"Aku pernah mendengar namanya. Sebentar...."Prajurit tadi mengingat-ingat."O, iya! Mayangseruni."Tersentaklah Angon Luwak bagai disengat puluhan kalajengking."Perempuan sebaya saya, Kang?""Iya. Kok tahu?""Rambutnya diekor kuda?""Iya iya!""Wajahnya ayu, berbaju kuning, bercelana pangsi merah hati?!""Iyaaa! Eh, kau kenal dia, ya?""Kacaubalau!!""Kacaubalau?! Siapa yang kacaubalau?!""Dia itu kawanku, Kang!""Kawanmu?!""Kalau begitu, Kakang sekarang beri tahu saya di mana Laskar Lawa Merah berada sekarang!""Memangnya?""Aku akan ke sana. Mau menyelamatkan Mayangseruni!"Kening prajurit tadi berkerut. Alisnya bertaut."Kau jangan bergurau?!""Ah, Kakang Ini!""Ah, kau ini!""Sungguh Kang, aku tak bergurau!" -o0o-SENJA, menjelang malam. Angon Luwak mengendap-endap masuk gubuk. Rusa hasil buruannya dilet
Dernière mise à jour : 2025-11-03 Read More