Warga datang berbondong-bondong menuju ke rumah Ayunda, mereka sepakat untuk mengusir Ayunda. Jika gadis itu masih menolak, mereka akan tetap memaksa Ayunda untuk pergi, kalau perlu dengan cara kasar sekalipun.“Ayunda, keluar kamu!" Teriak salah satu warga, yaitu Bu Ningsih.“Jangan sembunyi, kami tahu kalau kamu ada di dalam rumah." Teriak yang lainnya. Tidak lama kemudian pintu rumah Ayunda terbuka, bukan Ayunda yang membukakan pintu melainkan Rina dan juga Siska, mereka sudah menunggu warga sedari tadi. Ingin melihat bagaimana Ayunda dipermalukan sekali lagi.“Mana Ayunda? Jangan-jangan dia sembunyi lagi." Kata Bu Ningsih.“Tenang Ibu-ibu, Bapak-bapak. Ayunda tidak lari, dia ada di rumah dan sedang berkemas. Seperti yang kalian mau, Ayunda akan segera meninggalkan kampung kita." Ujar Rina, ia menunjukkan wajah sedihnya, seolah sangat berat kehilangan Ayunda."Baguslah kalau dia tahu diri, kita-kita disini tidak mau ketiban sial gara-gara si Ayunda.” Rina mengangguk, suasana semak
Last Updated : 2026-02-09 Read more