Mood Daya amburadul tidak karuan pasca pulang dari belanja. Daya tidak tahu pembahasan seperti apa yang sempat terjadi di antara Rosa dan Bagas sampai muncul tuduhan seperti itu. Rasanya tidak masuk akal saja. Bukankah selama ini Rosa sendiri yang terlihat memberi jarak dengan putrinya, kenapa Daya yang harus kena sasaran? Salahnya sendiri karena menjadi ibu yang egois.“Bunda ….” Nagisa tiba-tiba mendekat saat Daya tengah mengeluarkan belanjaan dari dalam kardus. “Kok nggak ajak Nagi kalau pergi belanja? Kan, Nagi juga mau ikut temenin, Bunda.”“Mau temenin atau mau alasan beli jajan yang nggak dibolehin papa, hm?” balas Daya mulai tahu kelakuan nakal putrinya kalau sudah bertingkah manja seperti itu.“Gampang. Nanti Nagi tinggal minta maaf saja ke papa. Betul, kan, Bunda?”Daya hanya menggeleng sembari tertawa. Karena tidak menyangka akan mendengarkan kalimat yang dahulu pernah ia ucapkan.“Ada yang bisa Nagi bantuin nggak, Bunda?”Daya me
Last Updated : 2026-08-29 Read more