“Ibu balik sore nanti,” ujar Latisha pelan, melangkah menghampiri Sagara yang sedang duduk di ruang tengah.Pria itu terlihat lelah. Punggungnya bersandar di sofa, mata terpejam, seakan tubuhnya baru saja dipaksa menanggung beban yang berat. Saat mendengar suara Latisha, matanya perlahan terbuka, menoleh pada sosok yang berdiri di sampingnya.“Kok mendadak?” tanyanya heran. Ia ingat betul ibunya sempat bilang akan tinggal sedikit lebih lama di sini.“Ayah kangen, katanya,” jawab Latisha singkat. Senyum samar tersungging di bibir Sagara, meski hanya sesaat. Namun Latisha cukup peka untuk menangkapnya.“Ambilkan ponsel saya di ruang kerja, boleh?” ucap Sagara tiba-tiba, membuat Latisha mengerutkan dahi bingung.“Untuk apa?” tanyanya.“Saya mau minta tolong Kevin, biar dia yang antar Ibu ke bandara.”Latisha mengernyit. “Bapak sibuk?”Sagara menggeleng pelan. “Tidak… cuma kepala saya sedang pusing.”Latisha terdiam sebentar, lalu berkata tegas, “Tapi saya ikut Mas Kevin antar Ibu ke band
Last Updated : 2025-08-27 Read more