Brielle tidak suka berutang budi, jadi dia juga berharap bisa segera membayarnya.[ Boleh! Jam 11.30 siang, aku jemput kamu di depan MD. ][ Nggak perlu repot-repot, aku bawa mobil sendiri saja. ][ Nggak repot, aku lagi ada urusan di sekitar sini. ]Nada Lambert terkesan tegas.[ Baiklah. ]Brielle tidak lagi bersikeras. Bagaimanapun juga, dia bisa mentraktir Lambert makan dan sekalian menyelesaikan perhitungan biayanya.Pukul 11.20 siang, Lambert sudah tiba lebih awal di lobi laboratorium. Dia duduk di sofa dekat jendela kaca besar, mengambil sebuah majalah untuk dibaca.Cahaya matahari dari balkon belakang menembus kaca dan jatuh di tubuhnya yang tegap, membuatnya tampak hangat dan lembut.Di ruang rapat, pertemuan juga hampir selesai. Jared segera angkat bicara dengan waktu yang pas, "Kebetulan Pak Raka ada di sini, gimana kalau kita makan bersama? Sambil makan, kita bisa lanjut diskusi."Raka baru saja hendak mengangguk, ketika Brielle berkata kepada Jared, "Maaf, Pak Jared. Aku s
Read more