Mendengar jawaban Bill, Silvya menggelengkan kepalanya sambil memutar bola matanya. "Tidak! Maksudku, kamu itu laki-laki dan kamu menghabiskan waktumu untuk hal yang tidak berguna! Semua orang bekerja di jam seperti ini, tapi kamu?" Silvya berkata seperti menasehati seorang anak kecil. "Yah, kamu tidak perlu khawatir, Silvya! Uang akan datang kepadaku bahkan ketika aku sedang tidur," tukas Bill dengan tenang. Dan ia tetap berlambat-lambat dalam menghabiskan makan paginya membuat Silvya semakin gemas. "Bill! Aku tidak punya banyak waktu untuk menunggumu," ucap Silvya dengan gelisah. "Oke. Aku sudah selesai! Jadi katakan, kamu mau pergi kemana?" Bill menghabiskan Espresso Macchiato-nya. "Tidak, aku tidak ingin merepotkanmu, terima kasih untuk sarapannya, Bill. Aku akan pulang sendiri," ucap Silvya sambil bangkit berdiri. "Tidak! Tidak! Tidak!" Bill dengan cepat mencegah Silvya. "Kamu harus pulang denganku!" tegas Bill. "Tapi ..." "Ini adalah perintah, Silvya!" Bill bangkit berd
Magbasa pa