Setelah pertengkaran kecil malam itu, suasana di antara Ravika dan Arven sempat terasa canggung beberapa jam.Bukan karena marah besar.Bukan juga karena ada masalah yang belum selesai.Namun karena mereka sama-sama sedang memikirkan banyak hal.Tentang lelah.Tentang perubahan.Tentang hubungan yang sekarang harus menyesuaikan diri dengan kehidupan baru.Dan ternyata—mencintai seseorang di tengah rutinitas yang berubah memang tidak selalu mudah.Pagi harinya, Ravika bangun lebih awal dari biasanya.Saat keluar kamar, ia melihat dapur masih sepi.Hanya ada suara air mendidih pelan.Dan Arven sedang berdiri di sana.Masih memakai kaus rumah.Rambut sedikit berantakan.Namun kali ini—wajahnya terlihat lebih tenang."Kok bangun pagi?"tanya Ravika pelan.Arven menoleh lalu tersenyum kecil."Nggak bisa tidur lagi."Ravika berjalan mendekat."Masih kepikiran semalam?"Arven diam sebentar.Lalu mengangguk kecil."Aku nggak suka bikin kamu sedih."Jawaban itu langsung membuat hati Ravika m
Dernière mise à jour : 2026-06-14 Read More