Permintaan itu datang lagi. Bagas akan mengantarkan Nagisa menemui ibunya, namun entah kenapa pria itu malah meminta Daya untuk ikut.“Maksudnya?” Daya mengernyitkan dahinya. “Aku beneran nggak paham.”“Kalau suatu hari nanti Nagi bercerita soal mamanya, paling nggak kamu tahu siapa yang sedang dia ceritakan. Aku nggak mau ada kesalahpahaman di kemudian hari.”“Aku malah makin nggak mengerti, Mas,” pungkas Daya lagi.Bagas menghela napasnya panjang. Entah harus dengan kata seperti apalagi supaya wanita di hadapannya ini mengerti alasannya.“Aku hanya nggak mau mantan istriku mendengar tentangmu dari orang lain. Aku ingin dia lihat sendiri seperti apa wanita pilihanku.”Daya menatap pria itu beberapa detik lebih lama, lalu melanjutkan, “Untuk apa? Mau dia suka aku atau nggak, aku nggak ada urusan dengannya. Yang melakukan semua perjanjian ini itu kita, Mas, bukan dia.”“Masalahnya kamu itu istriku.”Bagas cukup kaget dengan perkataannya sendiri. Jika ditelusuri lebih lanjut, semua itu
Last Updated : 2026-08-21 Read more