Revano langsung menghampiri Arka, menepuk bahunya. "Akhirnya selesai juga, ya, Bro! Keren banget scene tadi. Kamu beneran total. Kayak, bukan akting."Revano menyeringai, tahu ada cerita di balik mata Arka yang dalam. Mereka berjabat tangan erat, ikatan persahabatan mereka terasa makin kuat.Tak lama kemudian, Sasha datang, membawa buket bunga mawar merah yang besar. Dengan senyum manis, ia membagikan bunga kepada Mas Seno, Keyla, dan beberapa pemain utama lainnya, termasuk Arka."Selamat ya, semuanya! Akhirnya selesai juga," kata Sasha, suaranya ceria. Namun, saat menyerahkan bunga kepada Arka, matanya memancarkan sesuatu yang lebih dari sekadar ucapan selamat. Ada kilatan licik di sana, seolah ia baru saja berhasil menjalankan bagian dari rencananya."Terima kasih, Sa," Arka menjawab singkat, mencoba bersikap normal. Ia mengambil bunga itu, jantungnya berdebar samar. Apakah dia tahu sesuatu?Arka mengangkat pandangan, dan matanya menangkap sosok Raka yang berdiri agak jauh, di balik
Last Updated : 2026-03-17 Read more