja, entah apa alasannya.Melihat situasi itu, Jauhari dan Candana berniat maju untuk membantu. Namun, serangga guna-guna mereka terkena pengaruh cukup parah, jadi bukannya membantu, mereka malah bisa menjadi beban.Beberapa orang sekaligus menoleh kepada Arlo.Candana berkata dengan kesal, "Master Arlo hanya menonton pertunjukan tanpa niat untuk membantu?"Sebelum Arlo sempat bicara, Madan sudah berteriak keras, "Nggak perlu campur tangan orang luar!"Begitu suaranya terdengar, aura Madan langsung meningkat drastis. Tinju yang dibalut energi dalam itu bagaika

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 883

    Arlo hanya tersenyum tipis."Lihat saja sikap mereka. Sekalipun aku setuju, mereka juga belum tentu mau."Nirkasa mengatupkan bibirnya. Kakak seperguruannya, Madan, memang orang yang sangat tinggi hati. Mustahil dia mau menundukkan kepala kepada Arlo.Paula buru-buru berkata, "Aku mau, aku mau! Tolong bantu aku! Serangga seribu wajahku juga hampir nggak kuat lagi!"Arlo memutar bola matanya."Setelah semua ulahmu itu, sekarang baru tahu memohon padaku?""Kalau bukan karena aku, kamu juga nggak bakal bisa mencium Kak Isyana! Kamu seharusnya berterima kasih padaku! Begini saja, kamu bantu aku, nanti aku kasih Kak Isyana serangga nafsu. Dijamin dia bakal sukarela untuk menemanimu!"Paula tersenyum menjilat pada Arlo.Kulit kepala Arlo langsung terasa mati rasa. Meski dia tahu gadis-gadis suku Maia memang penuh gairah dan lebih terbuka dibanding wanita lain, ucapan gadis kecil itu tetap membuatnya terdiam."Kalau kamu berani kasih Isyana serangga nafsu, akan kuhabisi kamu." Arlo mendengus

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 882

    Setelah rombongan Arlo keluar dari kabut racun, wajah Madan langsung menggelap. Dengan suara berat dia berkata, "Orang-orang tadi bermasalah. Mereka meracuni kita ...."Saat ini Madan sudah merasakan kelainan di dalam pusat energinya. Ada seutas energi kematian yang masuk ke tubuhnya, bahkan serangga guna-guna di dalam pusat energinya ikut terpengaruh dan menjadi lemas.Begitu mendengar ucapannya, Candana dan Jauhari segera memeriksa kondisi tubuh mereka sendiri, dan baru menyadari adanya sesuatu yang tidak beres.Madan langsung menjalankan teknik kultivasinya, mencoba memaksa energi kematian itu keluar dari pusat energinya. Namun, energi dalamnya sama sekali tidak mampu mendekati energi kematian tersebut.Setelah memeriksa tubuhnya sendiri, ekspresi Nirkasa berubah drastis."Serangga inti kehidupanku dililit energi kematian dan sekarang sangat lemah. Kalau begini terus, aku mungkin ...."Serangga inti kehidupan berkaitan langsung dengan nyawa seorang master sihir. Jika serangga guna-g

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 121

    "Ya, ini aku, Paman Fikri! Kunci mobilnya mana? Aku bantu Paman kirim barang. Aku jamin pasti sampai tepat waktu!" kata Arlo sambil tersenyum."Kamu ... kamu kok datang ke sini? Masa aku nyusahin kamu buat antar barang?" Fikri tampak ragu.Arlo adalah teman baik putranya. Waktu libur musim panas kel

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 134

    "Kamu siapa, cepat lepaskan aku!"Preman itu mengancam sambil melirik Chairil, lalu berteriak marah, "Kurang ajar! Berani-beraninya panggil bantuan! Mana uangnya? Bawa orang itu nggak ada gunanya!"Arlo langsung menghantam wajah preman itu dengan satu pukulan keras. Hidung si preman langsung penyok,

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 112

    Kali ini, pisau itu langsung menancap ke dada Pardus.Di dalam ruangan, belasan orang yang masih hidup tampak menelan ludah, leher mereka bergerak naik turun. Mereka menatap Arlo dengan tegang.Ini penyiksaan! Terlalu kejam! Ini sama sekali bukan mentalitas yang dimiliki pemuda kota biasa! Dengan ke

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 108

    Sheila mendengus pelan. "Hari ini pilihannya cuma dua, entah aku bawa orangku pergi dan urusan kita pelan-pelan kita hitung nanti ... atau aku bikin Grup Leopard ganti nama dan hilang dari kota ini. Pilih sendiri.""Bu Sheila, aku tahu kamu punya pendukung, tapi jangan lupa, aku juga bukan orang tan

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status