Alina membawa Marlina pulang untuk dirawat di rumah. Mereka berdua di dalam kamar.“Ma, Calizta masih hidup kan?” tanya Alina.“Dulu, papa kamu menyembunyikan Calizta di sebuah villa mewah tanpa sepengetahuan Mamam,” jawab Marlina.“Mama pikir, dia membuang Calizta dan memutuskan hubungan sesuai perjanjian, tetapi kenyataannya bohong. Dia tidak pernah menepati janji itu. Seorang pria tidak akan pernah menghapus cinta pertamanya kecuali terluka.” Wajah Marlina terlihat jelas menahan amarah.“Jadi, apa yang Mama lakukan?” Alina memegang tangan mamanya.“Mama membuat Calizta keluar dari villa milik papa kamu dengan alasan bertamu Aqeela,” ucap Marlina.“Apa berhasil?” tanya Alina.“Tentu saja. Calizta sangat merindukan putrinya. Dia pergi menemui Mama di puncak tidak jauh dari villa milik Anggara.” Marlina tersenyum.“Di hari itu Mama datang sendirian. Tidak membawa Aqeela. Rasanya puas bisa menipu Calizta sehingga berhasil mendorongnya jatuh ke dalam jurang dan tidak pernah lagi kembali
Terakhir Diperbarui : 2025-07-17 Baca selengkapnya