Ledakan besar dari benturan tiga tenaga tadi membuat seluruh halaman istana Gunung Pawitra terguncang seperti dihantam gempa. Batu-batu hitam beterbangan ke udara, sementara retakan besar di tengah halaman semakin melebar hingga menyerupai jurang menganga.Kabut busuk menyembur semakin deras dari bawah tanah.Dan sesuatu di dalam sana terus bergerak. Pelan. Berat.Seperti makhluk raksasa yang baru bangun setelah tidur sangat lama.Bhuta Karang mundur beberapa langkah akibat serangan Daksa, Jayengrestu, dan Kalacitra. Dada makhluk itu robek lebar hingga tulang hitamnya terlihat jelas. Namun luka tersebut justru bergerak menutup perlahan, diselimuti cairan hitam pekat yang menggeliat seperti makhluk hidup.Daksa memaki kasar sambil meludah ke tanah.“Kalau begini caranya, sampai besok pagi juga benda busuk itu tidak mati.”Jayengrestu memutar tombaknya sekali sebelum kembali memasang kuda-kuda.“Makhluk dunia bawah tidak mengenal tubuh seperti manusia.”“Ucapanmu sama tidak menyenangkan
Zuletzt aktualisiert : 2026-05-26 Mehr lesen