سيادة المحامي طلال، السيدة تعلن قرارها بعدم الرجوع

سيادة المحامي طلال، السيدة تعلن قرارها بعدم الرجوع

作家:  رونغ رونغ زي يي完了
言語: Arab
goodnovel4goodnovel
9.77
115 評価. 115 レビュー
1010チャプター
570.1Kビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

العصر الجديد

قوة المرأة

محام

الندم

بعد الطلاق

الزواج بعقود

على مدى خمس سنوات من الزواج التعاقدي، ظلت ليان تتحمل بصمت، حتى بعد أن علمت أن طلال يحظى بعشيقة متأنقة في الخفاء. حتى ذلك اليوم الذي اكتشفت فيه أن الابن الذي ربّته كابنها كان في الواقع ثمرة علاقة طلال وعشيقته. حينها فقط أدركت أن هذا الزواج كان خدعة منذ البداية. تصرّفت العشيقة وكأنها الزوجة الشرعية، وجاءت تحمل وثيقة الطلاق التي أعدها طلال مسبقًا. وفي ذلك اليوم بالتحديد، اكتشفت ليان أنها حامل. فكرت في نفسها: إذا فسد الرجل فلا مكان له في حياتي، وإذا كان الابن ليس ابني فحريّ بأمه أن تأخذه. انقطعت أواصر الحب والرحمة، وظهرت ليان بحلّة جديدة، قوية، مستقلة، تركّز على بناء ثروتها. ندم أقاربها الذين أذلوها سابقًا، وتهافتوا على بابها يتزلّفون. وندم أولئك الأثرياء الذين سخروا منها بحجة أنها تسلقّت على حساب الرجال، وجاؤوا يعرضون عليها حبّهم ببذخ. أما الابن الذي أفسدته تلك المرأة، فقد ندم أخيرًا، وأخذ يناديها بين دموعٍ حارّة. في إحدى الليالي المتأخرة، تلقّت ليان مكالمة من رقم مجهول. صوت طلال الثمل تردد عبر السماعة: "ليان، لا يمكنكِ الموافقة على خطبته! لم أُوقّع اتفاقية الطلاق بعد!"

もっと見る

第1話

الفصل 1

Bandara Internasional Northen.

Kota Northen Vale.

Sosok pria yang mengenakan kaos dan celana jeans hitam berjalan turun dari dalam pesawat, pria itu memakai masker untuk menutupi wajahnya dan menyeret sebuah koper yang sudah usang. Penampilannya sangat sederhana, hal itu membuatnya terlihat sangat mencolok di antara orang-orang yang berlalu lalang.

"Ah …. Setelah lima tahun …."

Nathan Sykes, yang telah mendekam di penjara selama lima tahun, akhirnya bebas dengan hasil remisi yang dia dapatkan. Pria itu menghirup udara segar yang sudah lama tidak dia dapatkan. Dia dipenjara di sebuah pulau terpencil bernama Pulau Mistik, sebuah hukuman yang seharusnya tidak dia dapatkan.

"Ma …. Setelah lima tahun, aku akhirnya bisa melihatmu," Nathan berjalan seraya menyeret koper usangnya keluar dari bandara.

Kring~~

Saat sedang berjalan, tiba-tiba ponselnya berbunyi.

[Tuan, apakah Anda sudah sampai?]

Terdengar sebuah pertanyaan yang lantang dari ujung panggilan telepon itu, membuat Nathan menjawab. "Ya, aku baru saja turun dari pesawat, aku akan pergi ke parkiran."

Nathan berdiri di area parkir untuk menunggu seseorang menjemputnya, kemudian Nathan berkata. "Aku sudah berada di parkiran, aku—"

BRAK!

"Ah!"

Terdengar jeritan seorang wanita cantik, Nathan yang mendengar itu menolehkan kepalanya.

"Sayang!" Kembali terdengar seorang pria berteriak, pria itu memakai jas rapi dan bergegas menuju ke arah wanita yang tersungkur di lantai. "Kamu tidak apa-apa, sayang?" Lirihnya seraya membantu wanita itu berdiri.

"Brengsek, apa kamu bodoh!?" Teriak pria asing itu dengan kesal, hal itu membuat orang-orang yang berlalu-lalang mengalihkan pandangannya ke arah mereka.

"Kalau berdiri itu jangan sembarangan! Ini area ramai pejalan kaki, tuh, lihat! Ada tempat duduk untuk area penjemputan!" Maki pria itu dengan kesal, melihat wanitanya yang kesakitan, pria itu kembali berkata. "Minta maaf!"

Nathan tercengang saat mendengar ucapan pria itu. 'Hah? Jelas-jelas wanita itu yang menabrakku, gak punya mata, apa?!'

Saat Nathan sedang bertanya-tanya hal yang membuatnya seakan-akan bersalah, dia mendengar orang-orang saling berbisik. "Bukankah pria itu ahli waris keluarga Forger, Marcel Forger?!"

"Benar, dia adalah Marcel Forger! Direktur dari Forger Company, perusahaan nomor satu di Northen Vale!"

Ketika Nathan sedang mendengarkan bisikan orang-orang, Marcel kembali berkata dengan penuh makian. "Brengsek! Beraninya kau tidak mendengarku?! Aku bilang, minta maaf!"

Wanita yang tersungkur itu mendengus dengan kesal saat melirik ke arah Nathan. "Dasar pria miskin! Sombong sekali, ya?"

Nathan menatap Marcel dengan datar, dia berkata. "Hah? Aku rasa kamu salah paham, jelas-jelas wanitamu yang menabrakku, untuk apa aku meminta maaf?" Dia kembali memalingkan wajahnya melihat mobil jemputannya, namun tidak juga datang. "Sial sekali hari ini!" gerutunya dengan kesal.

"A-apa? Apa kamu bilang!?" seru Marcel dengan nada tinggi.

Orang-orang yang mendengar ucapan Nathan kembali berseru. "Apa aku tidak salah dengar? Berani sekali dia berkata seperti itu kepada Tuan Muda Forger?! Apa otaknya terbentur barusan?"

"Aku baru melihat pria itu, dia terlihat sombong dan juga arogan!" Sahut seseorang. "Aku ingin melihatnya bersujud dan meminta maaf, hahaha …."

"Sayang, apa dia benar-benar bodoh? Beri saja dia pelajaran, agar dia tahu siapa kamu!" ujar Wanita itu dengan kesal.

Mendengar ucapan wanita itu, Marcel segera melambaikan tangannya, sekitar lima atau enam orang bergegas mendekatinya.

"Beri pemuda itu pelajaran! Aku ingin dia menyesal karena telah bersikap tidak sopan terhadapku!" Titah Marcel dengan lantang.

Ketika para pengawal Marcel mendengar perintah itu, mereka langsung bergegas mengepung Nathan.

"Apa kalian serius?" ucap Nathan dengan datar, tatapannya terlihat sangat dingin dan mematikan.

Sebelum mereka sempat mengepung Nathan, tiba-tiba para pengawal itu mematung kala pandangan mereka menatap netra hitam milik Nathan.

Marcel yang melihat para pengawalnya tiba-tiba berhenti, dia berteriak. "Brengsek! Kenapa kalian diam saja!? Dasar tidak berguna!" Makian itu membuat para pengawalnya kembali tersadar. "Siapapun yang mampu mematahkan lengannya, aku akan memberikan sepuluh juta!"

"Sepuluh juta!" Tiba-tiba seorang pengawal Marcel menerjang ke arah Nathan dengan ganas.

BUGH! BRAK! KRAK!

Dentuman pukulan yang begitu keras dapat terdengar, pengawal itu terpental beberapa meter dan menabrak sebuah kursi, diikuti suara retakan tulang punggung yang memilukan telinga.

"A-apa?!"

"Bagaimana mungkin?!"

Marcel yang melihat kejadian itu membelalakkan matanya, dia sama sekali tidak dapat melihat apa yang terjadi barusan. Kejadian itu berlangsung secepat kilat!

"Kalian, kenapa kalian diam saja? Cepat hajar pria itu!" Teriak Marcel penuh amarah.

Para pengawal itu saling memandang, mereka akhirnya melesat ke arah Nathan secara serentak.

BUGH! BRAK! KRAAK!

Kembali, dapat terdengar suara pukulan yang memilukan di area parkiran itu, para pengawal Marcel terpental beberapa meter sebelum akhirnya terkulai lemas di atas lantai.

"Hah? I-ini …." Marcel merasakan tubuhnya mati rasa. "K-kenapa bisa begini?!" serunya dengan tubuh gemetar.

BRUK!

Kala Nathan memalingkan kepalanya, pandangan mereka berdua saling beradu, yang membuat Marcel tiba-tiba terduduk dengan lemas. Aura membunuh tiba-tiba menguar dengan kuat dari dalam tubuh Nathan. Orang-orang disekitar yang merasakan itu mundur karena takut akan terseret dalam masalah ini.

'S-siapa orang ini?!'

Marcel menatap netra hitam nan dingin pria itu dengan gemetar.

"S-siapa kamu?" Marcel dengan sekuat tenaga bangkit berdiri. "Beraninya kamu melakukan ini kepada pengawalku!" Bentaknya dengan sedikit gemetar.

Mendengar bentakan dari Marcel, Nathan melangkahkan kakinya dengan kuat menuju ke arah Marcel. Melihat pria itu yang berjalan menghampirinya dengan mantap, tanpa sadar Marcel dan kekasihnya mundur satu langkah.

Nathan tersenyum dingin, saat jarak antara mereka tersisa beberapa meter, Nathan menjulurkan tangannya ke arah Marcel. Seakan-akan, tangan sang pencabut nyawa menghampiri merekanya. Namun, ketika jemarinya hampir mencengkram wajah tampan Marcel, terdengar suara yang memekakkan telinga.

"Ada apa ini?"

Nathan yang mendengar itu menghentikan tangannya di udara, pria itu memalingkan wajahnya ke arah suara tersebut. Terlihat, sosok pria yang tinggi besar dan gagah berjalan menghampiri mereka sembari membelah kerumunan orang-orang.

Marcel yang melihat sosok pria itu langsung berlari sembari matanya berbinar. 'Bukankah itu Tuan Paul?' Marcel tersenyum melihat sang dewa penyelamat datang menghampiri. "Tuan Paul," sapa Marcel dengan sopan. "Tolong, bantu aku!"

"Paul? Bukankah dia seorang Jendral tingkat tinggi Northen? Paul Cartney!"

"Untuk apa sosok Jendral setingkat Paul datang kemari?" bisik seseorang membicarakan Paul yang merupakan seorang Panglima perang negara Northen.

"Aku yakin Tuan Forger mengenalnya, dia pasti akan membantunya!" Sahut penonton lainnya. Dia melirik ke arah Nathan dan mendengus. "Hidup pemuda itu sudah habis!"

Marcel segera mendengus dengan kesal. "Tuan Paul! Beruntung sekali Anda datang, pria itu entah berasal dari planet mana, diatelah memukuli pengawalku, bahkan dia ingin memukulku!" Dia menunjuk ke arah Nathan dengan senyuman picik, tatapannya seakan penuh dengan kemenangan. "Kamu harus memberinya pelajaran! Dia—"

PLAK!

Tiba-tiba, sebuah tamparan yang sangat keras bergema di tempat itu, hal itu membuat Marcel terjatuh ke lantai dengan darah mengalir dari sudut bibirnya.

"Berani sekali kamu!" Bentak Paul dengan suara menggelegar. "Siapa kamu? Hanya seorang pewaris keluarga Forger, bukan?" sahutnya dengan tatapan mengintimidasi. "Berani sekali berbicara lancang terhadap Tuan Ace?!"

"Apa?!"

"Paul menampar Tuan Forger?!"

"Apa yang terjadi, siapa pria itu?!"

"Ace? Aku baru mendengarnya."

Orang-orang menatap Paul dengan tatapan terkejut, seiring keterkejutannya mereka mengalihkan pandangan terhadap Nathan. Tiba-tiba mereka melihat Paul membungkukkan kepalanya dengan sopan kepada Nathan, hal itu membuat orang-orang yang melihat kejadian itu terkejut bukan main.

"Tuan Ace! Maaf atas ketidaknyamanan ini, aku akan memberinya pelajaran kepadanya nanti," ujar Paul dengan sopan.

Nathan yang melihat Paul membungkukkan kepalanya kemudian berkata dengan dingin. "Berdiri dengan tegak, ini bukan dirimu."

Setelah mengatakan itu, Nathan mengalihkan pandangannya yang dingin ke arah Marcel. "Terlambat satu detik lagi, mungkin saja wajahnya sudah hancur. Atau, bisa saja pewaris keluarga Forger yang kalian sebut itu akan kehilangan sang pewarisnya!"

Mendengar ucapan itu, membuat Marcel yang terduduk di lantai gemetar hebat. Pria itu mengusap darah yang terus mengalir dari mulutnya. Bahkan, orang-orang termasuk Paul yang mendengar ucapan Nathan bergidik ketakutan.

Pria di hadapan mereka ini bukanlah sosok manusia biasa, dia tidak bisa dianggap remeh. Bahkan, sosok Paul yang merupakan panglima militer tingkat tinggi pun ketakutan mendengar ucapan Nathan.

"M-maaf, Tuan Ace, saya—"

Tidak mau mendengar basa-basi lagi, Nathan memotong ucapan Paul dengan suara yang dingin. "Cukup! Ayo pergi!"

Mendengar ucapan yang begitu mendominasi, Paul langsung tertunduk. "B-baik! Lewat sini, Tuan."

Mereka akhirnya meninggalkan area parkir menaiki sebuah mobil militer. Kepergian mereka membuat orang-orang yang masih terkejut itu terperangah.

'Siapa pria itu?!' gumam Marcel yang masih terkejut dengan kejadian ini. 'Bahkan, Paul yang merupakan seorang panglima militer tingkat tinggi begitu menghormatinya?!'

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

評価

10
92%(106)
9
1%(1)
8
1%(1)
7
0%(0)
6
3%(3)
5
2%(2)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
1%(1)
1
1%(1)
9.77 / 10.0
115 評価 · 115 レビュー
レビューを書く

レビューもっと

كيم Silo
كيم Silo
انصحكم برواية هوس المدير بي جديد تنزل على تطبيق GoodNovel احداثها سريعه تدور حلو رجل مهوس يقتل الجميع من اجل صغيرته
2026-07-29 18:19:52
0
0
manel ben
manel ben
صرلنا شهر عم نستنى الجزء الثاني لتكملوا لنا القصة ، في جزء ثاني او نحدف التطبيق ؟
2026-07-21 00:18:58
6
1
حبيبة
حبيبة
مفاجأة و مو ميتين و حيعيش الولد عند طلال و البنت عند ليان
2026-07-20 06:15:57
1
0
رغد الشيباني
رغد الشيباني
اذ كنتي تبحثين عن روايات مكتملة انصحك بروايه امراه عدو الرئيس التنفيذي و روايه لهيب العقد زوجه المليونير المتمرده عدد الفصول لا يتجاوز ال ٢٥٠ فصل بدون مط
2026-07-17 20:33:00
1
0
Intesar Algadi
Intesar Algadi
روايه طويله جدا وممله وفي الفصول الأخيرة اكتر من ١٥ فصل تم تغيير الأحداث واتجهت الروايه الي شخصيات اخري غير الأبطال الرئيسيين ولم تكتمل الروايه بعد
2026-07-16 21:43:48
3
4
1010 チャプター
الفصل 1
عاشت ليان الجارحي وطلال السيوفي زواجًا سريًا لمدة خمس سنوات، يقيمان علاقة جسدية كزوجين، ولكن دون أي مشاعر حب.بل بالأحرى، يمكن القول إن مشاعر ليان تجاه زوجها كانت مخبأة بإحكام، دون أدنى أثر.في ليلة رأس السنة، كانت المدينة المتألقة بأضوائها مغطاة بالثلوج البيضاء، والجميع منغمس في المرح.لكن قصر الربيع الفخم لم يكن يضم سوى ليان.أعدّت لنفسها طبقًا بسيطًا من المعكرونة، لكنها لم تذق منه لقمة واحدة.على الطاولة، كان هاتفها يعرض فيديو من واتساب.في الفيديو، تظهر يد رجل نحيلة وطويلة، تمسك بخاتم بحجر ألماس ضخم ويضعه برقة في إصبع المرأة النحيل.ثم يُسمع صوت المرأة الناعم: "سيد طلال، أرجو رعايتك لي فيما تبقى من حياتي."حدّقت ليان في ساعة المعصم الفاخرة في الصورة، تلك الساعة العالمية المحدودة الإصدار، فيما غمرها شعور بالمرارة.توقف الفيديو، لكنها لم تستطع نزع إصبعها عنه، وكأنها تعاقب نفسها بالمشاهدة المتكررة.منذ ستة أشهر، أضافتها تلك المرأة كصديقة على واتساب.ومنذ ذلك الحين، أصبحت ترى زوجها كثيرًا في منشورات تلك المرأة.خمس سنوات من الزواج السري، واليوم فقط أدركت أن زوجها يمكن أن يكون رقيقًا، ر
続きを読む
الفصل 2
بعد صعودها إلى السيارة، وضعت ليان اختبار الحمل في حقيبتها.اتصلت بها مساعدتها تمارا سعيد: "سيدة ليان، اتصل العميل للتو، يطلب تسليم قطعة الآثار سيلين غدًا، دون تأخير."قطبت ليان حاجبيها باستياء: "ألم نتفق على مهلة أسبوع؟""يبدو أنهم يواجهون ظروفًا طارئة. أكد المسؤول أنهم مستعدون لدفع أي تكاليف إضافية مقابل التسليم في الموعد."أومأت ليان برأسها بعد لحظة تفكير: "أخبريهم أننا سنسلم بعد غد، مع زيادة الرسوم بنسبة 50٪.""لكن موقف المسؤول صارم للغاية...""بعد غد هو أقصى ما يمكنني تقديمه"، أجابت بحزم، "إذا لم يقبلوا، يمكننا إعادة المال.""حسنًا، سأبلغهم على الفور."بعد إنهاء المكالمة، وبينما كانت على وشك وضع الهاتف، فتحت عن طريق الخطأ إشعار بقائمة الأكثر تداولًا."طلال السّيوفي يحتل مقدمات المواضيع الأكثر انتشارًا!"بالتحديد، طلال والممثلة الشهيرة يسرا توفيق الحلبي معًا."رحلة عاطفية لمدة أسبوع في باريس بين نجمة السينما وحبيبها الثري، وعودتهما معًا ليلًا!"لم تظهر الصور وجه طلال بالكامل، لكن حتى من خلال صورة جانبية، تعرفت عليه ليان فورًا.حدقت في الصورة بلا حراك.بعد لحظات، ارتعشت رموشها قليلًا
続きを読む
الفصل 3
أخَذَت ليان نفسًاعميقًا، تُحاول إخفاء ارتباكها.رفعت عينيها نحو يسرا، تسألها بلهجةٍ هادئة: "سيدة يسرا، هل أنتِ حقًا والدة فهد؟"التقت يسرا بنظرتها، وابتسمت ابتسامةً وديّة: "قبل خمس سنوات، وبسبب التزاماتي المهنية وعقدي مع الشركة، اضطررت لإخفاء علاقتي الأمومية بفهد."احتبس نَفَس ليان فجأة: "إذن، فأبوه هو...""فهد ابننا أنا وطلال."انطلقت الكلمات بنعومةٍ من شفتَي يسرا، لكنها تحولت فورًا إلى سكّينٍ غاص في صدر ليان!توقفت أنفاسها، وشحب وجهها بينما انقبض صدرها بألمٍ خانق.فالحقيقة كانت أمامها طوال هذه السنوات...الطفل الذي ربّته بكل حبٍ كابنها، هو في الحقيقة ثمرة علاقة طلال ويسرا!إذن، لقد خدعها طلال منذ البداية.لم يكن يخونها فقط مؤخرًا، بل كانت كلها مسرحيةٌ مخططة، استخدمها فيها كدمية!"سيدة ليان، أعتذر لإخفائنا هذا الأمر، في الحقيقة كنتُ أنصح طلال بإخباركِ بالحقيقة منذ البداية، لكنه رأى أن هذا السر يجب أن يبقى بين أقل عددٍ ممكن."كل كلمةٍ نطقتها يسرا كانت كإبرةٍ تدقّ في رأس ليان.الآن عرفت، في عيون طلال، لم تكن سوى غريبة!لطالما ظنّت أن السنوات الخمس التي قضتها معه، وتربيتهما المشتركة للطف
続きを読む
الفصل 4
وقف طلال ببدلةٍ سوداء أنيقة، كان يبدو كالصخرة الراسخة بجلالٍ وبرودة.مرّت نظراته على وجه ليان في لمحةٍ عابرة، قبل أن تستقر على فهد الذي لم يتوقف عن البكاء."تعالَ هنا يا فهد."أشار إليه بيده، فتبدلت تعابير الخادمات على الفور، وأطلقنَ الطفل على الفور.انطلق الصغير نحو أبيه: "بابا! أخيرًا جئتَ!"ربّت طلال على رأسه برقة وسأله بصوته الهادئ العميق: "أخبرني، ما الأمر؟"قبل أن يتمكن من الرد، تقدّمت يسرا، تمسح دموعها بنعومة: "الخطأ خطئي، لم أفكر بعواقب ظهوري المفاجئ. من الطبيعي ألا يتقبلني فهد كأمّه فورًا.""لستِ أمي أصلًا!"دفعها الصبي بقوةٍ غاضبًا: "أنتِ امرأةٌ شريرة! أمي هي ماما ليان!"صاحت يسرا مفاجئة، وكادت تسقط بسبب كعبها العالي.لولا أن أسرع طلال واحتواها بين ذراعيه."هل أنتِ بخير؟"أحست يسرا بأن إحدى قدميها لا تتحمل الوزن: "يبدو أني قد لَوَيتُ كاحلي، لا بأس بي، الأهم هو تهدئة فهد."عبس طلال، ثم انحنى وحملها بين ذراعيه: "سآخذكِ إلى المستشفى."عندما استدار، التقت عيناه بعيني ليان.وقفت الأخيرة شاحبة، عيناها محمرتان تحدقان فيه: "هل هي حقًا أم فهد البيولوجية؟""نعم، يسرا هي بالفعل أمّه."أ
続きを読む
الفصل 5
أطلقت يسرا الصبي، ثم التقطت هدايا كثيرة من الأريكة المجاورة."كل هذه الهدايا اشتريتها لك، هل تعجبك أي منها؟"تألقت عينا فهد: "إنه الرجل الحديدي!""أيعجبكِ يا فهد؟" داعبت شعره بلطف، "إنه نسخة محدودة، اضطررت لطلب المساعدة من عدة أصدقاء للحصول عليه.""شكرًا لكِ يا ماما!" قبض على اللعبة بفرح، وصوته الطفولي اللامع يملأ القصر: "أنتِ أفضل أمّ في العالم!"ابتسمت يسرا بين الدموع: "يا صغيري، أخيرًا ناديتني بماما.""أخبرني بابا أنكِ عانيتِ كثيرًا حين ولدتِني."وضع اللعبة جانبًا، ومَسح دموعها بمنديل: "آسف يا ماما، لم يكن يجب أن أصرخ عليكِ هذا الصباح، لن أكرر ذلك."ازدادت دموعها غزارةً، وبدت أكثر ضعفًا وحاجة للحماية."ليس هذا خطأكِ يا صغيري، أنا المخطئة، سأبذل كل جهدي لأكون أمًّا رائعة.""بل أنتِ رائعة!" احتواها في حضنه الصغير: "بابا قال أنكِ لطالما أحبّتني، وسأحبكِ كثيرًا أيضًا!"التفتت يسرا نحو طلال، بينما تتدفّق دموعها بغزارة: "شكرًا لكَ يا طلال."اقترب منها طلال، وناولهَا منديله الشخصي: "هذا واجبي، توقفي عن البكاءِ لئلا يُحزن فهد.""نعم يا ماما، أنتِ جميلة جدًا فلا تبكي! البكاءُ يُشوّه جمالكِ!"
続きを読む
الفصل 6
وقف طلال خارج الباب، ملامحه الحادة تبدو باردة ومنعزلة، وقال: "سأسافر في مهمة عمل لبضعة أيام، يسرا لن تستطيع الاعتناء به بمفردها، أرجوك اعتني به هذين اليومين."كانت ليان تشعر بتوعك ولم تكن في مزاج يحتمل حديثه."حسنًا، عندما تعود من سفرك لاصطحابه، لا تنسَ إحضار أوراق الطلاق."بعد أن قالت ذلك، حملت فهد واتجهت مباشرة نحو المكتب.بقي طلال واقفًا يراقبها بصمت لبعض الوقت.ثم أغلق باب الاستوديو وراءه وانسحب.داخل غرفة الراحة، وضعت ليان فهد على الأرض وأطلقت تنهيدة ثقيلة."اخلع معطفك واخلد للنوم."أصبح فهد مطيعًا الآن.نزع معطفه بنفسه وسلّمه لها: "ماما، هل يمكنكِ تعليق معطفي من فضلك؟ شكرًا لكِ."كان فهد دائمًا بهذا اللطف في كلامه.ابتسمت له ليان وأخذت المعطف وعلّقته على شمّاعة الملابس.ثم استلقى الاثنان في السرير، الأم وابنها، يبحثان عن الدفء في برد الليل.احتضن فهد ذراع ليان بسؤال بريء: "ماما، هل أنتِ غاضبة لأنني ذهبت لمقابلة تلك المرأة؟"تجمدت ليان للحظة، ثم أطلقت تنهيدة واحتضنته بهدوء قائلةً: "هي أمك التي أنجبتك، أعلم أن الأمر صعب عليك الآن، ولكن بدونها ما كنتَ لتوجد. لذا لا ينبغي لك أن تنادي
続きを読む
الفصل 7
لم تلتفت ليان إلى اتفاقية الطلاق، بل رفعته بين أصابعها بينما حدّقت في يسرا: "أخبري طلال أن محاميَّ سيتولى ترتيبات الطلاق لاحقًا."وبانتهاء قولها، استدارت على عقبيها مغادرةً.نهضت يسرا مسرعةً: "سيدة ليان، هل فهد عندكِ الآن؟"توقفت ليان وأدارت رأسها بنظرة جانبية.انحنت يسرا بصوتٍ ناعمٍ يحمل توسلًا: "لم أرَ فهد منذ أيام، هل يمكنني الصعود لرؤيته؟"تمنّت ليان لو تستطيع منعها من دخول مكتبها.لكنّ فهد كان ابنًا ليسرا.وبعد الطلاق، لن تكون حتى مجرّد أمٍ بالتبني له.في اللحظة التي همّت فيها بالرد، قطعَ صوتٌ طفوليّ السكون..."ماما!"التفتت ليان لترى فهد يهرع نحوها!انطلق الصغير كالعاصفة محتضنًا ركبتيها.انحنت تلقائيًا لاحتضانه، وحرّكت أصابعها في شعره بعادةٍ قديمة: "كيف نزلت وحدك هكذا؟""العمة تمارا رافقتني بالمصعد، وعندما رأتني أدخل المقهى غادرت."احتضن فهد ليان بذراعيه الصغيرتين، ودفن وجهه في حضنها وهو يهمس: "ماما، لماذا غبتِ كل هذا الوقت؟ اشتقتُ إليكِ كثيرًا!"لم تستطع ليان إلا أن تبتسم ابتسامة عابرة.هذا الصغير كان بارعًا في التملق.هذا المشهد الحميم بين الأم والابن لم يخفَ على يسرا التي وقفت
続きを読む
الفصل 8
صدح صوت محرك سيارة في فناء المنزل.طلال قد عاد.بيد ترتجف، فتحت ليان باب الحمام وهي تقبض على اختبار الحمل.من الطابق السفلي، ارتفع صوت فهد المبتهج."بابا!"نزلت ليان على مهل، درجة تلو الأخرى.وقف فهد على الأريكة ممدًّا ذراعيه الصغيرتين: "بابا، احملني!"انحنى طلال ليرفع الصغير بين ذراعيه.لم يَفُتْ عينيّ ليان أنه استبدل ملابسه.وذاك، إلى جانب المكالمات الثلاث التي لم يُجب عنها...كانت حقائق قاسية تطفو على السطح.توقفت عند الدرجة الأخيرة، أصابعها المضغوطة على الاختبار شاحبة كالثلج.احتضن فهد عنق أبيه، والتفت نحوها: "ماما، بابا سيأخذني للتنزه، هل ستأتين معنا؟"ألقت نظرة على الصغير، ثم رفعت عينيها لتلتقي بنظرة طلال.اليوم، كان قد نزع نظارته، فبدت عيناه الغائرتان غامضتين بلا أثر لمشاعر.أخيرًا نظر إليها، بنفس البرودة التي اعتادتها."شكرًا على تعبك هذه الأيام، سأبقى في المدينة هذه الفترة وسأعتني بفهد بنفسي."صوته العميق كان كالعسل، لكن كل كلمة نزعت منها الدفء.نزعت منها كل ذرة قرب كان بينهما.استمعت له، وارتسمت على شفتيها ابتسامة هزيلة، بينما احترقت مقلتاها.شعرت بالسخرية القاسية.سخرية من ف
続きを読む
الفصل 9
في بداية العام، اشترت ليان شقة بمجمّع خليج الدلافين المجاور لاستوديوها.الشقة بمساحة 140 مترًا مربعًا، تتكون من ثلاث غرف، غرفة لها، وغرفة لوالدتها، وغرفة صغيرة حولتها إلى مكتب.الشقة كانت مشطبة بتشطيب فاخر، لكنها استعانت بشركة تصميم ديكور لإعادة تصميم الأثاث والديكور الداخلي، وقد اكتملت الأعمال منذ ثلاثة أشهر وأصبحت جاهزة للسكن.وضعت ليان أمتعتها في المنزل الجديد، ثم توجهت إلى الاستوديو.بقيت تعمل في الترميم حتى ساعات الفجر، وعندما وصلت إلى أقصى درجات الانهاك، سحبت جسدها المنهك إلى غرفة الراحة.بعد أن اغتسلت، استلقت على السرير وأغمضت عينيها وغرقت في نوم عميق.لكنها لم تنم جيدًا تلك الليلة، حيث راودتها أحلام كثيرة، وعندما استيقظت لم تستطع تذكر أي شيء منها.دلكت رأسها المنهك من التعب، ثم دخلت الحمام لتغتسل.عند خروجها، كان هاتفها على منضدة السرير يهتز.كانت مكالمة من طلال.لكن لم ترد ليان علي مكالمته.كانت تعرف على الأرجح أن الأمر يتعلق بفهد.بما أنها عقدت العزم على الطلاق، فمن الأفضل أن تنهي كل شيء بشكل نهائي.ففهي النهاية فهد هو ابن يسرا، وليان تعتقد أنه مع الوقت سيتحول ارتباطه العاطفي
続きを読む
الفصل 10
"ماما؟"لم ييأس فهد وركض إلى غرفة المعيشة للبحث عن ليان."ماما؟ ماما!"بحث في كل مكان ولم يعثر عليها.أخيرًا تأكد فهد أن ليان قد غادرت!كانت هذه هي المرة الأولى التي تغادر فيها دون أن تخبره!اشتد غضب فهد، وألقى بكل الألعاب التي اشترتها له ليان على الأريكة.عندما سمع طلال الضجة في المكتب، نزل ليتفقد الأمر.كان فهد قد خرب غرفة المعيشة بأكملها، وفي خضم الفوضى، انزلقت اتفاقية الطلاق تحت الأريكة.تقطبت حاجبي طلال، ثم جاء وألقى نظرة على المطبخ. "أين أمك؟""هي ليست أمي!"صاح فهد غاضبًا: "أي أم تترك ابنها وهو مريض دون أن تنبس بكلمة! أكرهها! لا أريدها أن تكون أمي بعد الآن!"توقف طلال للحظة، متفاجئًا: "لقد غادرت؟""نعم!" بعد أن أفرغ فهد غضبه، طغت عليه مشاعر الحزن، وانفجر في البكاء."أم سيئة! هل تخلت عني؟ لم أقل أبدًا إنني لا أريدها حتى بعد أن حصلت على أم جديدة جميلة ولطيفة، فكيف تفعل هي هذا بي! أم سيئة! سيئة جدًا!"اقترب طلال ووضع يده الكبيرة على رأس فهد. "مهما كنت غاضبًا أو حزينًا، لا يجب أن تشتم الناس بهذه الطريقة.""لماذا..." احتضن فهد طلال، وبكى حتى ارتعش جسده الصغير. "يبدو أن ماما لم تعد تح
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status