Aku harus bertahan, demi Sabrina, dan demi masa depan yang masih menjadi teka-tekiMalam itu, saat kami kembali ke hotel, aku meminum satu pil dari Dr. Vaughn. Rasanya pahit, seolah mencoba memadamkan api yang sudah terlanjur membakar jiwaku. Aku melihat Sabrina yang tertidur lelap, wajahnya begitu suci. Aku bersumpah akan melakukan apa pun untuk sembuh, karena aku tidak ingin menjadi monster selamanya bagi wanita yang kucintai.Namun, saat aku memejamkan mata, sebuah pesan masuk ke ponselku dari nomor yang tak dikenal.“Sydney sangat indah di malam hari, bukan Bima? Tapi ingat, reaktor yang terlalu panas akan selalu meledak pada akhirnya. Nikmati selagi bisa.”Rahangku mengeras. Bram. Dia ada di sini, di kota ini.Malam di Sydney terasa lebih dingin setelah pesan misterius itu masuk ke ponselku. Aku berdiri di balkon Park Hyatt, menatap cangkang Opera House yang putih berkilau di bawah lampu sorot, sementara tanganku mencengkeram ponsel hingga buku jariku memutih. Bram. Bajingan itu
最終更新日 : 2026-03-12 続きを読む