Laporan yang diajukan Langit tidak jatuh di ruang hampa.Ia menghantam banyak pintu sekaligus—politik, bisnis, hukum, bahkan keluarga. Seperti batu besar yang dilempar ke danau tenang, riaknya menjalar ke mana-mana, memunculkan sesuatu yang selama ini sengaja ditekan agar tetap berada di dasar.Tanisha merasakannya sejak hari pertama.Telepon Langit nyaris tidak pernah berhenti berdering. Jika bukan dari pihak partai, maka dari kolega lama, pengusaha, bahkan orang-orang yang selama ini berdiri di barisan aman—netral, tidak mau tahu, dan memilih menutup mata.“Kamu sadar nggak,” ucap Tanisha pelan suatu malam, ketika Langit baru saja menutup panggilan ke sekian, “sekarang kamu bukan cuma membuka satu kasus.”Langit meletakkan ponselnya di meja, lalu duduk di tepi ranjang. “Saya tahu.”“Ini sudah jadi kisruh di banyak pihak,” lanjut Tanisha. “Beberapa kasus lama ikut terungkap. Nama-nama baru muncul. Orang-orang mulai panik.”Tanisha memandang suaminya dengan sorot cemas yang tak ia sem
Last Updated : 2026-01-24 Read more