POV IbuSesampainya di rumah aku bergegas ke dapur dan segera mengambil air di kulkas. Rasanya suhu di tubuhku meningkat drastis.Ah, rasanya lega sekali."Bu, sudah pulang?" tanya Lina padaku."Kamu lihat bagaimana?" jawabku balik."Ish galak amat sih. Bu, pendaftaran kuliah gelombang satu udah dibuka loh, udah bisa daftar aku," ucap Lina yang membuatku mulai tarik napas. Uang."Kamu mau ambil jurusan apa?" tanyaku."Kebidanan Bu," jawabnya sembari mengotak-atik ponselnya. Mataku terbelalak."Itu kan mahal, kenapa harus kebidanan hah?" aku memukul lengannya pelan."Iya memang mahal, banget malah, aku tahu. Tapi aku maunya itu Bu," ucap Lina."Nggak, kita nggak punya uang sebanyak itu Lin, kuliah umum saja," aku menggelengkan kepala."Huh Ibu", dia mengeluh, "Hm Ibu tahu nggak, banyak orang yang aku kenal. Rata-rata bidan itu jodohnya tentara loh Bu." Aku tahu Lina mulai menggoyahkan keputusanku. Seperti biasa ketika dia meminta ini dan itu. Tidak, kali ini aku yakin, aku tidak akan k
Last Updated : 2025-12-29 Read more