Compartir

Bab 573

Autor: Jayden Carter
Sekujur tubuh Rafi membeku di tempat. Arlo mengambil telepon satelit dari tangannya.

Dari ujung sana, terdengar suara Lasya yang penuh kebencian. "Bagus kalau kamu nggak mati! Aku justru takut kamu mati di tempat yang nggak bisa kulihat!"

Arlo menunggu makian Lasya selesai dengan wajah tanpa ekspresi. Kemudian, dia berkata dengan dingin, "Cuci bersih lehermu dan tunggu aku!"

Kalau bukan karena Isyana masih menunggu obat, dia sudah lama datang membunuh Lasya. Jika Lasya berani macam-macam padanya
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 982

    Setelah memberikan instruksi, Arlo pergi bersama Sheila dan Fellis.Leonard dan Harto kembali ke kamar mereka. Kira-kira lebih dari satu jam kemudian, terdengar ketukan di pintu. Begitu pintu dibuka, mereka melihat dua pria paruh baya berpakaian seragam militer berdiri bersama seorang pemuda berpakaian mencolok.Di tangan pemuda itu terdapat sebuah kotak brokat berbentuk panjang.Pemuda itu langsung menjelaskan tujuannya, "Jenderal Markos menyuruh kami datang untuk melakukan penukaran obat."Leonard melirik kedua pria berseragam militer itu lalu berkata, "Boleh kulihat identitas kalian?"Salah satu pria paruh baya itu mengeluarkan kartu identitas.Leonard melihat cap merah resmi yang tampak sangat meyakinkan. Dia tidak memperhatikan bahwa cap tersebut berasal dari Distrik Militer Ibu Kota. Kalaupun dia melihatnya, dia juga tidak memahami perbedaan dan pembagian wilayah militer semacam itu. Dia hanya refleks memercayai seragam militer yang mereka kenakan."Pak Arlo bilang ini ditukar de

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 981

    "Karena Paman Derma adalah rekan seperjuangan lama Markos!""Memangnya kenapa?""Kamu ini sebenarnya pernah baca data tentang Arlo atau nggak?""Hmm, belum sempat. Aku cuma tahu dia seorang grandmaster, ahli dalam alkimia, dan punya banyak permusuhan sama Keluarga Kushanto.""Kalau berurusan sama orang luar, anak yang namanya Arlo itu kejamnya bukan main. Kalau lengah sedikit, sekeluarga bisa dia habisi semua ...."Valden terdiam."Tapi kalau sama orang sendiri, dia malah cukup mudah diajak bicara. Bagas dan Zaem sekarang hidup enak karena mengikutinya ....""Markos berhubungan baik sama dia?""Sudahlah, nggak usah banyak tanya. Aku jamin bakal bantu kamu mendapatkan barang itu, sekaligus melampiaskan amarahmu!"....Di markas militer Kota Aramaya, Markos sedang bergumam dalam hati. 'Arlo benar-benar luar biasa. Bahkan Pil Jiwa Kehidupan saja bisa dia buat.''Kalau begitu, Pil Pembersih Sumsum pasti lebih mudah lagi baginya. Tingkat keberhasilan produksinya kemungkinan juga sangat ting

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 980

    "Apa maksudnya?" tanya Valden sambil menatap Harto dengan tajam.Sebelum Harto sempat menjawab, suara seorang pria terdengar dari belakang mereka."Itu berarti sekarang dia sudah jadi orang idiot. Cepat bawa pergi. Kalau nanti dia buang air besar atau buang air kecil di sini, semua orang bakal kehilangan nafsu makan."Valden menoleh mengikuti arah suara. Dia melihat Arlo berjalan santai dari pintu masuk restoran."Ini ulahmu?" tanya Valden tanpa sadar sambil mundur selangkah, wajahnya dipenuhi ketidakpercayaan.Kalau bukan Arlo, bagaimana mungkin Arfan yang baik-baik saja tiba-tiba menjadi seperti ini?Akan tetapi kalau memang Arlo pelakunya, dia tadi bahkan tidak berada di lokasi. Bagaimana dia bisa melakukannya?Arlo melirik Valden sekilas.Tadi dari lantai atas, dia telah menyelimuti area ini dengan kesadaran spiritualnya. Saat melihat Arfan bergerak, dia sekadar mencoba serangan kesadaran spiritual. Hasilnya ternyata jauh lebih baik daripada yang dia perkirakan."Kalau lain kali ak

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 979

    Valden menahan pemuda di belakangnya yang hendak bergerak, lalu tertawa kecil."Di mata Bu Sheila, apakah aku ini benar-benar kelihatan seperti berandalan begitu?""Sekarang aku datang untuk membeli. Aku minta Bu Sheila memperkenalkan aku kepada Master Arlo. Itu adalah bentuk penghormatanku kepada Master Arlo, sekaligus penghormatanku kepada Bu Sheila."Nada bicara Valden terdengar tulus. Jika orang yang mendengarnya sederhana dan polos, mungkin benar-benar akan mengira dia datang dengan niat baik untuk membeli.Namun, wanita seperti Sheila yang telah lama berjuang di dunia ini tentu memahami bahaya yang tersembunyi di balik kata-kata tersebut. Jika dia menolak tawaran tersebut, yang datang berikutnya mungkin bukan lagi perlakuan baik."Kalau aku tetap bilang nggak mau?" tanya Sheila sambil tersenyum.Valden masih tersenyum, tetapi kilatan kejam melintas di kedalaman matanya. "Aku juga bukan orang suci. Semua orang bilang, aku ini anak yang dimanjakan keluarga. Apa pun yang kuinginkan,

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 978

    Arlo merasa seolah ada sesuatu yang meledak di dalam pikirannya. Gelombang energi yang tak kasatmata memancar dari seluruh tubuhnya dan menyebar ke udara, menciptakan lingkaran-lingkaran riak energi.Energi itu bagaikan gelombang energi murni yang berwujud nyata, menghancurkan seluruh perabotan dan peralatan elektronik di dalam kamar.Dengan Arlo sebagai pusatnya, seluruh ruangan tampak seperti baru saja diterjang angin puyuh. Entah berapa lama kemudian, Arlo perlahan membuka matanya dan wajahnya dipenuhi kegembiraan.Berhasil!Saat ini, Arlo merasa dunia di sekelilingnya jauh lebih jelas daripada yang bisa dilihat oleh kedua matanya.Ketika kesadaran spiritualnya dilepaskan, dia bisa "melihat" semua orang di dalam dan di luar klub. Dia bisa "mendengar" setiap kalimat yang diucapkan siapa pun. Bahkan dia bisa melihat Leonard dan Harto yang masih memainkan Pil Jiwa Kehidupan sambil mengobrol dengan Sheila dan Fellis di restoran lantai dua ....Setelah kesadaran spiritual terbentuk, buka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 977

    Leonard berhenti sejenak lalu melanjutkan, "Yang ingin aku katakan adalah, jangan merasa terbebani. Kalau memang nggak memungkinkan, kita kembali saja ke Naldern. Membuka dan mengelola klinik kita dengan baik juga sudah cukup untuk membuat hati tenang dan nggak ada penyesalan!"Harto mengangguk. "Benar. Demi semua orang, kamu sampai harus mempertaruhkan nyawa. Kami juga merasa nggak enak hati! Pengobatan tradisional adalah milik Doraia, bukan milikmu seorang. Nggak ada alasan kamu harus terus menerima pukulan demi semuanya!"Kata-kata mereka begitu tulus hingga membuat hati Arlo tersentuh. Perasaan sesak dalam hati Arlo pun banyak berkurang. Dia tertawa keras dan berkata, "Kalian berdua benar. Pengobatan tradisional adalah milik Doraia. Kalau hanya karena beberapa sampah aku menyerah begitu saja, bukankah itu malah sesuai sama keinginan mereka?"Tentu bohong jika Arlo mengatakan bahwa dia tidak marah terhadap cara licik yang digunakan Kaisan dari Sekte Vitalitas. Bahkan, dia juga meras

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 276

    "Kamu kira siapa kamu? Berani sekali menyinggung Tuan Daiyan!""Benar! Kalau mau cari mati, jangan seret kami!"Mutia tertegun. Dia sama sekali tak menyangka, di saat paling genting, Chandra justru meninggalkan para gadis, sementara Arlo malah membela. Hal itu membuat pandangannya terhadap Arlo beru

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 253

    Setelah keterkejutan di tempat itu berlangsung cukup lama, tiba-tiba meledaklah seruan kekaguman!Penampakan Giok Darah Jenderal ternyata benar-benar hanya ilusi hasil simbol jimat. Teknik pemalsuan semacam ini benar-benar mengerikan!Yang membuat semua orang semakin terkejut adalah Arlo. Dia bukan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 258

    "Sekarang sudah jelas, Adrian memang berhasil dijatuhkan, tapi di belakangnya ternyata ada orang-orang Keluarga Sriwandi. Dia sendiri sudah kabur entah ke mana untuk bersembunyi, sementara Keluarga Sriwandi justru terus mempersulit keluarga kita."Victor melotot ke arah istrinya. "Semua ini karena K

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 259

    Area parkir kompleks perumahan.Sandy mengejar keluar dengan wajah penuh amarah. Mobil Arlo sudah melaju pergi jauh.Sandy menunjukkan perasaan tidak rela di wajahnya. Dia hanya bisa mengentakkan kaki dengan keras untuk melampiaskan emosi. "Arlo!!!"Saat itu, Welly juga menyusul dengan terengah-enga

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status