Asher terdiam sejenak, mengingat semuanya. Bertemu satu dua kali, tentunya ada beberapa hal yang dia lupa. Namun, mata bocah laki-laki di depannya ini cukup menyejukan, memberikan ketenangan yang sulit untuk dijabarkan.“Ah, ya, kau. Aku ingat sekarang. Jadi, kau yang pergi bersama Alyssa? Di mana saudara kembarmu? tanya Asher dengan tatapan hangat menatap Leo. Hati pria itu benar-benar lega karena ternyata putrinya tidak berasama dengan orang jahat.Leo manggut-manggut. “Ya, Paman. Aurelie tidak ikut. Aku hanya pergi berdua dengan Alyssa. Aku minta maaf, Paman. Kami makan es krim. Aku tahu ini salah, dan Mommy-ku pasti marah. Maaf sudah membuatmu khawatir, Paman.”Asher tak langsung menjawab. Pria itu malah terdiam sebentar di kala mendengar Leo dengan berani meminta maaf. Tampak senyuman di wajahnya terlukis. Entah kenapa ada rasa bangga dalam dirinya pada bocah laki-laki di hadapannya itu.“Lain kali tolong jangan pergi jauh-jauh. Kalau Alyssa bertemu lagi denganmu, tetap kau jangan
اقرأ المزيد